Melepasmu Dengan Ikhlas

Melepasmu Dengan Ikhlas
29


__ADS_3

setelah bibi jum pergi,


danu langsung beranjak dari ruang TV menuju kamar caca untuk mengajak caca makan malam bersama,


danu yang langsung melihat jam, karena danu rasa orang Ratna dan bagas akan pulang malam lagi.


pastinya karena pekerjaan mereka yang membuat mereka selalu sibuk setiap harinya...


danu yang sudah ada di depan pintu kamar caca, danu pun langsung mengetuk pintu kamar caca


tok


tok


tok


setelah mengetuk pintu, danu langsung membuka pintu kamar caca dan masuk


sayang kamu sedang apa..... ucap danu dari ujung pintu,


caca langsung menghentikan aktifitas membacanya dan melihat ke arah pintu


iya kak, kenapa? caca lagi baca buku.... ucap caca


danu langsung melangkah masuk dan mendekat ke arah caca, lalu danu pun duduk di hadapan caca


sayang kita makan dulu yuk.... ajak danu


ayah ibu sudah pulang ya kak.... tanya caca


belum dek, kayaknya ayah ibu pulang malam.... kita cuma makan berdua saja.... ucap danu


ooo...begitu....ucap caca


ya sudah ayo kita makan sekarang bibi jum sudah masak buat kita.... ucap danu


iya kak... ucap caca


yok... ajak danu


caca pun langsung menaruh buku di atas tempat tidur dan mengikuti danu keluar kamar caca, lalu menuju meja makan


kali ini danu dan caca makan hanya berdua saja, caca dan danu menikmati makanan yang telah di sajikan oleh bibi jum,


ayo ca kamu harus makan yang banyak.... ucap danu


ih.... emang caca sapi apa kak harus makan banyak...ucap caca kesal mulai di goda danu


iya,tapi yang ini sapinya lain dong... ucap danu tersenyum


sialan berarti caca gemuk dong... ucap caca


biarin... kakak suka... ucap danu


resek banget seh kak.... ucap caca


iya... iya... maaf kakak enggak godain lagi deh... tapi bener loh kamu harus banyak makan... ucap danu


kakak... ucap caca kesal

__ADS_1


ok... ok... ucap danu diam


namun belum lama danu diam, danu berbicara kembali


sayang kakak enggak bermaksud mau ngeledek kamu, buat kakak kamu gemuk juga itu enggak masalah yang penting kamu sehat dek... kakak juga lebih suka kamu ceria, bawel, marah-marah karena kakak godain, banyak makan.... ucap danu sambil menikmati makanan


caca yang mendengar ucapan danu hanya bingung....


ko gitu kak... ucap caca


ya karena kakak enggak mau kamu punya beban pikiran... dan kakak suka godain kamu itu karena kamu gemesin.... kakak enggak suka liat kamu kaya kemarin cuma jadi patung yang enggak bisa ngapa-ngapain... ucap danu


caca janji kakak enggak akan bikin ayah ibu dan kakak sedih lagi.... ucap caca


janji.... ucap danu


iya...ucap caca


setelah obrolan panjang suasana kembali sunyi tanpa ada suara hanya fokus pada makanan yang ada di hadapan mereka...


beberapa menit kemudian caca dan danu telah selesai menikmati makanan mereka dan meninggalkan meja makan,


danu melangkah ke arah ruang TV untuk menonton TV, sedangkan caca membantu bibi jum membereskan meja makan dan mencuci piring


sudah non biar bibi saja... ucap bibi jum


enggak apa bibi caca mau bantu... ucap caca


caca pun membantu pekerjaan bibi jum...


selesai selesai membantu bibi jum, caca melangkah ke ruang TV menyusul danu, caca duduk di samping danu


kenapa bukannya istirahat? ucap danu


mau sama kakak nonton TV... ucap caca manja yang memeluk lengan danu dan menyandarkan kepala caca di bahu danu


ini kan udah malem sayang.... kamu harus istirahat.... ucap danu


enggak mau, caca mau sama kakak.... ucap caca tetap pada posisi awal


sayang.... nurut enggak.... nanti sakit lagi gimana.... ucap danu


caca langsung merubah posisinya menjadi duduk tegap dan menyilang kan tangannya dengan memanyunkan bibirnya tanpa kata tetap fokus nonton TV.


jangan ngambek gitu dong... ucap danu


kakak enggak mau kamu sakit lagi sayang.... bujuk danu yang tau adiknya ngambek


namun caca tetap diam,


danu langsung membenarkan posisi duduknya menghadap caca


ko malah ngambek seh.... kakak kan nyuruh kamu tidur sayang.... biar kamu enggak sakit... enggak baik juga tidur malam-malam.... ucap danu memberi pengertian


tapi caca kan enggak sakit.... ucap caca buka suara


kenapa sekarang kakak, ayah, ibu, Teman-teman caca semuanya kayak yang khawatir sama caca semenjak caca masuk rumah sakit.... ucap caca dengan suara agak di keras kan


danu terdiam mendengar ucapan caca, danu enggak tau harus jawab apa...

__ADS_1


jawab kak jangan diam, caca itu kenapa?


apa ada yang kalian sembunyi ine ya dari caca.... ucap caca lagi


danu enggak mungkin memberitahu caca soal kondisi penyakit caca sekarang....


cantika denger kakak, kakak, ayah, ibu, Teman-teman kamu kaya gini itu karena enggak mau kamu masuk rumah sakit kaya kemarin....


kamu tau alangkah sedihnya ibu dan ayah melihat kamu baring di rumah sakit, ibu menangis setiap ibu melihat kamu yang tidak sadarkan diri terbaring lemah, mangkanya kakak enggak mengijinkan ibu untuk ke rumah sakit saat kamu belum sadar...


kakak yang menunggu kamu, takut kalau kamu akan ninggalin kami karena kamu enggak membuka mata kamu beberapa hari, bukannya kakak enggak sedih, kakak selalu nangis di samping tempat tidur kamu saat lagi sendiri....


mangkanya kakak cerewet sama kamu kaya gini, itu buat kebaikan kamu sayang... kakak harap kamu bisa ngerti kekhawatiran kita semua kaya apa sama kamu, jadi tolong ca jaga badan kamu, jangan kesehatan kamu...


ayah dan ibu sibuk bekerja mencari uang untuk keluarga kita... kakak juga begitu saat ini bekerja itu buat siapa? ya buat keluarga kita sayang... kamu pahan.... sekarang kakak masih ada di sini yang bisa mantau kamu, kalau kakak sudah keluar kota kakak enggak bisa jagain kamu, ngawasin kamu.... ucap danu panjang kali lebar menjelaskan semuanya namun tidak memberi tau penyakit caca


setelah caca mendengar ucapan danu caca terdiam dan menangis mendengar penjelasan danu dan tiba-tiba memeluk danu


danu membelai kepala belang caca, akan pahan akan kesedihan caca


" maafin kakak sayang kalau kakak enggak ngomong soal penyakit kamu, kakak enggak mau buat kamu sedih dan kepikiran " batin danu


caca nurut ya sekarang istirahat ya sayang.... ucap danu dengan nada lembut


caca pun mengangguk tanpa menjawab


caca berdiri dari sofa dan meninggalkan ruang TV dengan di ikuti danu yang mengantar caca ke kamar untuk tidur...


di dalam kamar, caca langsung naik ke atas tempat tidur dan membenarkan posisi tidurnya


danu masih menemani caca, di samping caca


tidur ya sayang... ucap danu mengucap pucuk kepala caca dan mengecup kening caca


dan caca pun mengangguk.... memejamkan matanya


setelah caca tertidur, danu pun keluar dari kamar caca,


danu memutuskan untuk masuk ke kamarnya untuk beristirahat karena merasa mengantuk


jam sudah menunjukan pukul sepuluh malam


Ratna dan bagas baru tiba di rumah,


ratna dan bagas masuk ke dalam rumah


melihat suasana telah sepi


sepertinya anak-anak sudah tidur.... ucap Ratna


iya bu.... ucap bagas


yasudah ayo kita masuk ke kamar... ucap bagas lagi


Ratna hanya mengangguk


bagas dan Ratna pun masuk ke dalam kamar


merak pun membersihkan badan lalu istirahat karena sudah merasa lelah setelah seharian bekerja

__ADS_1


__ADS_2