
setelah kedatangan eko beberapa hari yang lalu ke rumah tiwi, danu yang tau eko yang akan melamar tiwi tentunya danu memulai dengan aksinya dan eko pun mulai kembali sibuk dengan kuliahnya, untuk mempersiapkan persiapan skripsinya yang masih harus eko sempurnakan sebelum sidang skripsi berlangsung, serta acara lamaran yang akan di adakan bersamaan dengan wisuda eko,
selama eko sibuk dengan urusannya yang sudah eko beri tau pada caca serta ratna dan bagas, danu menjadi sering menghabiskan waktu dengan caca dan itu lah kesempatan danu untuk menguji eko,
karena itu caca selalu bersama danu, namun sampai saat ini eko belum tau danu adalah kakak caca,
eko sering melihat caca bersama danu, walau dalam hatinya sakit karena ada rasa cemburu, apa lagi teman-teman eko selalu memberi tau eko tentang informasi apa yang mereka lihat soal caca dan danu,
walau teman-temannya selalu berkata pada eko namun eko terap yakin pada pilihannya,
caca dan teman-temannya pun tentunya juga sedang sibuk belajar mempersiapkan ujian semester yang akan di laksanakan sebentar lagi yang di bantu oleh danu dalam belajar, selagi danu senggang,
hari ini, pagi yang akan berganti siang eko dan teman-temannya sudah berada di kampus untuk menemui dosen pembimbing mereka masing-masing untuk merevisi skripsi mereka sebelum mereka menyerahkan untuk mengikuti sidang skripsi,
namun sebelum menemui dosen pembimbing, eko, fikri, dewa, faldo dan dava lebih dulu melangkah menuju kantin untuk bersantai sejenak sambil menikmati makanan yang ada di sana,
rita, zaza, dika dan andre sedang berada di taman sedang membaca buku sambil menunggu caca dan danu yang sedang berada di kantin,
caca dan danu yang berada di kantin sedang memberi beberapa makanan untuk mereka dan juga untuk teman-teman caca,
caca dan danu yang sedang menunggu sambil bercanda dengan mesra seperti orang pacaran, karena sikap caca yang manja serta danu yang selalu memanjakan tiwi membuat semua orang selalu menganggap mereka pasangan,
kakak sering-sering ya kaya gini temenin caca kuliah ucap caca manja
iya sayang, kakak pasti temenin kamu kalau kakak lagi senggang ucap danu tersenyum sambil membelai kepala caca
janji ucap caca tersenyum sambil menggandeng danu
janji ucap danu tersenyum,
setelah mengobrol, mereka menunggu beberapa menit mereka menunggu akhirnya pesanan mereka telah selesai,
ibu kantin menghampiri caca dan danu dengan membawa bungkusan yang berisi makanan dan danu menerima bungkusan tersebut
makasih bu ucap danu dan caca tersenyum
sama-sama ucap ibu kantin tersenyum, lalu caca dan danu pun meninggalkan kantin dan melangkah menuju taman dimana teman-teman caca menunggu,
saat caca dan danu keluar dari kantin, sedangkan eko dan teman-temannya baru saja ingin memasuki kantin dan tentunya eko dan teman-teman nya melihat caca yang sedang bersama laki-laki,
eko bukan nya itu caca tunangan kamu, sama siapa dia ucap dava pada
iya sama siapa dia ucap fikri
tapi kok kayaknya aku pernah liat laki-laki itu ya tapi di mana? ucap faldo
kamu kenapa cuma bengong aja, bukannya dikejar ucap dava
biar saja, ayo katanya kalian mau makan ucap eko yang dingin lalu melangkah masuk ke dalam kantin,
teman-teman eko pun mengikuti langkah eko yang masuk ke kantin,
padahal dalam hatinya, ada rasa penasaran siapa sebenarnya laki-laki yang bersama caca, karena ini bukan kali pertama eko melihat laki-laki itu apa lagi eko pernah melihat laki-laki itu di rumah caca beberapa hari yang lalu, namun eko lebih memilih tenang dan mencari tau sendiri tanpa gegabah,
sedangkan teman-teman eko sibuk bergumam membicarakan caca dan danu,
aneh banget tuh anak, padahal dia liat tunangannya jalan dengan cowok lain, ini malah cuek kalau aku udah aku samperin terus aku maki-maki ucap faldo kesal
iya sama, kalau aku udah aku hajar sampai babak belur ucap fikri
kamu itu jangan mau di bohongin jadi orang ucap dewa
sudah lah kalian itu jangan membahas lagi soal itu kalian enggak tau apa-apa, aku percaya sama dia mungkin dia saudaranya ucap eko yang langsung duduk,
teman-teman nya eko pun ikut duduk bersama dengan eko,
kamu tuh jadi orang terlalu cuek ucap dava
aku hanya enggak mau terlalu membatasi dia, lagi pula enggak semudah itu orang lain bisa mengambil yang sudah menjadi milikku ucap eko
iya bukan berarti kamu diam melihat tunangan kamu jalan dengan laki-laki lain seperti tadi ucap faldo
sudah sudah jangan di bahas lagi lebih baik kita makan ucap dewa
iya betul itu kalian mau makan apa? ucap eko
seperti biasa aja ucap teman-teman yang lainnya
ok, aku pesan dulu ucap eko yang langsung berdiri dari duduknya untuk memesan makanan
aku ikut ucap dewa yang langsung menyusul eko
tinggal lah faldo, fikri, dan dava yang menunggu di meja
faldo tadi kamu bilang, kamu pernah liat laki-laki yang sama tunangan eko ucap dava
iya aku pernah liat, tapi udah lama juga sih waktu itu aku liat di kantin juga, tapi mereka enggak berdua waktu itu ada teman-teman caca juga ucap faldo
terus-terus ucap dava
__ADS_1
caca sama laki-laki itu deket banget, caca pun bersikap manja dan begitu pun dengan laki-laki itu yang memanjakan caca ucap faldo
wah, enggak beres nih kayaknya kita perlu menyelidiki mereka dan kita kasih tau eko sebelum semuanya terlambat ucap fikri
setuju tuh, nanti kita ikutin aja mereka gimana ucap faldo
sepakat ucap dava
sepakat ucap fikri dan faldo
caca dan danu yang sudah bersama dika, andre, rita dan zaza saat ini mereka sedang asik belajar bersama danu yang mengajari mereka sambil menikmati makanan yang tadi di beli oleh caca dan juga danu,
ada yang serius, ada yang bercanda, ada yang bingung ada juga yang tidur, ada pula yang usil, danu yang melihat hanya menggelengkan kepalanya yang sesekali menegur caca dan teman-temannya
mereka pun akan di ajar oleh danu hingga tiba waktu nya mereka ujian,
eko dan dewa yang telah selesai memesan kini sudah kembali kemeja dimana fikri, faldo dan dava yang sedang menunggu,
sedang ngobrol apa kalian ucap dewa yang langsung duduk
begitu pun dengan eko yang juga langsung duduk,
hah enggak ada ucap faldo, dava dan fikri bersama
mencurigakan ucap dewa
namun faldo, fikri dan dava cuma bungkam berusaha tenang agar eko dan dewa tidak curiga dengan rencana mereka yang menjadi mata-mata untuk mencari jawaban siapa laki-_laki yang bersama caca dan mereka ada hubungan apa, karena caca dan laki-laki selalu terlihat bersama,
caca dan teman-temannya masih asik belajar, danu melihat jam di tangannya,
waktu sudah menunjukkan waktunya caca dan teman-temannya masuk ke dalam kelas untuk mengikuti mata kuliah selanjutnya,
sudah waktunya kalian masuk ke dalam kelas ucap danu
hah ucap caca yang langsung melihat jam
oh iya, ayo kita ke kelas ucap caca yang merapihkan buku
iya ayo ucap teman-teman caca
begitu pun dengan dika, andre, zaza dan rita yang merapihkan buku,
makasih ya kak untuk hari ini ucap andre, dika, zaza dan rita
iya, jangan lupa kalian masih harus belajar sampai ujian tiba ucap danu
kalau gitu caca sama teman-teman ke kelas dulu ya kak ucap caca
iya sayang, yang bener ya kuliah nya kakak tunggu di sini ucap danu
iya kak, caca pergi dulu ucap caca melangkah diikuti oleh teman-teman caca
sedangkan danu tetap duduk di taman seorang diri sambil membaca buku setelah kepergian caca dan teman-temannya, karena menunggu caca hingga selesai kuliah,
eko yang masih berada di kantin bersama teman-temannya baru saja selesai makan, mereka pun bersantai sejenak sebelum bertemu dengan dosen pembimbing,
eko yang telah selesai makan langsung mengeluarkan laptop dan menyalakannya,
kamu mau ngapain ucap dewa yang melihat eko menyalakan laptop
mau menyelesaikan konsep untuk acara lamaran ucap eko yang tetap fokus ke layar laptop
kamu serius mau nikah sama caca ucap dava
iya kenapa? ucap eko
heran sama kamu, buta atau kena pelet sih sama si caca itu ucap faldo
kamu kok ngomong nya gitu sih ucap dewa
habis heran, udah jelas-jelas sering ngeliat tunangannya dengan cowok itu malah sekarang mau nikah ucap fikri
kalian itu bukan nya nenangin eko malah bikin panas ucap dewa
kalian tenang aja soal itu enggak perlu ikut campur, yang pasti aku percaya sama dia ucap eko yang sudah memandang teman-temannya
tenang eko aku yakin caca enggak gitu ucap dewa
eko hanya diam dan kembali fokus pada laptop
terserah jangan sampai kamu menyesal ucap faldo
eko tetap diam,
kini caca dan teman-temannya sudah berada di kelas begitu pun dengan mahasiswa lainnya, mereka sedang menunggu dosen masuk ke dalam ruangan,
tak lama kemudian dosen pun muncul,
siang anak-anak ucap dosen masuk ke dalam ruangan
__ADS_1
siang pak ucap semua mahasiswa yang berada di ruangan,
baik langsung kita mulai saja material yang akan bapak jelaskan pada hari ini ucap dosen yang langsung menjelaskan di depan kelas, ruangan menjadi tenang hanya suara dosen yang terdengar, semua mahasiswa pun sudah fokus memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan begitu pun dengan caca yang juga telah fokus sambil mencatat di buku poin-poin penting yang dosen jelaskan di depan untuk panduannya saat ujian,
danu masih duduk tenang di taman sambil membaca buku,
sepasang mata yang melintas tak melepaskan pandangan mereka yang telah memandang danu penuh dengan kekaguman namun danu hanya cuek,
walau ada beberapa mahasiswa yang mencoba menyapa dirinya danu diam fokus pada bukunya yang sedang iya baca,
saat itu juga, eko dan teman-temannya pun telah melangkah menuju gedung fakultas informatika untuk menemui dosen pembimbing,
tanpa sengaja eko melihat danu yang sedang duduk sendiri,
pandangan eko tak lepas melihat danu namun eko terus melangkah tanpa menghampiri danu,
teman-teman eko pun sadar akan ke berada danu karena eko yang terus memandang ke sebelah kiri taman namun terus melangkah mengikuti eko, hingga mereka pun sampai di gedung fakultas mereka, mereka pun langsung menemui dosen pembimbing mereka masing-masing,
dua jam pun berlalu,
kelas caca pun telah selesai,
dosen sudah berhenti menerangkan di depan kelas,
baik anak-anak kelas kita hari ini telah selesai dan sebentar lagi kita akan melaksanakan ujian semester, bapak harap kalian sudah siap dan semoga lancar, sampai jumpa di kelas selanjutnya ucap dosen
baik pak ucap semua mahasiswa
dosen pun meninggalkan ruangan, di susul oleh mahasiswa lainnya yang juga keluar dari ruangan untuk pulang karena kuliah telah usai,
ayo kita pulang ucap dika
iya sebentar ucap caca yang sedang merapihkan alat tulis dan bukunya ke dalam tas
kalian langsung pulang ucap rita bertanya pada dika dan andre
iya, memangnya kalian mau ke mana ucap dika
enggak ada rencana sih ucap rita
aku ngikut aja ucap andre
aku juga ucap zaza
ya sudah ayo kita ke taman aja dulu, kakak danu pasti nunggu ucap caca
boleh tuh ucap dika
ayo ucap rita
mereka pun meninggalkan ruangan melangkah menuju taman di mana danu menunggu mereka
sedangkan eko yang berada di koridor sedang melihat-lihat skripsinya yang masih ada perbaikan sambil menunggu teman-temannya yang masih bimbingan bersama dosen pembimbing masing-masing,
caca dan teman-temannya telah tiba di taman,
kakak ucap caca mengagetkan
sudah selesai sayang kuliahnya ucap danu dengan santai sambil menutup buku yang iya baca
sudah kak ucap caca
mau kemana lagi sekarang? ucap danu bertanya
memangnya kakak mau ngajak ke mana? ucap caca
terserah kamu mau kemana sayang, kakak temenin ucap danu
teman-teman aku juga ikut ya ucap caca
iya dong kalau rame kan asik ucap danu
kalian mau kan ikut kita jalan ucap caca pada teman-temannya
kita sih ayo aja ucap dika
kalau gitu kita pergi sekarang ya biar kalian juga pulangnya enggak kemalaman ucap danu
ayo ayo ayo ucap teman-teman caca bahagia
danu pun meninggalkan taman melangkah menuju parkiran dengan diikuti caca dan teman-teman caca,
saat danu dan caca yang bersama teman-temannya sudah berada di parkiran lalu langsung naik ke dalam mobil danu dan meninggalkan kampus, saat itu juga ternyata eko dan teman-temannya pun juga berada di parkiran dan melihat caca yang naik ke dalam mobil danu,
eko itu tunangan kamu mau ke mana tuh sama cowok itu lagi ucap faldo
sudah enggak usah di bahas, ayo pulang, lagi pula dia enggak pergi berdua kan ucap eko dingin melangkah meninggalkan kampus namun dalam hatinya ada rasa cemburu,
faldo dan yang lainnya pun menyusul eko dan pulang meninggalkan kampus,
__ADS_1