Mengubah Takdir Di Novel Kuno

Mengubah Takdir Di Novel Kuno
Toko Linen


__ADS_3

Malam berlalu dengan keheningan.


Lin Feili tenggelam dalam informasi tentang liontin giok Keluarga Ming. Walau ia tidak terlalu yakin setelah mendengar apa yang terjadi pada keluarga itu, tapi ia memiliki firasat bahwa memang itulah asal-usulnya.


Ia percaya jika Ming Jinchen tidak mungkin mengkhianati Keluarga Ming tanpa alasan. Pasti ada sesuatu yang terjadi sehingga ia harus membawa anak dan istrinya pergi dari Keluarga Ming.


Lin Feili berpikir orang tuanya hanyalah orang biasa. Bahkan jika mereka sedang melarikan diri, masih ada kemungkinan untuk hidup. Namun, jika mereka dikejar oleh Keluarga Ming, kemungkinan hidup hampir mustahil.


Wu Yanshi juga tidak bisa tidur. Ia terlalu terkejut dengan identitas Lin Feili. Ia tidak terlalu terkejut saat Lin Feili memberitahu bahwa dia bukanlah anak kandung dari Lin Changkong.


Yang paling membuatnya terkejut adalah identitas Lin Feili yang merupakan putri dari Keluarga Ming.


*


Keesokan paginya.


Hari ini, Lin Feili dan Wu Yanshi harus pergi ke istana kekaisaran untuk berterima kasih kepada Kaisar dan Permaisuri.


Sementara itu, kabar tentang apa yang terjadi di pernikahan Pangeran Wu sudah tersebar di mana-mana dan sikap Lin Changkong membuat mereka emosi.


"Jadi, Jenderal Lin memutuskan hubungan ayah anak dengan Putri Wu? Tidak heran jika mereka menikah di Kediaman Feili."


"Sepertinya Jenderal Lin akan sangat menyesal sekarang. Sebelumnya ia pasti tidak pernah berpikir jika Putri Wu akan sangat luar biasa."


"Benar. Bahkan Lin Yi tidak bisa dibandingkan dengannya."


"Aku juga mendengar jika Putri Wu layak menjadi wanita tercantik di kekaisaran."


"Benar. Katanya ia juga lebih cantik dari Wei Yue."


Kediaman Jenderal dan acara pernikahan Wu Yanshi masih menjadi topik hangat di wilayah kekaisaran.


*


Saat Lin Feili kembali dari istana kekaisaran, setiap orang yang bertemu dengannya sudah menanamkan bahwa dia adalah wanita tercantik di kekaisaran.


Namun, Lin Feili tidak peduli dengan hal itu dan hanya ingin tidur.


"Aku jangan kembali ke kamar dan beristirahat," ucap Lin Feili. Ia tidak tidur semalaman. Sekarang ia merasa lebih lelah daripada setelah bertarung dengan sekelompok orang.


"Baiklah, istriku. Aku juga akan kembali ke kamar dan beristirahat," jawab Wu Yanshi tersenyum lebar.


Lin Feili mengangguk, "Tolong, di kamar sebelah."


"Ini kamar kita bersama istriku," jawab Wu Yanshi menatap Lin Feili tulus.

__ADS_1


Lin Feili mengerutkan alisnya. Ia ingin lagi dipermainkan oleh pria ini, "Haruskah aku tidur di kamar lain?"


"Baiklah. Aku akan pergi ke ruangan lain," ucap Wu Yanshi dengan enggan melepaskan cengkramannya pada kenop pintu.


Lin Feili langsung mengunci pintu kamar tanpa ragu.


Wu Yanshi ke arah pintu sambil tersenyum. Kemudian, ia memasuki ruangan di sampingnya.


Jika Lin Feili ada di sini, ia akan tahu jika perabotan di kedua kamar itu hampir sama. Bahkan sebelum pernikahan, Wu Yanshi telah menyiapkan segalanya.


Melihat Wu Yanshi bertepuk tangan, Ma Zheng segera muncul dan membungkuk, "Yang Mulia Pangeran."


"Kirim seseorang untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan Ming Jinchen dari Keluarga Ming. Pastikan untuk selalu berhati-hati dan jangan sampai membuka identitas kita," ucap Wu Yanshi pelan tanpa perubahan emosi.


Ma Zheng agar ragu saat tuannya memerintahkan ini. Tuannya tidak pernah memiliki hubungan dengan Wu Yanshi.


Walaupun begitu, ia tetap mengikuti perintah tuannya saat menyadari wajahnya begitu serius, "Baik. Aku akan mulai mencari."


Setelah Ma Zheng pergi, tatapan Wu Yanshi semakin dalam. Jika semua ini benar, apa yang akan dilakukan Lin Feili?


Keluarga Ming adalah keluarga dengan kekuatan mengerikan. Ia begitu khawatir saat memikirkan Lin Feili tidak mungkin bisa bersaing dengan mereka.


Kekuatannya tak sebanding.


Awalnya, ia ingin meningkatkan kekuatan untuk menunjukkan dirinya di acara panahan kekaisaran.


Namun, setelah mendengar tentang Keluarga Ming, keinginannya untuk meningkatkan kekuatan semakin besar. Kekuatan Keluarga Ming bagaikan monster yang mengerikan. Tanpa kekuatan yang cukup, Lin Feili bahkan tidak punya hak untuk bicara.


Karena sudah mengubah takdir dan alur novel ini, Lin Feili tidak ingin menyesal. Ia harus segera meningkatkan kekuatannya.


*


Tiga hari berlalu.


Selama tiga hari penuh, Lin Feili tidak pergi ke Rumah Sakit Dokter Dewata sejak pernikahannya. Sekarang, sudah waktunya dia kembali.


Namun, tepat saat Lin Feili akan pergi, suara Wu Yanshi terdengar di belakangnya, "Apakah istriku akan pergi ke Rumah Sakit Dokter Dewata?"


Lin Feili menoleh dan melihatnya yang sedang duduk di kursi roda sambil tersenyum, "Benar."


"Bagaimana kalau kita berjalan-jalan dan belanja? Cuaca hari ini sangat bagus," ucap Wu Yanshi menghampirinya.


Lin Feili mengurutkan kening. Wu Yanshi bukanlah tipe orang yang suka menunjukkan diri, apalagi berbelanja. Mengapa ia tiba-tiba mengajaknya?


"Bagaimanapun, kamu sekarang adalah Putri Wu. Pakaian yang biasa kamu kenakan selalu sangat sederhana. Lebih baik kita beli yang baru. Bahkan jika kamu tidak ingin memakainya setiap hari, pakailah saat kita mengunjungi istana kekaisaran. Bagaimana menurutmu?" tanya Wu Yanshi setelah menjelaskan.

__ADS_1


Lin Feili akhirnya mengerti. Biar bagaimanapun, ia sudah menjadi istri Pangeran Wu dan mewakili kehormatannya. Memang tidak pantas baginya untuk menghadiri pertemuan dengan pakaian biasa seperti itu.


Lin Feili mengangguk setuju, "Oke."


*


Mereka berdua berjalan ke pasar.


"Putri Wu benar-benar cantik. Setiap langkahnya sangat anggun dan memesona. Ia pantas menjadi wanita paling cantik di kota kekaisaran."


Wu Yanshi tersenyum ketika mendengar orang-orang itu bergosip, "Wanita paling cantik?"


"Saat ini, semua orang mengatakan Putri Wu halo wanita tercantik di Kota Kekaisaran. Sebelumnya, Lin Xue dan Wei Yue lah yang mendapat gelar ini. Namun setelah acara pernikahan, gelar ini jatuh pada Putri Wu," ucap Ma Zheng melaporkan dengan penuh kebanggaan.


Lin Feili juga telah mendengar ini saat ia mengobrol dengan Liu Ming. Ia tak benar-benar berpikir itu adalah gelar asli untuknya.


Wu Yanshi melihat Lin Feili yang berdiri tenang di samping. Wajahnya yang tanpa riasan saja terlihat begitu menarik.


"Wanita tercantik di kekaisaran. Tak hanya julukan saja, tapi kenyataannya juga begitu," ucap Wu Yanshi tulus.


Lin Feili terkejut menatap mata tulus Wu Yanshi. Ia menjawab dengan acuh tak acuh, "Apakah gelar itu akan membuatmu kenyang? Itu hanya untuk enak didengar."


Lin Feili sama sekali tak peduli dengan reputasi itu.


*


Akhirnya mereka sampai di Toko Linen. Itu adalah tokoh pakaian kelas atas di kekaisaran. Baik nona pedagang ataupun nona pejabat, mereka sering datang ke sini untuk membeli pakaian.


Walau harganya jauh berbeda dari toko pakaian biasa, tapi toko ini tetap ramai pembeli.


Saat Lin Feili dan Wu Yanshi tiba, toko itu terlihat sepi sesaat. Orang-orang di sana tidak menyangka Pangeran dan Putri Wu akan mengunjungi toko itu.


Sekarang mereka menyadari jika posisi Pangeran Wu tidak sederhana. Saat Kaisar datang secara pribadi ke Istana Wu, itu sudah menunjukkan posisinya.


Pemilik Toko Linen adalah seorang wanita, yaitu Dong Linen. Ia segera menyambut mereka dengan hangat, "Pangeran Wu, Putri Wu, suatu kehormatan besar bisa berdiri di hadapan kalian. Sepertinya Pangeran Wu ingin membelikan beberapa pakaian untuk Putri Wu?"


Ini pertama kalinya Dong Linen bertemu dengan Pangeran dan Putri Wu. Walau Pangeran Wu duduk di kursi roda, tapi punggungnya lurus sempurna dan wajahnya tidak terlihat tertekan. Penampilannya begitu tampan, membuat orang-orang akan mengaguminya tanpa henti.


Dong Linen merasa Pangeran Wu jauh berbeda dengan apa yang dibicarakan. Aura dan tingkah lakunya sangat jauh dari orang biasa.


Wu Yanshi tersenyum tipis, "Benar."


"Istriku, apakah kamu sudah menemukan pakaian yang kamu suka? Nyonya pemilik toko pasti sangat sibuk sekarang. Kita bisa melihat-lihat sendiri," ucap Wu Yanshi menatap Lin Feili seolah harta berharganya.


Mendengar ucapannya, Dong Linen membungkuk, "Baiklah. Jika Pangeran atau Putri membutuhkan sesuatu, jangan ragu untuk memanggilku."

__ADS_1


__ADS_2