Mengubah Takdir Di Novel Kuno

Mengubah Takdir Di Novel Kuno
Hadiah Berharga


__ADS_3

"Siapa pun yang bisa mendapatkan posisi pertama dalam kompetisi ini akan mendapatkan hewan roh," ucap Kaisar Ye Qin Mo.


Hal itu membuat gempar seluruh orang. Semua yang ikut berkompetisi merasa semakin bersemangat.


Hewan roh adalah hal yang sangat diimpikan semua orang.


Di Kekaisaran Aglea, ada beberapa binatang iblis yang ditangkap dan dilatih sejak kecil. Jika bisa membuat kontrak dengan makhluk seperti itu, mereka akan menjadi hewan paling setia seumur hidup.


Hati manusia bisa berubah, tapi tidak dengan hewan roh.


Hewan roh memiliki tingkat kekuatan yang berbeda. Mereka begitu langka dan berharga. Mereka hanya bisa dimiliki oleh beberapa orang. Bahkan, anak dari pejabat pemerintahan tidak mampu membelinya.


Jadi, saat tahu hadiah acara hari ini adalah hewan peliharaan, orang-orang langsung merasa sangat bersemangat.


Ekspresi Lin Feili juga berubah. Ia sudah tahu tentang hadiah sejak awal dari novel yang ia baca. Namun ada yang berubah. Di novel, peringkat 3 besar memang akan mendapatkan hadiah, tapi hadiah kali ini terlalu berharga.


Ia pun menjadi sangat tertarik dengan hal ini. Lin Feili juga mengincar hewan roh. Ia harus mendapatkan posisi pertama.


Merasakan aura bersemangat yang berapi-api, Ye Qin Mo tersenyum. Inilah hal yang dia inginkan. Ia sengaja melakukan ini untuk memicu potensi generasi muda.


"Selain hewan roh untuk peringkat pertama, peringkat kedua akan mendapatkan pil pembersih tulang, sedangkan peringkat ketiga akan mendapatkan tumbuhan awan teratai," lanjut Ye Qin Mo menjelaskan tentang hadiah.


Orang-orang semakin merasa bersemangat.


"Hadiah kali ini benar-benar mahal dan luar biasa!" seru seseorang.


"Kekaisaran benar-benar kaya! Baru kali ini aku melihat hadiah yang begitu mewah!" sambung seseorang yang terlihat sangat bersemangat.


"Orang yang bisa memenangkan acara panahan kekaisaran ini sangat beruntung," sambung yang lainnya.


Tidak ada yang tahu siapa yang akan mendapat peringkat 3 besar. Namun, mereka semua sudah merasa cemburu dengan orang itu.


Wajah Lin Xue penuh kegembiraan yang tidak bisa disembunyikan. Mendapatkan posisi pertama adalah anugrah yang akan ia dapatkan.


Dulu, ia selalu bersaing dengan Wei Yue, tapi sekarang ia terluka dan tidak ikut berpartisipasi. Walau kekuatan peserta lainnya tidak buruk, tapi jarak mereka masih terlampau jauh.


Walau ada Lin Feili, jelas dia bukan lawannya.

__ADS_1


Jika Ye Xuan akan mendapatkan posisi pertama, setidaknya posisi kedua sudah berada di tangannya. Meskipun ia sangat ingin binatang roh, tapi tidak apa-apa jika Ye Xuan yang mendapatkannya.


Ye Xuan sudah tiba di barisan para peserta. Matanya langsung tertuju ke arah Lin Feili. Sudah lama tak melihatnya, Lin Feili terlihat semakin cantik dan memesona.


Apa dia benar-benar mencintai Wu Yanshi?


Jika ia mencintai Wu Yanshi, hidupnya pasti bahagia. Karena itu ia menjadi begitu cantik. Memikirkan hal ini semakin membuat Ye Xuan merasa cemburu.


"Tuan, Ye Xuan itu terus menatapmu," ucap si hitam dalam pikiran Lin Feili.


Lin Feili sedikit tertawa. Ia sama sekali tak tertarik lagi dengan Ye Xuan, "Biarkan saja dia."


Si hitam menyeringai, "Pesona Tuan benar-benar memabukkan."


Mata Ye Qin Mo menyapu kerumunan dan berhenti ke arah Wei Chu. Ia menatapnya dengan curiga dan bertanya, "Perdana Menteri Wei Chu, mengapa aku tidak melihat Wei Yue?"


Wei Yue adalah putri mahkota kekaisaran. Jika ia bisa memberikan penampilan terbaik di acara panahan kekaisaran, ia pasti bisa jauh lebih dihormati.


Orang-orang langsung merasa akan ada pertunjukan bagus setelah mendengar ini.


Sedangkan Wei Chu merasa tegang. Ia sejak tadi menunggu kesempatan untuk membalas Lin Feili dan Wu Yanshi. Karena Kaisar kebetulan menanyakannya, ia bisa mengambil kesempatan.


Tatapan Ye Qin Mo beralih ke Lin Feili. Ia sudah mendengar jika Lin Feili dan Wei Yue memang memiliki konflik. Apakah karena hal itu?


"Perdana Menteri Wei, bicaralah dengan jelas. Aku tidak mengerti maksudmu," ucap Ye Qin Mo.


Lin Feili tetap acuh tak acuh. Ia sudah tahu Wei Chu pasti akan mengambil kesempatan. Namun, ia tak peduli.


Wei Chu semakin membenci Lin Feili melihat sikap acuhnya. Ia segera menjawab pertanyaan Kaisar, "Kaisar, Pangeran dan Putri Wu bertindak semakin arogan, seolah tidak ada orang yang lebih tinggi dari mereka. Kemarin di tangan Putri Wu, Wei Yue benar-benar terluka parah."


"Wei Yue sangat sangat ingin mengikuti acara panahan kekaisaran. Namun, lukanya terlaku parah dan tidak memungkinkan untuk ikut kompetisi. Kaisar, Anda harus memberi keadilan pada Wei Yue ku!" ucap Wei Chu dengan emosional.


Wajah Ye Qin Mo dan Wang Ru berubah. Mendengar ucapan Wei Chu, mereka tahu hal itu benar. Namun, bukankah selama ini Wu Yanshi selalu sabar? Mengapa ia tak bisa menahan diri sekarang?


Namun, mereka tahu identitas asli Wu Yanshi. Selama ini, Wu Yanshi selalu diam dan tidak pernah membuat keributan. Jadi, mereka semakin tidak peduli padanya.


Sekarang, Wu Yanshi tiba-tiba berubah dan kembali ke sifat aslinya. Apakah hal itu karena ia ingin melindungi Lin Feili? Atau karena kekuatannya sudah kembali dan kultivasinya sudah membaik?

__ADS_1


Memikirkan hal itu, hati Ye Qin Mo dan Wang Ru bergetar. Jika memang hal itu benar, mereka tak bisa membiarkan Wu Yanshi bebas.


"Putri Wu, apakah ada yang ingin kamu katakan?" tanya Ye Qin Mo dengan tenang. Status Wei Chu di kekaisaran tidak rendah.


"Perdana Menteri Wei melewatkan hal-hal penting dan hanya membicarakan hal-hal sepele. Mengapa Anda tidak mengatakan alasan Anda datang ke Istana Wu sejak awal?" tanya Lin Feili dengan tatapan penuh cemooh.


Orang-orang langsung menatap curiga ke arah Ye Qin Mo. Benar juga apa yang dikatakan Lin Feili. Mengapa Wei Chu dan Wei Yue datang ke Istana Wu?


Itu sangat mencurigakan.


Wajah Wei Chu langsung berubah. Otaknya terus memikirkan alasan Wei Yue tidak bisa mengikuti acara panahan kekaisaran.


Walau ia sangat kesal dan malu karena kejadian kemarin, tapi itulah alasan yang paling tepat untuk dikatakan untuk menutupi semuanya.


Ia tidak tahu berapa orang yang sudah mengetahui hal ini. Namun, lebih baik mengatakannya saja daripada terus bersembunyi.


Baik Wu Yanshi ataupun Lin Feili, status mereka tak bisa dibandingkan dengannya. Melihat sikap Kaisar terhadap Wu Yanshi, ia yakin Kaisar akan berdiri di sisinya kali ini.


"Beberapa hari yang lalu, Wei Yue dan Putri Wu memiliki konflik. Jadi, aku membawa Wei Yue datang ke Istana Wu untuk mendamaikan mereka. Namun, aku tak mengira ucapan Putri Wu akan sangat kasar atau Pangeran Wu mengirim seseorang untuk melukai Wei Yue dengan parah. Tindakan Putri dan Pangeran Wu benar-benar terlalu berlebihan!" ucap Wei Chu dengan penuh percaya diri, seolah-olah Lin Feili dan Wu Yanshi sangat kejam dan keterlaluan.


Mendengar protes Wei Chu, mata Lin Feili semakin dalam dan bibirnya tersenyum semakin lebar, "Perdana Menteri Wei, apakah kamu tidak malu mengatakan hal itu?"


"Apa yang aku ucapkan adalah fakta! Mengapa aku harus malu?" bantah Wei Chu dengan keras.


Lin Feili memandang kerumunan di sekitar mereka, "Perdana Menteri Wei, lebih baik bertanya juga pada orang-orang yang ada di sini. Apakah ada yang percaya jika ucapan Perdana Menteri Wei benar?"


Semua orang menundukkan kepalanya. Mereka memang tidak ada yang percaya dengan ucapan Wei Chu.


Melihat kepribadian Wei Chu dan Wei Yue, tidak memaksa Lin Feili dan Wu Yanshi berlutut meminta maaf saja sudah bagus. Namun, mereka malah datang untuk berdamai.


Bukankah mustahil?


Memerhatikan ekspresi semua orang, Wei Chu semakin gugup, "Apa maksudmu?"


"Karena Anda sendiri yang mengangkat permasalahan ini, maka aku tidak keberatan untuk mengatakan hal yang sebenarnya," ucap Lin Feili tenang.


Ia menghadap Kaisar dengan hormat, "Kaisar, kemarin Wei Chu dan Wei Yue pergi ke Istana Wu hanya untuk bicara kasar. Ia memerintah dengan sombong agar aku mau mengobati penyakitnya. Karena aku menolak, ia malah berkata-kata buruk dan mengejek. Ia mengatakan Pangeran Wu adalah anak harammu. Jadi, dalam kemarahannya, Pangeran menyuruh orang untuk memberi pelajaran pada mereka."

__ADS_1


Semua orang menarik napas berat saat Lin Feili menyelesaikan kata-katanya. Mereka tampak terkejut. Selama ini, gosip tentang Wu Yanshi anak haram Kaisar selalu dibicarakan secara diam-diam.


Walaupun Ye Qin Mo sebenarnya tahu hal ini, tapi tak ada yang berani mengatakannya secara langsung. Namun, Lin Feili baru saja hal melakukan itu.


__ADS_2