Mengubah Takdir Di Novel Kuno

Mengubah Takdir Di Novel Kuno
Tiga Gelar


__ADS_3

Ketika Lin Feili meninggalkan Gunung Hong, Li Yayun dan Zhe Jiyin mengikuti di belakangnya.


"Nona Lin, jika kau memasuki Akademi Bintang Jatuh, kau bisa berkultivasi dengan lebih cepat," teriak Li Yayun.


"Benar. Selain itu kau tidak akan sendirian. Di sana banyak kultivator lain yang juga berkultivasi. Kau bisa berteman dengan mereka dan belajar bersama. Jangan lewatkan kesempatan bagus ini," teriak Zhe Jiyin.


Lin Feili memutar mata mendengar ucapan dua orang di belakangnya. Ia menjawab dengan ekspresi datar, "Aku sudah bilang tidak tertarik."


"Walau tidak tertarik, setidaknya kau bisa datang melihat, kan?" ucap Zhe Jiyin mencoba membujuk.


Lin Feili benar-benar tidak berdaya. Jika ia tidak tahu identitas mereka, pasti ia akan berpikir jika mereka penculik.


"Tapi, apa kau bisa memberitahu bagaimana kau bisa menemukan kami saat itu?" tanya Li Yayun penasaran. Dengan level Lin Feili, sangat mustahil baginya untuk menemukan mereka. Mungkin ia memiliki kekuatan tersembunyi.


"Aku tidak mau memberitahumu," jawab Lin Feili ketus. Ia terus berjalan.


Li Yayun dan Zhe Jiyin pun tidak keberatan mengikuti Lin Feili. Sangat jarang mereka menemukan bibit yang sangat bagus. Mereka bisa meluangkan waktu untuk hal ini.


Lin Feili pun masuk ke dalam kereta kuda. Ia yakin mereka berdua akan berhenti mengikutinya jika ia berada di dalam kereta.


"Tuan, mereka berdua masih ada di luar," si hitam melapor. Walau mereka telah membuat tuan mereka dalam bahaya, tapi harus diakui mereka benar-benar lucu.


Lin Feili membuka tirai kereta dan melihat mereka berdua mengikutinya. Dengan kekuatan mereka, mengikuti Lin Feili bukanlah hal yang sulit.


Lin Feili pun kembali menutup tirai dan tidak ingin memedulikan mereka. Ia menutup mata dan beristirahat.


Akhirnya mereka sampai di Istana Wu. Namun ternyata, Li Yayun dan Zhe Jiyin masih tetap mengikutinya. Mereka menatap Lin Feili sambil tersenyum.


"Nona Lin, ini adalah surat undangan untukmu. Pertimbangkanlah terlebih dahulu. Jangan lewatkan kesempatan ini. Simpan undangan ini baik-baik," ucap Li Yayun tersenyum.

__ADS_1


Kemudian, mereka berdua menghilang secepat kilat.


Lin Feili sedikit tercengang melihat surat undangan merah di tangannya. Apakah ia benar-benar baru saja bertemu dengan dua guru perekrut Akademi Bintang Jatuh? Mereka tidak terlihat seperti itu tadi.


Lin Feili segera memasuki kamarnya. Ia akan membuka surat undangan itu. Sebenarnya ia memang penasaran dengan Akademi Bintang Jatuh.


Sedangkan Li Yayun dan Zhe Jiyin yang sudah sampai di Kota Kekaisaran Aglea, tanpa sadar mereka menghela napas.


"Ini pertama kalinya aku begitu kesulitan saat memberikan surat undangan," ucap Zhe Jiyin menghela napas berat.


Ucapannya ditanggapi Li Yayun dengan senyuman, "Dia adalah gadis yang memesona. Ia pasti akan datang ke Akademi Bintang Jatuh."


"Tidak pernah terpikirkan olehku akan ada orang yang menolak surat undangan itu. Namun, ini salah kita juga karena mengirim serigala petir padanya," ucap Zhe Jiyin.


Li Yayun menjawab, "Memang benar ini kesalahan kita. Namun, gadis itu bukan orang yang mudah membalas dendam."


Mereka sudah melihat pertikaian Lin Feili dengan Ru Wanjing. Jika Lin Feili memang orang yang mudah balas dendam, pasti Ru Wanjing tidak akan hidup sampai sekarang. Namun, Lin Feili melepaskannya begitu saja.


*


Kemenangan Lin Feili telah menyebar di seluruh kekaisaran dengan cepat, bak debu tertiup angin. Mereka yang tidak menghadiri kompetisi pasti sangat tercengang mendengar berita ini.


Setiap orang memiliki keyakinan bahwa peringkat pertama adalah Ye Xuan. Beberapa juga percaya jika Lin Xue lah yang akan berada di peringkat pertama. Lin Feili tidak pernah masuk dalam perhitungan mereka.


Memang benar Lin Feili yang terkenal buruk rupa telah berubah menjadi cantik jelita. Gelar sampah juga mulai pudar dari dirinya. Seolah tidak puas, Lin Feili tidak hanya menunjukkan kecantikannya, tapi juga kekuatannya. Gelar sampah benar-benar terhapus bersih dari dirinya.


Tidak ada lagi yang bisa mengejek atau merendahkan Lin Feili. Jika ada yang masih berani, maka mereka lah sampahnya.


Kemuliaan Lin Feili tak bisa tertandingi.

__ADS_1


Namun, kolam keterkejutan yang dibuat Lin Feili tidak sampai disitu saja. Gelombang ini belum berakhir.


Orang-orang juga mendengar jika Akademi Bintang Jatuh mengeluarkan surat undangan langka. Surat undangan merah emas yang selama ini dirumorkan hanya mitos karena sangat sulit mendapatkannya.


Tahun ini, mereka mengeluarkan surat itu untuk Lin Feili. Dan yang tidak mereka duga adalah Lin Feili menolaknya. Ada lagi yang lebih tidak masuk akal. Setelah ditolak, dua guru perekrut bukannya marah atau emosi, mereka justru mengejar dan terus membujuk Lin Feili, hampir terlihat seperti memohon.


Ledakan terkejut terpancar jelas di wajah setiap orang. Apakah ini yang disebut mendominasi?


Tentu saja ini adalah dominasi yang nyata!


Kekuatan Lin Feili luar biasa, kecantikannya tak tertandingi, ia juga menjadi incaran akademi nomor satu!


Para kultivator lain saja hampir pecah otak karena sangat ingin memasuki Akademi Bintang Jatuh. Namun, Lin Feili menolak mereka seolah tak berarti.


Sedangkan Lin Feili sedang sakit kepala mendengarkan omongan-omongan rakyat kekaisaran. Kepalanya bagaikan dilempar tiga batu besar tanpa henti.


Ia dijuluki kecantikan nomor satu di kekaisaran, dokter nomor satu di kekaisaran, dan jenius yang mendapat undangan langka dari Akademi Bintang Jatuh.


Tiga gelar yang ia dapatkan dalam semalam membuatnya hampir meledak.


Li Yayun dan Zhe Jiyin yang diam-diam ikut mendengarkan obrolan orang-orang, mereka semakin yakin dengan kekuatan Lin Feili. Walau umurnya masih 16 tahun, ia tidak sesederhana itu. Kekuatannya benar-benar menakutkan.


Namun, yang lebih menakutkan lagi adalah mentalnya. Ia tetap tenang dalam keadaan seperti ini, seolah ia sudah biasa melewatinya.


Li Yayun dan Zhe Jiyin saling pandang. Mereka benar-benar salah karena telah meremehkan Lin Feili.


"Masa depannya tak terbatas!" ucap Li Yayun.


Sekarang mereka mengerti mengapa ia bisa menghadapi kawanan serigala petir dengan tenang. Lin Feili sudah mendapatkan hinaan dan cacian selama 16 tahun, diremehkan dan diinjak-injak walau bisa berkultivasi, tapi hatinya tetap tangguh.

__ADS_1


"Lin Feili tidak hanya kuat, tapi memiliki segalanya! Kita menemukan bibit yang begitu luar biasa," ucap Zhe Jiyin. Mereka saling pandang dan tersenyum. Mereka semakin ingin merekrut Lin Feili.


__ADS_2