
"Barang terakhir itu bukan barang darimu, kan?" tanya Ru Wanjing ragu.
Lin Feili tersenyum dan menjawab, "Itu adalah barangku."
Pong Wenbin dan Ru Wanjing saling pandang dan terkejut. Hal ini sudah dikonfirmasi sendiri oleh Lin Feili. Namun, barang seperti apa yang dijual Lin Feili sehingga lolos di akhir?
"Apakah aku boleh tahu barang apa itu?" tanya Pong Wenbin.
"Itu adalah sebuah pil," jawab Lin Feili tanpa ragu.
Di atas panggung, seorang wanita membawa sebuah nampan perak dan meletakkannya di depan Zhen Fu.
Zhen tersenyum dan menatap semua orang, "Aku yakin kalian semua sudah penasaran dengan barang terakhir, yaitu barang puncak lelang. Karena itu, aku tak akan membuat kalian lebih penasaran lagi. Baiklah, jadi barang terakhir ini adalah barang yang dibutuhkan oleh semua kultivator - Pil Aliran Darah!"
Dalam sepersekian detik, aula lelang membeku. Namun, sepersekian detik setelahnya, kehebohan terjadi.
"Gila! Aku tak menyangka akan ada barang seperti itu di Rumah Lelang Zhen! Pelelangan ini semakin menyenangkan!"
"Awalnya aku hanya datang untuk menonton dan tak membawa banyak uang. Jika tahu begini, seharusnya aku membawa banyak uang tadi."
"Aku harus bergegas memberitahu pelayan untuk membawakanku uang yang lebih banyak."
Li Mei yang sejak tadi tidak bersemangat pun langsung bangkit. Pil aliran darah adalah impian semua kultivator, termasuk dirinya. Jadi, ia harus membawa lebih banyak uang dan memenangkan pil itu.
Jantung Wang Tao juga berdetak kencang. Bahkan, di akademi sebesar Akademi Bintang Jatuh saja sulit untuk menemukan pil aliran darah. Ia sangat beruntung bisa datang ke lelang ini.
"Tuan, Li Mei pergi," ucap si hitam yang melihat Li Mei beranjak dari tempat duduknya dengan buru-buru.
"Tidak perlu khawatir. Dia hanya pulang untuk mengambil uang. Namun, tentu saja uangnya itu tidak akan berguna," jawab Lin Feili sambil menyeringai.
__ADS_1
Pong Wenbin dan Ru Wanjing belum berkata sepatah katapun sejak tadi. Mereka tahu jika Lin Feili bisa membuat pil. Namun, pil yang biasanya dijual Lin Feili di Rumah Sakit Dokter Dewata hanyalah pil roh.
Meskipun pil roh dan pil aliran darah sama-sama pil tingkat menengah, tapi pil roh lebih umum dan lebih mudah didapatkan, tidak seperti pil aliran darah.
Jika suatu saat pil roh pun menjadi langka, seseorang yang menginginkannya tidak akan terlalu sulit untuk mendapatkannya. Karena, banyak master pil yang bisa membuatnya.
Berbeda dengan pil aliran darah. Hanya ada satu orang yang bisa membuatnya di Kekaisaran Aglea ini.
Mengetahui Lin Feili bisa membuatnya, benar-benar membuat dua orang itu terkejut hampir mati.
Pong Wenbin dan Ru Wanjing saling pandang. Mereka tak bisa menghilangkan keterkejutan dengan cepat. Lin Feili yang dulu terkenal sampah dan dibenci di Kediaman Jenderal, sekarang mereka mengetahui fakta jika ia adalah jenius tak tertandingi.
Lin Feili menyadari tatapan bingung Pong Wenbin dan Ru Wanjing. Namun, ia tak terlalu menghiraukannya. Lagipula, ia sudah melakukan banyak hal aneh yang berbanding terbalik dengan sifat pemeran asli. Jadi, ia tak peduli jika mereka akan terkejut lagi.
Apalagi, dia memang bukan anak Lin Changkong. Misinya sekarang adalah mencari orangtua kandungnya. Jadi, kebingungan orang-orang tak akan mempengaruhinya.
Pong Wenbin dan Ru Wanjing akhirnya pulih dari keterkejutan mereka. Bagaimanapun, Lin Feili adalah teman mereka sekarang. Mereka bahagia mengetahui teman mereka sangat hebat.
"Kami memiliki 3 pil hari ini. Agar orang-orang bisa mendapatkan kesempatan yang sama, kami membagi lelang menjadi 3 sesi," ucap Zhen Fu yang menggema di seluruh aula.
Kehebohan kembali terjadi. Awalnya mereka berpikir hanya ada satu pil, tapi mereka tak menyangka akan ada tiga pil. Tentu saja hal ini membuat peluang mereka mendapatkan pil menjadi lebih besar.
Wei Chu yang berada di kursi kelas satu juga tertarik. Tadinya ia sedang dalam suasana hati yang buruk dan ingin menenangkan diri dengan menonton acara lelang.
Tak diduga, lelang kali ini memberinya hal menarik.
Semua orang sudah tahu tentang wajah jelek Wei Yue. Yang bisa ia lakukan sekarang hanyalah meningkatkan kekuatannya. Jadi, pil aliran darah itu akan menjadi miliknya.
"Baik, sesi pertama akan kita mulai. Kalian semua tahu jika pil aliran darah sangat berharga dan sulit di dapat. Karena itu, pil ini tidak memiliki harga awal dan tidak memiliki kenaikan minimum. Setiap orang bebas menawar dan menaikkan harga," ucap Zhen Fu memulai sesi pertama.
__ADS_1
Lin Feili tersenyum puas. Cara Zhen Fu benar-benar hebat!
Harga awal akan memberi gambaran kasar pada penawar, sehingga harga finalnya tidak akan terlalu jauh. Namun, jika tidak ada harga awal, orang-orang tidak tahu kapan harus berhenti.
Lelang pil ini pasti akan mendapat harga tinggi.
"Tuan, pasti kita bisa mendapatkan harga tinggi!" ucap si emas bersemangat.
Si hitam juga mengangguk dan menimpali, "Benar! Kita tidak salah pilih orang. Menjualnya di rumah lelang Zhen benar-benar pilihan yang hebat!"
Lin Feili tersenyum tipis mendengar ucapan mereka.
"10.000 koin emas!"
Orang di kursi kelas tiga mulai menawar.
Namun, orang-orang yang mendengar tawaran itu langsung sinis. Bagi mereka, itu bukanlah penawaran, melainkan hinaan. Harga pil roh di toko saja tidak semurah itu, apalagi harga pil aliran darah yang langka.
Harga awal itu benar-benar memalukan.
Menyadari tatapan orang-orang ke arahnya, pria yang menawar tadi juga ikut malu. Dia adalah orang biasa. Baginya, 10.000 koin emas sudah sangat mahal. Tapi ia lupa jika sekarang ia berada di pelelangan terbesar yang berisi orang-orang kaya.
"100.000 koin emas!" teriak orang lainnya dari kursi kelas lain.
Itu adalah Ye Xuan! Ia langsung menaikkan harga menjadi 100.000 koin emas. Terlihat jelas jika ia sangat menginginkannya.
Namun, ia tidak bersuara sejak tadi dan orang-orang hampir melupakan keberadaannya. Jika ia sudah menawar begini, maka tak mungkin ada yang berani melawan, mengingat identitasnya.
Orang biasa ataupun bangsawan tak berani menyinggung putra mahkota dengan menaikkan tawaran. Jadi, suasana aula menjadi hening sekarang.
__ADS_1
Zhen Fu agak bingung karena tak ada yang menawar lagi. Jadi, mau tidak mau ia membuka suara, "100.000 koin emas satu kali. 100.000 koin emas dua kali. 100.000 koin emas tiga kali! Selamat, Yang Mulia Putra Mahkota memenangkan pil aliran darah!"
Seorang wanita naik ke atas panggung, mengambil satu pil aliran darah, dan membawakannya kepada Ye Xuan yang berada di ruangan VIP.