
Trang!
Trang!
Trang!
Lin Feili menghadapi harimau sinar bintang tanpa rasa takut sedikitpun. Ujung pedangnya selalu mendarat tepat di tubuh harimau sinar bintang, meninggalkan bekas luka yang cukup dalam.
Lin Xue yang menonton itu, dipenuhi rasa iri.
Tubuhnya sudah penuh luka saat melawan harimau sinar bintang. Namun, Lin Feili tidak tersentuh sama sekali.
Apakah kekuatan mereka berbeda jauh?
"Raaawwrrrr!" harimau itu mengaum saat Lin Feili menyerangnya lagi dan lagi. Ia menyadari jika Lin Feili lebih kuat daripada dua orang sebelumnya.
Harimau sinar bintang pun meningkatkan kekuatannya, melesat lebih cepat dari Lin Feili.
Hal inilah yang membuat harimau sinar bintang sulit dihadapi. Kecepatannya sangat sulit dilihat oleh mata. Saat seorang kultivator baru saja menyadari keberadaannya, harimau sinar bintang sudah menyerang lebih dulu.
Lin Xue tersenyum lebar. Ia ingin lihat seberapa lama Lin Feili bisa bertahan. Lin Feili pasti tak bisa menghadapi kecepatan harimau kali ini.
Namun, belum selesai Lin Xue dan Ye Xuan menebak-nebak, Lin Feili sudah menghilang dari hadapan mereka. Ia menghilang secepat kilat.
Kecepatan Lin Feili dan harimau sinar bintang ternyata setara!
Wajah Lin Xue suram melihat Lin Feili yang lebih kuat darinya. Ia tak bisa membiarkan hal ini terus berlanjut. Ia harus memanfaatkan kesempatan dan membunuh Lin Feili sekarang atau ia tak akan bisa melakukannya lagi.
__ADS_1
Jika Lin Xue menyerang Lin Feili secara diam-diam, dia sudah pasti menang.
Dengan membayangkan kebencian dari ibu dan saudaranya, Lin Xue tidak lagi ragu dan mengambil senjata untuk menyerang Lin Feili.
"Dasar wanita sialan!" ucap si hitam merutuki Lin Xue. Ini pertama kalinya ia melihat wanita yang begitu tidak tahu diri.
Wajah Lin Feili berubah dingin. Matanya melirik sinis, "Cih, gaya Lin Xue memang tidak berubah. Karena dia yang mau mati, maka aku akan mengabulkannya."
Mata Lin Feili menatap Lin Xue dengan tajam. Auranya penuh dengan niat membunuh. Hari ini, ia akan membunuh Lin Xue.
Trang!
Trang!
Dua senjata saling bertabrakan. Lin Xue menyeringai lebar, "Lin Feili, memangnya mengapa jika kau seorang jenius? Aku tidak akan membiarkanmu keluar hidup-hidup dari hutan ini!"
Wajah Lin Xue semakin muram mendengar penghinaan Lin Feili, "Tidak tahu malu! Kita akan lihat seberapa lama kau bisa bertahan!"
Ketika Ye Xuan melihat Lin Xue diam-diam menyerang Lin Feili, wajahnya benar-benar terkejut. Tadinya ia berpikir Lin Xue ingin membantu Lin Feili untuk membunuh harimau sinar bintang. Ternyata, ia malah ingin membunuh Lin Feili.
Hati Lin Xue sungguh busuk.
Ia ingin bangkit dan melindungi Lin Feili. Namun, tangannya yang terluka tidak bisa memegang senjata lagi. Jika ia bertarung dengan satu tangan, kekuatannya tidak akan maksimal.
Jika ia memaksa maju, ia takut harimau sinar bintang akan langsung menggigit lehernya.
Di bawah serangan Lin Xue dan harimau sinar bintang, posisi Lin Feili semakin terpojok. Bagaimanapun, kekuatan mereka sama.
__ADS_1
Tidak tahu sejak kapan si hitam sudah mendarat di tubuh Lin Xue. Ia akan memberi pelajaran pada wanita tidak tahu diri ini.
Lin Xue terus menargetkan organ vital Lin Feili. Ketika sedang sibuk menyerang, ia tiba-tiba mengerutkan kening. Bagian belakang kepalanya terasa sangat sakit.
Namun, saat ia melihat ke belakang, tidak ada apa-apa di sana.
Itulah serangan si hitam.
Rasa sakit di tubuh Lin Xue semakin tak tertahankan. Ia terpaksa mundur dari pertarungan. Namun sampai sekarang, ia belum tahu siapa yang menyerangnya.
Yang jelas, punggungnya sudah terluka.
Apakah ada orang lain yang menyerangnya diam-diam? Namun tetap saja Lin Xue tidak bisa menemukan siapapun ketika melihat sekeliling. Ia pun bersiap lagi maju ke pertarungan.
Tapi tiba-tiba, punggungnya terasa semakin sakit.
"Siapa yang menyerangku?!" teriak Lin Xue marah. Ia semakin marah karena tidak bisa menemukan siapa yang menyerangnya.
Lin Feili menatapnya acuh. Ia tahu itu adalah perbuatan si hitam. Ia pun memanfaatkan kesempatan ini untuk membunuh harimau sinar bintang sebelum membunuh Lin Xue.
Lin Feili mengeluarkan seluruh kekuatannya, mengalirkan ke pedangnya dan bersiap untuk bertarung dengan harimau sinar bintang.
Ye Xuan yang melihat ini merasa Lin Feili sudah gila. Kekuatan manusia dan binatang iblis sangat berbeda jauh walau berada di tingkat yang sama.
Baru kali ini ia melihat seorang kultivator yang begitu ceroboh karena menghadapi binatang iblis secara langsung.
"Matilah!" teriak Lin Feili.
__ADS_1
Energi kultivasinya berputar dingin. Ia mengeluarkan kekuatan aneh. Tubuhnya bergeser. Tangannya menyerang harimau sinar bintang secepat kilat dan menimbulkan ledakan!