
Lin Feili menyimpan Chiang di dalam Cincin Horacio. Cincin ini sangat berbeda dengan kantong dimensi. Jika kantong dimensi hanya bisa menyimpan benda mati, maka Cincin Horacio dapat menyimpan makhluk hidup.
Saat ini, usia Chiang masih terlaku kecil. Akan sangat beresiko jika membawa Chiang secara terang-terangan dalam perjalanan ini.
Namun, beberapa hari terakhir, Lin Feili, si hitam, dan si emas melihat pertumbuhan Chiang sangat cepat, terutama setelah ia memakan kristal roh. Karena itu, sekarang Lin Feili selalu memberi Chiang kristal roh.
Ia yakin Chiang akan tumbuh semakin cepat.
Sedangkan Rumah Sakit Dokter Dewata diserahkan pada Liu Ming dan Yang Chaoyue.
Mereka berdua memiliki bakat dalam obat dan pengobatan. Lin Feili juga menghadiahkan pada mereka buku medis yang ia tulis sendiri.
Jika mereka berdua mempelajarinya dengan serius, Lin Feili yakin mereka tak akan kesulitan mengurus pasien.
Lin Feili juga menemui Li Yu. Ia adalah orang dan teman pertama Lin Feili sejak masuk ke dunia novel. Ia mengatakan beberapa kata sebelum pergi.
Setelah semua urusannya selesai, Lin Feili menaiki kuda dan akan pergi ke sekolah barunya, memulai hidup baru dan mengukir cerita baru untuk novel.
__ADS_1
*
Waktu perlahan berlalu dan Lin Feili masih dalam perjalanannya. Walau menemukan beberapa masalah di jalan, tapi Lin Feili masih bisa mengatasinya.
Saat ini, Lin Feili sudah berada di perbatasan dan kehabisan logistik. Jadi, ia akan mencari persediaan di sana.
Walaupun jalan itu sunyi dan tak berpenghuni, persediaan juga sulit dicari, tapi Lin Feili tetap berhasil mengumpulkannya.
Namun, setelah ia selesai, sekelompok pria tiba-tiba mengepungnya.
"Keluarkan semua uangmu!" teriak salah satu pria.
"Kalian ingin merampok?" Lin Feili membalikkan tubuh dan bertanya sambil menatap ke lima pria yang mengepungnya.
Mat Zhao Xiaoyao menatap Lin Feili penuh hasrat, "Aku tak menyangka kita akan bertemu dengan wanita yang sangat cantik."
Keempat pria lainnya juga setuju dengannya. Mereka memerhatikan Lin Feili dari atas sampai bawah. Ini pertama kalinya mereka melihat wanita yang sangat cantik.
__ADS_1
"Nona cantik, pergi ke luar kota sendiri sangat berbahaya. Bagaimana kalau kau ikut pulang bersamaku? Aku jamin kau akan selalu bahagia. Bagaimana?" tanya Zhao Xiaoyao sambil tertawa jahat. Ia mengulurkan tangannya, berusaha menyentuh Lin Feili.
Lin Feili menatapnya dengan jijik dan langsung mundur. Dengan dingin, ia berkata, "Aku beri kalian waktu 3 detik untuk enyah dari hadapanku! Jika tidak, kalian sendiri yang akan menanggung konsekuensinya."
Mendengar ucapan Lin Feili, Zhao Xiaoyao tercengang sejenak sebelum akhirnya tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha. Apa aku salah dengar? Apakah nona kecil yang cantik ini baru saja mengatakan jika kita akan menanggung konsekuensinya?" Zhao Xiaoyao tertawa dengan puas.
"Benar. Nona cantik ini sebenarnya terlihat galak. Zhao Xiaoyao, kau harus hati-hati," imbuh pria lainnya.
Setelah itu, tawa Zhao Xiaoyao memudar dan ia menatap Lin Feili dengan serius, "Sebenarnya aku penasaran, bagaimana seorang gadis kecil bisa membuat kami menanggung konsekuensinya."
Ketika orang-orang di daerah perbatasan melihat Lin Feili sedang dikepung lima pria, mereka hanya bisa menggeleng dan tak berani membantu.
"Kasihan sekali gadis kecil itu menjadi korban selanjutnya dari geng Zhao Xiaoyao," ucap seseorang pelan.
"Padahal gadis kecil itu hanya lewat, tapi tak disangka ia sangat malang," tambah temannya yang lain.
__ADS_1
"Ssst, pelankan suaramu. Jangan sampai Zhao Xiaoyao mendengar kita kalau kau masih ingin hidup," temannya memperingatkan.