Merindukan Rembulan

Merindukan Rembulan
Malam Nahas


__ADS_3

“Aawww...”pekik Bulan saat tubuhnya terlempar ke atas ranjang miliknya


Radit yang mendapat penolakan terus menerus dari Bulan begitu geram dan emosi


Hingga dengan kasarnya Radit menghempaskan tubuh mungil Bulan keatas ranjang miliknya


Dengan langkah cepat Radit menyusul Bulan yang kini terbaring diatas ranjang dan kembali mengurung tubuh mungil Bulan dibawah kungkungan nya


Radit kembali meraup bibir ranum Bulan dia ******* dan menghisap bibir kenyal nan lembut milik Bulan


Bulan kembali meronta dan mencoba berontak menghindari serangan yang Radit lakukan padanya


“Lepas Kak aku Bulan bukan Kak Tari”pekik Bulan saat Radit melepas pangutan nya pada bibir Bulan


Namun Radit seolah tuli dan juga buta sehingga Radit tidak menyadari siapa yang kini sedang dicumbunya


Radit membuka paksa piyama yang Bulan kenakan saat ini,hanya dengan satu tarikan Radit dapat mengoyak piyama yang sedang Bulan pakai saat ini


Prang....


Suara kancing piyama yang berjatuhan dilantai pun menggema dikamar yang kedap suara itu dan menandakan kalau kini Bulan sudah setengah polos dibagian atasnya


Karena Radit baru saja menarik paksa piyama bagian atas yang dipakai Bulan hingga semua kacing piyama itu terlepas dan berhamburan dilantai

__ADS_1


Kini hanya benda yang berbentuk kacamata saja yang menempel menutupi bagian depan tubuh Bulan dan menutup bukit kembar milik bulan yang masih kenyal,padat dan membulat


Sungguh sebuah pemandangan yang membuat Radit bertambah buta dan kalap dengan apa yang dia lakukan saat ini


Tak menunggu waktu lagi Radit pun kembali menarik paksa benda terakhir yang menempel ditubuh bagian atas Bulan hingga terlapas dan melemparkan ke sembarang arah


Bulan sendiri semakin histeris dengan apa yang dilakukan Radit padanya


"jangan Kak,Bulan mohon jangan lakukan itu"teriak Bulan saat Radit menarik benda terakhir yang menutupi tubuh bagian atasb Bulan


Sungguh malam itu merupakan malan yang begitu mengerikan yang pernah Bulan lewati


Entah setan apa yang merasuki Radit saat ini dia bahkan tidak menyadari kalau lawan nya tengah menangis histeris dibawah kungkungan nya


Dengan buas dan cukup liar Radit mencumbu tubuh bagian depan bulan yang membuat tubuh bulan menegang merasakan sensasi yang baru pertama kali ini dia rasakan


Dan ini untuk pertama kalinya Bulan merasakan ciuman dan cumbuan dari seorang laki laki yang mengambilnya secara paksa.


*


*


Setelah merasa puas bermain didua buah bukit kembar bulan kini Badit kembali menarik wajahnya dari depan dada Bulan dan beralih ke wajah Bulan

__ADS_1


Kembali Radit meraup manisnya bibir gadis perawan yang baru pertama kali merasakan ciuman dari lawan jenis nya itu


“He_hentikan Kak Bulan mohon”lirih Bulan disisa sisa tenaga nya yang kini mulai terkuras karena terus memberontak dan meronta namun dengan hasil yang sia sia


Karena tenaga Radit yang begitu besar membuat Bulan tidak sanggup mengalahkan pria yang mungkin sebentar lagi akan mengambil apa yang paling berharga dalam hidup nya


Namun lagi lagi Radit seakan akan tuli sehingga terus mengabaikan permohonan Bulan untuk melepaskan nya


Bulan membulatkan matanya saat sesuatu yang aneh mencoba masuk ke inti tubuh nya


“Jangan Kak,Bulan mohon jangan lakukan itu”pekik Bulan sembari terus mendorong tubuh kekar Radit yang berada diatasnya


Dan lagi lagi Bulan tidak mampu membuat pria itu bergerak dari tempatnya malah si pria begitu menikmati permainan nya.


“Aawww sakit Kak”teriak bBulan lagi saat sesuatu yang aneh menerobos dan berhasil membobol segel tubuh bagian inti miliknya.


Sesuatu yang begitu Bulan jaga selama 19 tahun hidupnya dan kini malah direnggut paksa oleh orang yang seharusnya menjaga dan melindunginya layaknya seorang kakak pada adiknya.


Tangan Bulan mencengkram bahu Radit hingga meninggalkan goresan goresan kuku Bulan disana saat rasa sakit perih dan ngilu dia rasakan secara bersamaan kala Radit memaju mundurkan pinggulnya


“Oh Tari sayangku kenapa hari ini kamu begitu berbeda sayang”racau Radit ditengah permainan ranjang nya dengan si adik ipar yang di kira istrinya.


*

__ADS_1


*


*****


__ADS_2