
"Lalu apa rencana kalian?"tanya Mamah Ayu pada Radit dan juga Bulan.
Saat ini semuanya sudah bersantai setelah melakukan makan malam bersama untuk pertama kali dalam lima tahun terakhir ini.
Bulan sendiri langsung menoleh ke arah Radit yang juga tengah menoleh ke arahnya.Bulan mengangguk seolah mengerti dengan tatapan Radit yang meminta persetujuan nya untuk mengutarakan niat keduanya.
"Kami sudah setuju untuk menikah Mah dan Radit akan secepatnya mengurus pernikahan diantara kami"jawab Radit mantap untuk menikahi ibu dari anaknya itu.
"Lalu apa Nak Bulan setuju dengan apa yang direncanakan Radit?jangan sampai hal ini membuat Nak Bulan terpaksa menerimanya dan membuat Nak Bulan tersiksa karena terpaksa menjalaninya"ucap Mamah Sinta meyakinkan calon menantu barunya itu.
"Insya allah Bulan siap Mah,lagi pula ini yang terbaik untuk Bintang dan Bulan juga sudah siap menjadi seorang istri untuk Mas Radit"jawab Bulan yang sudah mempertimbangkan keputusan nya.
Selain karena untuk status Bintang,Bulan juga tidak memungkiri kalau perasaan untuk mantan Kakak Iparnya itu sudah tumbuh bahkan sebelum keduanya berpisah.
"Baguslah kalau begitu,Mamah senang mendengarnya"timpal Mamah Ayu yang ikut berbahagia jika anak anaknya bahagia.
__ADS_1
"Lalu bagaimana dengan kabar Kak Tari Mah?"tanya Bulan yang membuat semuanya tanpak terdiam saat mendengar kata Mentari.
"Tari sudah jauh lebih baik Nak.Sekarang dia tinggal di Kairo untuk memperdalam ilmu agamanya"jawab Mamah Ayu yang tersenyum untuk menutupi rasa sedihnya karena selama lima tahun itu bukan hanya berpisah dengan Bulan bahkan dengan Mentari.
Mentari sendiri memilih untuk pergi ke Kairo setelah sebelum nya tinggal beberapa saat disebuah pesantren untuk menenangkan dirinya dari rasa frustasi atas perceraianya dengan Radit.
Disaat Mentari merasa putus asa oleh keadaan nya saat itulah Mentari bertemu dengan seorang Ustazah bernama Aisyah yang mampu membuat hati Mentari tentram lewat nasehat dan juga pendapatnya tentang masalah kehidupan dunia termasuk masalah asmara yang tengah Mentari hadapi saat itu.
Mentari pun akhirnya mengikuti saran sang Ustazah untuk ikut bersama dengannya kesebuah pondok tempat dimana para teman teman lain menuntut ilmu agama yang merupakan anak didik dari Ustazah Aisyah.
Setelah mengabiskan waktu 6 bulan tinggal disana Mentari pun akhirnya menutuskan untuk pergi ke Kairo agar bisa memperdalam ilmu agamanya dan lebih memantapkan lagi hatinya untuk berhijrah.
*
*
__ADS_1
Akhirnya setelah berembuk kedua keluarga itu pun sepakat akan melakukan pernikahan antara Rembulan dan juga Radit satu bulan kedepan.
Dan selama menunggu hari bahagia itu tiba,Bulan dan juga Bintang akan tinggal dirumah kediaman Laksono.Ikut pulang kembali bersama kedua orang tuanya.
Untuk Mentari sendiri kini tengah menikmati suasana kota Bali seorang diri.Mentari yang baru saja pulang dari acara jalan jalan menikmati suasna Bali dimalam hari telonjak kaget saat mendapati seorang pria tengah berdiri didepan pintu kamar hotelnya.
"Maaf permisi apa ada yang bisa saya bantu?"tanya Mentari pada pria yang dua hari lalu melakukan hal tak terduga padanya.
Dengan rasa takut Tari pun mendekat dan memperhatikan tampilan pria itu yang nampaknya begitu mabuk.
Dengan wajah bingung Tari celingukan mencari orang yang bisa membantunya membawa pria itu menjauh dari pintu kamarnya karena Tari tidak bisa masuk kedalam karena terhalang tubuh kekar pria itu.
Mendengar sapaan seseorang si pria pun menoleh dan menyeringai licik terlihat begitu menyeramkan dimata Mentari.
Perlahan Mentari pun berjalan mundur kala si pria itu mulai beranjak mendekat kepadanya.Dengan rasa takut yang teramat Mentari pun merogoh tasnya dan mengambil ponsel miliknya untuk menghubungi pihak hotel namun...
__ADS_1
Grep...
Praaannngggg...