
Pak Bisma dan juga Bu Rahayu membelalakan matanya saat mendengar penuturan dari Radit.Jantung keduanya seakan terhenti saat nama Rembulan keluar dari mulut menantunya itu.
"Ma_maksud kamu apa Nak?"tanya Bu Ayu dengan suara bergetar.Masih terlalu syok untuk mencerna perkataan menantunya tentang Rembulan.
"Ada apa ini?apa yang sebenarnya terjadi?"tambah Pak Bisma yang juga begitu terkejut dengan pengakuan Radit.
"Maafkan Radit Pah,Mah.Radit berdosa Radit sudah membuat Bulan juga menderita.Ampuni Radit"lirih Radit yang kembali berlutut dihadapan kedua mertuanya itu.
__ADS_1
"Tolong jelaskan apa yqngs sebenarnya terjadi pada kalian?kenapa jadi seperti ini"tanyq Pak Bisma mencoba tenang walaupun rasa marah dan kecewa telah bergemuruh didalam dadanya hingga Pak Bisma harus mengepalkan kedua tangan nya untuk menekan rasa marah terhadap menatunya itu.
Radit pun mulai menceritakan apa yang selama ini terjadi pada pernikahan nya.Bermula dari pernikahan yang didasari oleh tekanan dan ancaman yang Mentari lakukan dan juga bagaimana kondisi rumah tangga yang sejak awal dibangun sudah tidak sehat,belum lagi kekecewaan kekecewaan Radit terhadap sikap Mentari yang semaunya saja dan tidak pernah memikirkan dan meminta pendapatnya tentang apapun keputusan yang Tari ambil termasuk dengan terus menerus menunda kehamilan nya padahal disini Radit begitu tertekan dengan permintaan sang Mamah yang mendesaknya agar memberinya cucu.
Sekilas Radit kembali terngiang ngiang dengan perkataan Mamah Sinta dulu sehari sebelum pernikahan nya dilaksanakan.
"Kita lihat jika dia benar benar mencintaimu maka dia tidak akan pernah keberatan untuk mengandung anakmu dan jika dia terus menolak untuk mengandung maka yang dia rasakan bukan cinta Nak tapi obsesi dan hubungan yang didasari oleh obsesi tidak akan pernah bertahan"
__ADS_1
Bahkan ketidak sukaan Bu Sinta semakin bertambah saat Tari dilarikan kerumah sakit karena mencoba mengakhiri hidupnya yang membuat Radit semakin terikat padanya.
*
*
"Sebenarnya Mentari sedang sakit Mah,Pah dan selama ini aku bertahan didalam pernikahan ini hanya untuk membantu nya agar sembuh dan normal kembali.Ini rekap medis yang aku minta dari Dokter yang selama 2 tahun ini menangani Tari.Aku tahu dalam kondisi seperti ini Tari begitu membutuhka dukungan orang orang terdekatnya namun disini dan saat ini aku serahkan urusan Tari kepada Mamah dan Papah karena sekarang ini ada yang jauh lebih membutuhkan aku,yaitu Bulan yang kini tengah mengandung anakku.Tapi karena ulah Tari aku kehilangan Bulan,Bulan pergi entah kemana Mah,Pah dan aku ingin fokus mencarinya tanpa harus dipusingkan dengan urusan Mentari.Sidang putusan perceraian kami akan dilaksanakan minggu depan dan kini segala sesuatu yang berurusan dengan Tari aku serahkan pada Mamah dan Papah"jelas Radit panjang lebar seraya menyerahkan sebuah map yang berisi semua laporan rekap medis dan juga semua bukti akan apa yang telah Tari lakukan selama ini yang tentunya tanpa sepengetahuan kdua orang tuanya.
__ADS_1
Bagaikan disambar petir disiang bolong.Kedua orang Tua itu begitu syok begitu mendapati perilaku putri sulungnya yang terbilang sangat keterlaluan bahkan keluar dari ajaran yang selama ini diberikan oleh kedua orang tuanya.Mamah Rahayu bahkan hingga jatuh pingsan mendapati kondisi anaknya yang mengerikan dan juga menyedihkan.
Mereka tidak menyangka kalau apa yang mereka berikan pada Mentari akan merubah anak gadis yang pada awalnya begitu manis bisa berubah menjadi wanita yang tidak memiliki rasa empati sedikit pun.Bahkan rela melakukan apa saja demi mendapatkan apa yang dia inginkan hingga dengan tega nya mencelakai beberapa orang.Sungguh kenyataan pahit yang harus mereka terima,belum lagi hilang nya Bulan yang entah kemana membuat kondisi rumah Laksono benar benar kacau saat ini.