
Hai readerku tersayang...
Author ada sedikit pemberitahuan nih.Berhubung respon untuk karya aku yang berjudul "Muara Cinta Hasbi" masih bagus banget jadi othor putuskan untuk bikin seasion 2 nya.
Dan semoga diseasion kedua ini bisa menghibur dan menyaksikan kembali perjuangan cinta Hasbi dan Aluna yang diterpa guncangan orang ketiga diusia pernikahan mereka yang baru menginjak usia 2 tahun pernikahan.
*
🌸🌸 Happy Reading guys 🥰🥰🥰
*
Muara Cinta Hasbi
----------------
Seasion 2(Bab.1)
Hasbi dan juga Aluna tercengang dan tubuh keduanya membeku sesaat setelah mendengarkan pembacaan wasiat yang ditinggalkan oleh Gusti sahabatnya yang 7 hari lalu meninggal dunia karena penyakit kanker yang menyerang tubuhnya sudah tidak bisa disembuhkan.
__ADS_1
Dalam wasiat itu Gusti meminta Hasbi untuk menggantikan nya menjaga dan merawat Rania dan juga kedua anaknya yang masih kecil apalagi yang kedua baru saja berumur 2 tahun.Dan hari ini selepas acara tahlilan 7 hari meninggalnya Gusti di adakan acara pembacaan surat wasiat.
Awalnya Hasbi merasa heran karena pembacaan surat wasiat itu yang harus dihadiri olehnya.Namun karena tidak ada agenda lain Hasbi dan Aluna pun menyetujui untuk mengahadiri acara pembacaan surat wasiat itu.
Namun alangkah terkejutnya pasangan pasutri yang kini sedang menunggu kelahiran anak kedua untuk Hasbi dan anak pertama untuk Aluna setelah pembacaan wasiat yang ditujukan kepada Hasbi selesai dibacakan.
"Kenapa ada wasiat seperti itu untuk saya?bagaimana mungkin saya menjaga wanita lain yang bukan mahram?"tanya Hasbi yang tidak terima dengan apa yang baru saja dia dan istrinya dengar saat ini.
"Kamu bisa menikahiku Bi.Bukan kah dulu awalnya kamu yang berniat untuk mengkhitbahku?"jawab Rania penuh dengan percaya diri dan mengharaukan raut wajah Aluna yang mulai memucat saat suaminya diminta menikahi wanita lain oleh almarhum sahabatnya.
"Tapi itu dulu Ra,sebelum kamu menerima pinangan Gusti dan sebelum aku bertemu dengan istriku.Dan kini maafkan aku Ra,aku tidak bisa melaksanakan wasiat dari suamimu"ucap Hasbi lalu bangkit dari duduknya dan membawa istrinya yang tengah hamil tua keluar dari ruangan yang terasa pengap itu.
"Tapi aku masih mencintai kamu Bi.Bahkan sejak kami menikah hanya kamu yang aku cintai Hasbi"pekik Rania yang membuat langkah kaki Hasbi dan juga Rania terhenti.
Bagaimana bisa pria itu mewasiatkan untuk dirinya agar bisa menjaga Rania yang bahkan tidak mrmiliki hubungan apa apa dengan nya.
Belum lagi Hasbi harus menjaga hati dan perasaan wanita yang begiti dia cintai yang kini tengah mengandung buah cinta keduanya,yaitu Aluna.
Hasbi menggenggam erat tangan Aluna saat keduanya sudah berada didalam mobil miliknya.Kedua nya masih terdiam sibuk dengan pikiran masing masing.
__ADS_1
Aluna sendiri masih syok mendapati suaminya yang diminta menjaga wanita lain yang bukan mahram.Dada Aluna terasa sesak kala membayangkan akan ada wanita lain dalam biduk rumah tangga yang baru dua tahun mereka jalani.
*
*
Hasbi menggandeng tangan Aluna memasuki rumah mewahnya.Ya setelah menikah Hasbi memutuskan untuk membeli rumaj baru yang jauh lebih luas karena Hasbi akan membawa serta Ayana tinggal bersamanya setelah menikah dengan Aluna.
Karena selama Hasbi menduda Ayana tinggal bersama eyang kakung dan eyang uti nya dari pihak Hasbi.
Sedangkan rumah yang dulu ditempati oleh Hasbi dan juga Rendi kini sudah diserahkan sepenuhnya pada Rendi.Bahkan surat hak kepemilikan pun kini sudah atas nama Rendi.
"Assalamualaikum"ucap Hasbi dan juga Aluna secara bersamaan saat masuk kedalam rumah yang sudah nampak sepi itu.
"Wa'alaikumsalam,Bapak sama Ibu sudah pulang?"ucap Bi Siti menjawab salam serta bertanya pada majikan nya itu.
Bi Siti merupakan art yang bekerja dirumah Aluna.Berhubung Hasbi dan Aluna pindah kerumah yang jauh lebih besar jadi Bi Siti diminta Aluna untuk ikut serta untuk membantu dirumah baru mereka dan tentu saja Bi Siti menerima pekerjaan baru itu dengan senang hati.
*
__ADS_1
Yuuk simak terus kisah cinta Hasbi dan juga Aluna.
Jangan lupa tinggalkan jejak like,komen dan juga poin nya...terima kasih 🥰🥰🥰