Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy

Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy
Part empat belas


__ADS_3

Saat wanita tersebut tak menginjakkan kaki di perusahaan milik Arion, dengan tegas ia memerintah sekretaris sekaligus tangan kanan di dunia gelap yang ia pimpin itu, untuk membantunya menyelidiki latar belakang dari wanita itu.


“Cari tahu latar belakangnya, Boy!” titah nya dingin. “Sebab, aku merasa wanita itu tak sesederhana yang aku kira. Bahkan saat di rapat tadi, dia selalu melirik ke arahku yang tengah memakai kalung ini.” kalung yang dipakai oleh Arion tersebut, merupakan pemberian seseorang di mana orang itu yang telah menyelamatkan nyawanya.


“Itu yang ingin kukatakan pada dirimu, Yon. Wanita itu tak berhenti menatap ke arah kalung yang kau pakai itu!” sahut Boy yang menjawab titah dari sahabatnya. “Bahkan aku tak yakin bahwa dia wanita yang kau itu. Melihat gelagatnya pun, aku sangat yakin dia tak jauh berbeda dengan ….”


“Sekali lagi aku mendengar kau mengungkit nama wanita itu! Pistol ini akan melayang dikepalamu itu, Boy.” dengan geram Arion pun tak segan-segan jika saja, Boy mengungkit nama yang telah ia kubur dengan dalam. “Bagaimana dengan misi kita kali ini?”


Tak lagi menggoda sang sahabat, sorot mata Boy sebagai kanan yang handal pun menjadi dingin, ekspresinya pun tak jauh berbeda dengan Arion itu sendiri.


“Misi kali ini kita akan sedikit melibatkan salah satu organisasi rahasia, yang bahkan aku pun sendiri tak tahu. Siapa ketua dari organisasi itu, Yon,” jawab Boy. “Apa kita harus menyingkirkan mereka?”


“Tak usah, Boy! Mereka tak akan pernah mengganggu kita, selagi kita tak mengusiknya.”

__ADS_1


“Satu hal lagi, Yon,” ucap Boy dengan nada yang terlihat serius.


“Aku tahu maksudmu itu, Boy! Soal wanita itu bukan?” sahut Arion dingin.


Tanpa banyak kata, Boy pun mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang dari arah seberang, agar membantunya menyelidiki latar belakang dari seorang wanita yang berusaha menarik perhatian darinya.


“Aku ada tugas baru untukmu!” titah Boy begitu panggilannya tersambung.


“Cari tahu latar belakang dari seseorang yang bernama … Dan Mengenai soal gadis berambut hitam sepunggung itu … Apa kau berhasil menemukan petunjuk?”


“Saya benar-benar minta maaf, Bos! Gadis itu sangat sulit kami lacak, ketika kami berusaha membobol aksesnya, tiba-tiba laptop kami mendapat sebuah virus yang tak bisa di ambil. Bahkan seakan-akan sudah di antisipasi oleh orang yang melindungi gadis itu, Bos.”


Orang yang berada di seberang telepon tersebut, sedang menunggu kabar perintah dari bosnya yang sedang menghubunginya ini.

__ADS_1


“Baiklah, kau lakukan saja tugas dariku setelah ini! Untuk, gadis itu biar aku yang mengurusnya!”


Panggilan pun terputus, yang mana membuat seorang pria dingin bernama, Boy merasa pusing dengan permintaan dari Arion Orlando Alexander Azkalezy itu.


Apa sebenarnya istimewa dari gadis itu? Mengapa Arion terus mencari keberadaannya? Apakah karena kalung yang dipakai olehnya? Membuatku pusing saja, huh!


“Jangan sesekali kau membicarakan, gadisku ini, Boy!” tegur Arion dingin.


Mendengar nada dingin dari sahabatnya itu, tak bisa membuat, Boy berkutik saat ia secara tak sengaja membicarakan seseorang yang tengah Arion cari.


“Aku mencari keberadaannya bukan tanpa alasan, Boy. Kau tahu, kalau saja dia tak menyelamatkanku lima tahun yang lalu. Aku tak akan pernah bisa menghirup napas kembali. Kau harus ingat itu!”


Sampai sini pun akhirnya, Boy paham mengapa sang sahabat mencari gadis tersebut. Selain karena telah menyelamatkan nyawanya, gadis itu pun menitipkan sebuah barang yang sangat berharga di mata Arion.

__ADS_1


__ADS_2