Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy

Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy
Part lima puluh enam


__ADS_3

“Di ujung perempatan jalan itu mobil ketua diserang oleh musuh lain.” Laporan dari anak buahnya yang meretas di sekitar jalanan.


Membuatnya geram sekaligus tak terima dengan kejadian yang menimpa Arion. “Cari mereka sampai dapat aku ingin kalian menangkapnya untukku.”


Tak dapat dibantah perintah dari sang tangan kanan ini. Namun, ia sendiri tak menyadari bahwa Alana sang ketua organisasi rahasia Dark Angel terlebih dulu melancarkan aksinya.


Biar bagaimanapun tanpa campur tangan dari Boy mata-mata musuh yang membuat Arion kecelakaan telah ditandai oleh ketua Dark Angel.


Saat sedang melamunkan kejadian menimpa Arion. Ponselnya pun berbunyi dan membuyarkan lamunannya. Mau tak mau terpaksa ia melihat sebuah nomor asing tak begitu dikenal tapi tidak dengan sebuah kode yang hanya orang-orang tertentu mengetahuinya.


“Ini kode dari Arion?” beo Boy dengan penuh tanda tanya.


Lalu tak lama kemudian Boy menyuruh salah satu anak buahnya untuk melacak posisi Arion saat ini dan setelah menemukan titik terang dengan bergegas ia meminta sebuah helikopter untuk menjemputnya di lokasi yang telah di tentukan.


“Hati-hati kedatangan kita kemari jangan sampai membuat kegaduhan. Kau tahu kan misi ini untuk menangkap mafia yang telah merugikan perusahaan tuan besar.” Boy berkata demikian seraya memberi peringatan pada beberapa anak buah Arion untuk berhati-hati dan selalu waspada.

__ADS_1


“Baik, Bos.”


Helikopter yang membawa Boy itu pun mengundara dengan kecepatan sedang sembari berhati-hati terhadap arah sekitar.


Kembali dengan Arion yang masih berada di dalam bus mewah itu tersenyum tipis saat ia tak sengaja melihat adegan yang membuatnya membayangkan sesuatu yang sangat mustahil. Namun, sebuah pertanyaan dari Diego membuyarkan lamunannya.


“Kalau kau memang seorang ketua Black King Mafia. Lalu bagaimana bisa mengenal Gordon Cullen?” tanya Diego dengan tatapan yang sulit diartikan.


“Aku memburunya karena ia telah mencuri uang perusahaan milik kakekku.” Arion menjawabnya dengan mata berkilat marah.


“Selama tiga bulan terakhir ini yang ku dengar ada sekitar 10 triliun kerugian itu karena aku mengetahuinya saat rapat bulanan di kantor.”


Lalu obrolannya dengan pria bernama Diego berhenti saat Andi secara tak sengaja mengatakan hal yang membuat dua orang wanita terlihat marah dan dia pun dapat melihat hal itu dengan jelas.


“Kau gantikan aku sekarang!” Virus memberinya perintah dengan raut wajah yang sangat dingin.

__ADS_1


“Ya, iya, jangan pasang tampang dingin begitu dong. Aku kan jadi takut.” Andi memprotes raut wajah dingin Virus. Yang mana membuat bulu kuduknya berdiri.


“Jika kau tak ingin aku begini. Makanya jangan suka ember.”


Lalu setelah itu Virus pun tak lagi memperlihatkan tatapan dingin ia bercengkerama dengan seorang wanita yang ditebak sebagai kekasih dari pria itu.


“Virus,” panggil Arion cepat.


“Sayang, aku mau mengobrol dengannya boleh? Sebentar saja.” Virus tak memedulikan panggilan Arion. Namun, ia sedang menenangkan kekasihnya yang sedang merajuk.


Setelah Virus berhasil menenangkan kekasihnya. Dia menghampiri Arion yang sedang menunggu jemputan dari Boy sang tangan kanan pribadinya.


“Ada apa memanggilku?”


Sambil berdehem lalu berucap. Arion tanpa berbasa-basi langsung mengatakan langsung tujuannya ...

__ADS_1


__ADS_2