
“Tak ada untungnya aku mengancammu, Baby. Lagipula aku pastikan akan muncul di depan putriku sendiri. Seorang anak yang kau pisahkan dari ayah kandungnya.” Senyum smirk Samuel membuat arah seberang telepon geram.
Tanpa sadar panggilan yang terputus dimatikan secara kasar, dan tak menyurutkan niat Samuel yang dari dulu hingga sekarang selalu merindukan putrinya tercinta.
“Tuan ….”
“Apa yang kau cemaskan dari j4l4n9 itu?” Samuel enggan berkomentar tentang asistennya.
“Saya hanya takut Anda semakin tak bisa bertemu Nona Muda, Tuan.”
“Jika, dia yang kau takutkan bisa merekayasa tes DNA Sarah dengan seorang ayah tak ada hubungan darah dengannya. Maka ditanganku hasil tes DNA itu membuktikan aku-lah ayah kandung darinya. Sampai sini kau paham!”
Menjelaskan semua pada asistennya sembari mengepalkan tangan karena Samuel tak akan pernah melupakan kejadian tersebut. Ia menerawangkan pada masa lalunya saat akan menemui wanita itu. Tiba-tiba saja dia terkejut mendengar kabar bahwa wanita itu hamil tapi tak mau meminta pertanggungjawaban darinya.
“Ada apa kamu menemuiku, Baby?” Samuel Muda terlihat bingung dengan permintaan dari wanita yang sedang menunduk di depannya.
“Aku hamil.” Lantang mengatakan hal tersebut pada Samuel dengan raut wajah yang sulit di artikan.
“Benar-kah itu, Baby? Coba kamu katakan sekali lagi!.” Samuel memastikan apa yang sedang ia dengar.
“Iya, dan juga aku ingin langsung mengatakan tujuanku menemuimu.”
Samuel sendiri tak menyadari senyum smirk dari wanita yang tiba-tiba mengatakan hamil darah dagingnya.
“Aku akan mendengarkan semuanya, Baby.” Seketika perasaan hati Samuel mendadak tak tenang.
“Kau tak perlu mengakui bahwa bayi yang ku kandung ini adalah darah dagingmu karena aku sudah lama mencintainya.”
Hati Samuel remuk mendengar pernyataan yang menyakitkan yang terlontar dari wanita yang telah memberinya seorang anak. “Maksudmu apa, Baby! Kamu jangan bercanda denganku!”
__ADS_1
“Kau tahu Angelika Austin Fernandes Xavier adalah tujuanku untuk melenyapkan dan menggantikan posisinya sebagai pendamping seorang istri dari anggota Black King Mafia itu.”
Rahangnya mengerat keras secara tak langsung hatinya benar-benar dibuat geram dengan tujuan dari wanita tersebut.
“Kau jangan bertindak gegabah seperti itu, Baby! Tolong pikirkan perasaanku yang telah kau kecewakan.”
Tertawa terbahak-bahak wanita yang hamil anak kandung Samuel benar-benar telah menggila. Tujuannya sudah ada di depan mata ia tak ingin mengakhiri permainan yang baru dimulai. “Kau sebaiknya tak perlu mencampuri urusanku, Sam!”
“Lalu apa kau tega memisahkanku dari bayi yang kau kandung itu?” Sorot mata Samuel menjadi dingin.
“Kau jangan terlalu naif, Sam! Aku mau mendekatimu karena supaya bisa hamil denganmu, lalu suami Angelika adalah tujuanku sebenarnya. Menggunakan bayimu agar aku bisa menikah dengannya.”
“Kamu jangan gila, Baby!” pekik Samuel kaget.
“Aku tak pernah bercanda, Sam. Lagipula dengan bayi ini aku bisa berada di posisi yang sama. Kau tahu sendiri-kan aku sebenarnya tak pernah mencintaimu tapi cintaku hanya untuk dirinya.”
Semenjak pertemuan terakhirnya. Samuel hanya bisa mundur sambil memantau pergerakan, dan tak disangka wanita benar-benar menggunakan bayi yang ada didalam kandungnya, bahkan bukti palsu tes DNA disodorkan agar pria yang diincar mau menikahinya.
Selama lima tahun kemudian kabar menyakitkan kembali ia dengar saat wanita tersebut sengaja memisahkannya dengan seorang gadis cantik yang disinyalir sebagai putri kandungnya.
“Aku harap kau tak muncul lagi dihadapannya, Sam! Karena dia hanya boleh menganggap pria bodoh yang ku nikahi sebagai ayah kandungnya dibandingkan denganmu.”
Itu-lah kata-kata terakhir yang Samuel dengar dari penuturan wanita tersebut. Sampai-sampai kejadian hal lain pun tak terduga.
Yang membuatnya bertemu dengan sepasang suami istri telah melakukan sebuah drama kematian untuk menyembunyikan keberadaan mereka, dan keduanya pun telah mengetahui bahwa sejatinya ia adalah ayah kandung dari seorang gadis kecil bernama Sarah.
“Sebaiknya kau jangan melakukan tes DNA disini!” titah seorang pria paruh baya yang merupakan mertua dari Angelika. “Apa kau tahu mengapa aku sengaja membawamu kemari?”
“Maaf, Tuan Nathan untuk apa tes DNA dilakukan kembali?” Samuel enggan menjawab karena ia merasa sungkan dengan ayah kandung dari suami Angelika.
__ADS_1
“Kau tahu gara-gara j4l4n9 itu? Aku harus kehilangan menantu dengan cucu laki-laki kesayanganku tak jadi lahir ke dunia. Sengaja aku mengajakmu ke sini karena suatu saat aku membutuhkanmu. Dia benar-benar memalsukan bukti tes DNA yang disodorkan oleh putraku tapi aku sebagai seorang ibu tak sepenuhnya memercayai bualannya.” Kanaya istri dari Nathan berapi-api mengatakan kebencian yang terlihat dari sorot mata dingin tersebut.
“Baik, Nyonya akan saya lakukan titah Anda.”
Sampai akhirnya tiba saatnya Samuel menunjukkan diri di depan Sarah, dan membuat wanita tersebut membayar mahal atas perlakuannya yang telah menorehkan luka yang begitu dalam.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Mampir juga ya di karya temanku
__ADS_1