Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy

Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy
Part satu


__ADS_3

Di sebuah bangunan kantor yang megah nan indah terdapat seorang pria tampan dingin berusia tiga puluh tahun, dengan rahang kokoh serta otot lengan kekarnya, yang terbalut dalam kemeja yang di padukan sebuah jas melekat di tubuhnya itu pun.


Tengah duduk di kursi kebesaran yang berada dalam ruangan CEO sekaligus Presdir, sebuah tempat yang di pimpin langsung olehnya itu tengah memikirkan seorang gadis berambut panjang hitam sepunggung yang selalu merasuki hati dan pikirannya tersebut.


Mengingat ia tak akan pernah melupakan sebuah peristiwa, yang saat itu hampir membuatnya meregang nyawa jika tidak di tolong oleh gadis berambut hitam sepunggung itu.


Flashback on


Pada saat itu setelah ia gagal melamar sang kekasih. Karena pengkhianatan terhadap dilakukan oleh kekasihnya tersebut. Ia pun memutuskan pergi ke sebuah markas untuk menenangkan pikiran dan hatinya saat itu telah kacau.


Saat di tengah perjalanan menuju sebuah markas, ia pun di hadang oleh sebuah musuh yang membuatnya terkena sebuah tembakkan yang mendarat di lengan kirinya.

__ADS_1


Tanpa sadar ia kehilangan kendali setir yang di kemudikan oleh dirinya sehingga, membuat sebuah mobil dikendarainya itu pun menabrak batas pembatas jalan, serta membuat kedua kakinya pun langsung terjepit dan sulit di lepaskan.


Tak lama kemudian percikan bensin yang bocor tercium olehnya, ia berusaha untuk melepaskan diri dari jepit mobilnya.


Namun, ia tidak bisa melepaskan sabuk pengaman yang melekat di tubuhnya, dikarenakan kedua kakinya yang terjepit sulit untuk di gerakkan.


Teriakkan dari luar kerumunan orang-orang membuatnya semakin panik, dan saat itu pula ia pasrah dengan keadaan yang menimpanya.


Gadis tersebut menerobos dan menghajar beberapa orang yang menghalanginya. Ia seakan menulikan sebuah teriakkan yang di tujukkan langsung oleh gadis itu.


Namun, ternyata gadis tersebut bukan seorang pengecut ataupun penakut. Ia pun maju melawan rasa takut yang melingkupi hati, dan pikirannya yang saat itu sedang kacau, akibat pengkhianatan yang di lakukan oleh kekasih terhadap dirinya.

__ADS_1


Tanpa sadar ia pun melampiaskan kekesalan, dan kemarahannya pada orang-orang yang sedang menghalau nya, untuk menolong seorang pria terjebak di antara bahaya maut yang sedang mengintai pria di dalam mobil tersebut.


Setelah berhasil menumbangkan beberapa orang dengan keahlian beladirinya. Dengan secepat kilat, ia pun berlari mendekati sebuah mobil yang siap akan meledak dalam hitung satu menit.


Kemudian, ia pun mendobrak kaca belakang mobil, dan mengeluarkan seorang pria yang masih samar-samar sadar meski dalam keadaan lemah. Akibat luka tembak yang ia dapatkan saat berhadapan dengan mobil anak buah dari musuh bebuyutannya.


“Om, apa kau masih bisa dengar suaraku?” tanya seorang gadis berambut panjang hitam sepunggung.


Meskipun dalam keadaan lemah, pria tersebut hanya bisa menjawabnya dengan suara yang sangat lirih, yang masih bisa di dengar oleh gadis tersebut. “Tolong, aku!”


“Oke tenang ya, Om, aku akan menekan luka tembak ini. Agar darah sementara berhenti mengalir,” kata gadis berambut panjang hitam sepunggung itu, seraya merobek sebuah jas yang sengaja ia gunakan untuk menekan luka tembak dari pria tersebut.

__ADS_1


Sebisa mungkin, Gadis berambut panjang hitam sepunggung itu pun, harus segera mengeluarkannya dari sebuah mobil yang telah memercik sedikit asap tebal, bahkan mobil tersebut bersiap meledak dalam hitungan menit.


__ADS_2