
Salah seorang suster itu pun maju, dan menjelaskan dengan detail perihal yang tengah di alami oleh si pasien, yang di tolong oleh gadis tersebut.
Di rasa cukup mendengar penjelasan langsung dari suster itu, tanpa banyak kata, Dokter tampan itu pun memerintahkan beberapa suster untuk menangani seorang pasien darurat. “Siapkan saja operasinya!”
Beberapa petugas itu pun terkejut bukan main, saat mereka mendapat titah dari Dokter tampan, yang bekerja di rumah sakit tersebut.
“Lakukan saja apa yang menjadi perintahku! Sebab, pemilik asli rumah sakit ini akan murka. Jika mendapati dari kalian semua, yang hanya memikirkan sebuah uang ketimbang nyawa.” Dokter tampan tersebut meninggalkan beberapa petugas, untuk masuk ke dalam ruangan tempat di mana seorang pria yang tengah berjuang melawan maut.
Begitu tiba di dalam ruangan UGD, Dokter tampan tersebut mendadak lemas, setelah melihat seorang pasien yang terbaring lemah, dengan beberapa luka di sekujur tubuhnya.
Apa yang telah terjadi padamu, Yon? Bukankah kau hari ini, tengah melamar kekasihmu itu? Apa aku telah melewatkan sesuatu yang tak begitu kutahu?
__ADS_1
Dokter tampan yang merupakan sahabat baik dari pria terbaring lemah itu pun, dengan tanggap langsung melakukan perawatan dan pertolongan pertama pada si pasien itu sendiri sehingga, hanya membutuhkan waktu beberapa jam operasi tersebut berhasil dilakukan oleh dirinya.
Bahkan ia merasa frustrasi tak mendapat sebuah darah yang sama dengan sahabatnya itu, kemudian ia pun merasa lega karena gadis berambut panjang hitam tersebut pun benar-benar menyelamatkan nyawa dari sahabatnya itu sendiri.
Tak lupa juga Dokter tampan yang bernama David itu pun, menghubungi kedua orang tua sahabatnya, dan memberitahukan kabar menyakitkan dari putranya sendiri.
Kedua orang tua dari sahabatnya itu pun terkejut, saat mereka mendapat kabar buruk dari putranya, dan untuk memastikan keduanya langsung bergegas ke rumah sakit milik mereka sendiri.
Beberapa menit kemudian setelah mereka tiba di rumah sakit tempat putranya di rawat, tanpa menjawab sapaan dari orang-orang berlalu kedua orang itu pun bergegas mengarah ke dalam ruangan UGD, tempat sang putra mendapatkan pertolongan.
“Apa yang telah terjadi dengannya, David?” tanya seorang wanita paruh baya.
__ADS_1
“Aku minta maaf padamu, Tante! Kondisi, Arion saat ini benar-benar kritis. Lalu, aku sendiri baru mengetahui, kalau Arion yang mengalami kecelakaan.”
“Apa!” pekiknya dengan mata membelalak lebar. “Arion, kondisinya kritis begitu maksudmu, Vid?”
“Benar, Tante, kondisi Arion saat ini sangat kritis. Akibat luka tembak itu membuatnya hampir meregang nyawa, jika saja ia tak segera mendapat transfusi darah.” David pun mengulang kembali perkataan yang barusan dilontarkan oleh dirinya.
“Apa kau tahu siapa yang membawanya ke rumah sakit ini, Vid?” tanya seorang pria paruh baya dengan nada yang begitu dingin.
Mengangguk kepala, David pun menjelaskan secara detail tentang seseorang yang membawa putranya tercinta, ke rumah sakit tempat milik mereka sendiri.
“Di mana gadis berambut panjang hitam sepunggung yang menolong, Arion itu, Vid?”
__ADS_1
“Maaf, Tante, aku sungguh tak mengetahui keberadaan gadis tersebut! Hanya saja sebelum ia meninggalkan rumah sakit, setelah mendonorkan darah untuk, Arion. Gadis itu langsung berpamitan pada, Arion.”
Menghela napas panjang, wanita paruh baya tersebut pun tak bisa berbuat banyak, saat ia tak menemukan keberadaan dari seseorang yang telah menyelamatkan putranya tercinta.