Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy

Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy
Part enam puluh tujuh


__ADS_3

Menunggu beberapa menit kemudian dia pun akhirnya menemukan sebuah strategi untuk mengarah ke tempat tersebut dengan sebuah cara yang tak terduga. Seketika Alana memanggil ketiga abangnya dan meminta mempersiapkan penyelamatan yang akan dilakukan oleh mereka.


“Apa sudah siap mobil yang aku inginkan?” tanya Alana dingin.


Ketiga abangnya pun mengangguk kepala. Tanpa membantah mereka semua yang ada di dalam markas bersiap menghadapi sebuah misi yang sedikit menegangkan.


Ketika mobil tersebut membelah jalanan yang ramai Alana menatap ke arah sebuah bangunan yang menyejukkan di pandang mata. Sampai membutuh waktu setengah jam tiba di tempat yang telah ditentukan.


“Berhenti dulu, Bang! Takutnya ada jebakan yang telah dipersiapkan matang oleh musuh kita.” Alana meminta mobil yang di kendarai oleh Whepi menepi dengan dia sendiri melihat keadaan di sekitarnya.


“Bagaimana apa aman semua?”


“Sebentar, Bang!”

__ADS_1


Whepi mengangguk lalu beberapa menit kemudian Alana berhasil menemukan titik lemah yang mengarah pada seseorang dan dia menduga orang tersebut sedang berusaha melarikan diri.


“Arahkan mobil ke titik ini apa bisa, Bang?” Alana meminta Whepi mengarahkan mobilnya ke titik di mana ada seseorang yang berusaha kabur.


Tanpa membantah Whepi melaju dengan melambatkan mobil yang di kendarai oleh dirinya. Sampai sang adik memerintahkannya menabrakkan mobil tersebut ke tembok sebuah tempat persembunyian Gordon Cullen.


Begitu mobil menabrak tembok yang menimbulkan suara sangat keras. Di dalam markas dengan seorang pria yang berusaha kabur terkejut mendapati sebuah mobil menabrak tembok tersebut.


“Bang'sat, si'alan, siapa yang berani menabrakkan mobil ke tembok!” Salah satu dari anak buah Gordon mengamuk karena dia melihat dengan mata kepala sendiri mobil yang di tumpangi oleh organisasi Dark Angel menabrak sebuah tembok.


Mobil tersebut berhenti tepat di depan Andi yang sedang tercengang karena kedatangannya yang tiba-tiba. Lalu kemudian dia terkejut saat mendengar suara bas nan serak itu memanggil dan menyuruhnya masuk ke dalam mobil yang datang dengan tepat untuk menolongnya.


Begitu Andi masuk ke dalamnya. Whepi memberi perintah pada anggota untuk menangkap anak buah Gordon. “Lakukan tugas kalian dengan rapi. Tangkap beberapa di antaranya untuk kalian bawa ke markas. Jangan sisakan satu orang pun untuk lari dari ketua Dark Angel!”

__ADS_1


“Baik, Bos.”


Lalu mobil yang menabrak tembok itu pun meninggalkan tempat Andi ditahan. Yang kini sedang berhadapan langsung dengan organisasi rahasia Dark Angel.


“Siapa namamu?” Whepi membuka suara yang mana dia sengaja melakukan itu untuk mewakili sang adik bertanya dengan pria di dalam mobil tersebut.


“Andi itu namaku dan juga terima kasih karena telah menyelamatkanku.” Andi menjawab seraya berucap terima kasih pada organisasi yang telah menolongnya.


Tanpa membalasnya Whepi mengangguk dengan kedua tangannya memutar setir kemudi.


“Tunggu! Kau yakin tak masalah meninggalkan anak buahmu?” tanya Andi heran dengan organisasi Dark Angel yang sengaja mengecoh Gordon Cullen karena di tempat ia menjadi sanderaan mereka ada beberapa bom terpasang dibeberapa tempat yang tak bisa di jangkau.


“Maksudmu di tempat kau disandera ada sebuah bom yang terpasang begitu, hm!” Whepi tergelak lucu dengan pria yang ditolong oleh adiknya ini.

__ADS_1


__ADS_2