Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy

Mr Mafia Terjerat Cinta Gadis Tomboy
Part dua


__ADS_3

Lalu tak lama kemudian pria yang telah ia tolong pun berhasil keluar dari mobil, dan menyeret tubuhnya beberapa kilometer sehingga beberapa detik mobil itu pun meledak.


Duuaarrr......


Kobaran api membesar dari mobil, yang membuat kerumunan beberapa orang terkejut.


Saat pandangan mata mereka tertuju, pada seorang gadis berambut hitam sepunggung memapah korban, yang di tolong olehnya.


Kemudian beberapa orang mendekati gadis tersebut, yang tengah memeluk seorang pria dengan kondisi wajah yang sangat pucat, akibat luka tembak itu. Membuat darah dari tubuh pria itu kembali mengalir dengan deras.


“Apakah kau tidak apa-apa, Nak?” tanya seorang petugas polisi yang tengah melintas.


Ia pun menggelengkan kepala, pertanda bahwa dirinya baik-baik saja, lagipula pria yang tolong pun harus segera di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. “Bisakah, Bapak memanggil ambulans. Agar om itu segera mendapat perawatan dan pertolongan. Karena darah di tubuhnya mengalir terus tanpa henti.”

__ADS_1


Tanpa menunggu, salah seorang pria paruh baya pun mengatakan kepada dirinya. “Kau, tenang saja ya, Nak. Ambulans yang kau minta akan tiba lima menit dari sekarang!”


Gadis berambut panjang hitam sepunggung itu pun, mengucapkan terima kasih pada kerumunan beberapa orang yang menolongnya.


“Seharusnya saya yang berterima kasih padamu, Nak. Karena tanpa bantuan yang kau lakukan itu, tak akan pernah bisa menyelamatkan pria yang berada dalam mobil itu.” salah satu petugas kepolisian itu pun, mengucapkan terima kasih pada gadis tersebut.


Selang lima menit kemudian, ambulans tersebut datang. Tanpa melepaskan pelukan dari pria yang ia tolong, dengan sekuat tenaga ia berusaha berdiri, sembari di bantu beberapa petugas ambulans yang datang membawa sebuah brankar. Agar pria tersebut, segera mendapat perawatan dan pertolongan pertama.


Setelah ia berhasil memindahkan pria tersebut, tanpa di minta gadis berambut hitam sepunggung itu pun, memaksa untuk masuk ke dalam mobil ambulans yang akan membawa pria yang ia tolong ke rumah sakit berada.


Tak butuh waktu yang lama, tibalah ambulans tersebut sampai di rumah sakit, dengan gerakan cepat gadis itu pun keluar dari mobil yang ia tumpangi, membantu petugas ambulans untuk memindahkan pria yang berstatus sebagai pasien. Agar pria tersebut segera mendapatkan perawatan dan pertolongan.


Namun saat tiba di ruangan UGD, seorang petugas staff pun menegurnya, kemudian tanpa mempunyai hati yang nurani, justru ia mendapatkan ketidakadilan dari petugas tersebut. Sampai harus membuatnya berdebat hebat, dengan beberapa petugas staff di rumah tersebut.

__ADS_1


“Apa-apaan ini! Kalian pikir, aku tak sanggup membayar rumah sakit ini begitu?” umpatnya dengan geram.


Sebab, beberapa petugas dan staff rumah sakit itu pun, berpikir tentang seorang gadis yang tengah berbuat gaduh, agar ia bisa mendapat keadilan dari rumah sakit tersebut.


“Ini, sudah menjadi kebijakan dari pemilik rumah sakit, Nona.” dengan remeh, petugas tersebut tanpa merasa takut pada pemilik asli dari tempatnya bekerja.


Bahkan beberapa petugas lain pun, tak begitu mengetahui pemilik rumah sakit di tempat mereka mencari nafkah.


“Kalian pikir ini rumah sakit milik nenek moyangmu! Tak bisakah tanpa memandang pakaian yang datang ke rumah sakit ini, hah!” gadis berambut hitam sepunggung itu pun, merasa tersinggung dengan pakaian yang ia gunakan.


Tak sedikit dari mereka, tanpa memandangnya dari pakaian yang ia gunakan. Untuk itulah ia tak akan pernah mau, mempunyai seorang teman atau kerabat yang selalu memandangnya dari cara penggunaan pakaian tersebut.


Saat salah satu seorang suster akan menjawab perkataan gadis tersebut. Datanglah seorang Dokter tampan yang tengah menghampiri perdebatan, antara gadis berambut panjang hitam sepunggung itu, dengan beberapa staf di rumah sakit.

__ADS_1


“Ada apa ini?” tanya seorang Dokter tampan, yang tengah kebetulan melintasi lorong koridor UGD. Seraya menyerngit bingung, saat ia melihat seorang gadis berambut hitam sepunggung itu yang tengah menahan kesal.


__ADS_2