My Husband Is An Adult Male

My Husband Is An Adult Male
15. Beradu Mulut


__ADS_3

POV Aldric.


Ketika aku dan Alana tiba di Bandara. Tiba-tiba ponselku berdering. Ternyata Natalie yang menghubungi-ku. Aku pun izin mengangkat telpon, dan menyuruh Alana untuk menungguku di kursi yang ada di Bandara tepat disamping kami. ketika aku sedang menelpon, mata-ku tak sengaja melihat Alana yang tiba-tiba didatangi seorang Pria. Awalnya Alana diam seperti sedang berfikir dan ia pun berteriak memanggil nama tersebut seketika pria itu mendekap mulut Alana. Mereka pun seperti sudah saling kenal. Entah mengapa tiba-tiba ada perasaan aneh yang hinggap di dadaku. Aku pun segera mematikan sambungan telponku dan menghampiri mereka berdua.


***


Dan disinilah mereka. Di sebuah Restoran siap saji.


Alana duduk berhadapan dengan Kevin, awalnya Alana berada di samping tempat duduk Kevin. Namun karena Aldric yang menyuruhnya untuk duduk disamping dirinya jadilah ia berhadapan dengan Kevin.


Kevin sudah tidak sabar untuk meminta penjelasan Alana. Bahkan ia telah menghabiskan dua gelas minuman. Namun kata Alana mereka akan makan dulu karena perutnya pun sudah keroncongan karena saat di pesawat tadi ia hanya memakan beberapa suap saja.


Sedangkan Aldric menatap Kevin dengan tatapan tajam sedari tadi. Kevin yang sedari tadi ditatap menjadi risih dan kesal.


"Kau kenapa sedari tadi menatapku? Apa ada yang salah denganku?."


"Apa masalahmu? ini mataku terserah diriku mau melihat apapun" Jawab Aldric dengan nada menyebalkan


Alana yang melihat hanya menggelengkan kepalanya. Sejak awal bertemu mereka selalu beradu mulut.

__ADS_1


"Hei kalian!! Jika kalian tidak mau makan, maka aku yang akan menghabiskan makanannya" seru Alana


"makanlah, hanya melihat kau makan aku sudah kenyang" ujar Aldric sambil memberikan makanannya pada Alana


sedangkan Kevin melanjutkan makannya lagi. Karena jujur ia pun juga sangatlah lapar karena semenjak tadi mulutnya tidak berhenti mengoceh dengan Aldric sehingga ia pun membutuhkan energi lagi untuk beradu mulut dengan Aldric jika diperlukan.


"Ah. Kenyang nya" ucap Alana ketika selesai makan sambil memegang perutnya


"bagaimana tidak kenyang kau menghabiskan dua piring nasi milikmu dan miliku" ujar Aldric sambil mengelap sisa makanan di bibir Alana dengan tisu


Kevin pun sudah menghabiskan makanannya.


Sedangkan Aldric melototkan matanya saat mendengar penjelasan Kevin tentang Alana yang menyukai dirinya. "percaya diri sekali dia wajahnya saja lebih tampan dariku dan tidak ada bandingannya denganku" batin Aldric sombong.


Ia pun akan melontarkan kalimat. Namun Alana mencegahnya untuk tetap diam.


"baiklah Kevin!! Aku akan menjawab pertanyaan dan rasa penasaran mu" Alana pun menarik nafas dan menghembuskan nya perlahan


"Soal ucapan Aldric yang mengatakan aku istrinya memang benar. Aku menikah dengan Aldric karena kami di jodohkan oleh kakek Aldric dan kakek-ku" Alana pun terdiam dan menatap Kevin yang terlihat lesu. Kemudian ia pun melanjutkan lagi ucapannya. "Dan tentang aku menyukai mu pun juga benar." Jelas Alana, perkataan Alana pun sontak mendapat dua respon yang berbeda. Kevin yang terlihat senang dan Aldric yang kesal sambil menatap Alana

__ADS_1


"namun itu dulu, sekarang aku akan belajar mencintai suamiku. namun begitu kau akan tetap jadi temanku" lanjut Alana


Aldric yang mendengar nya pun sontak tertawa.


Ia merasa memenangkan sebuar permainan.


"nah kau dengarkan!! Istriku sudah tidak menyukai mu. Jadi jangan pernah kau berharap pada istri orang" ujar Aldric dengan nada mengejek


"heh. Jangan terlalu percaya diri Om. Kau dengar kan? Alana bilang ia akan belajar mencintaimu berarti ia belum mencintaimu" kini giliran Kevin yang tertawa


Aldric pun menjadi kesal dan membalas ejekan Kevin, mereka pun saling membalas ucapan masing-masing. Sedangkan Alana dibuat pusing dengan kelakuan mereka berdua yang kembali berulah mulutnya.


"Astaga bisa-bisa aku masuk rumah sakit jika terus-terusan berada diantara kalian" teriak Alana membuat mereka seketika diam


🌷🌷🌷.


Hallo riders šŸ™Œ .


Author mengucapkan selamat melaksanakan puasa Ramadhan bagi yang melaksanakannya.

__ADS_1


Dan jangan lupa like, komen dan vote biar author tambah semangat up-nya.


__ADS_2