
Hari berlalu, bulan berlalu.
Tak terasa kini sudah tujuh bulan kepergian kedua orangtua Alana. Begitupun dengan keadaan Ema yang masih koma. Di usia kandungannya menginjak delapan bulan, Alana harus bulak-balik rumah sakit. Meski begitu Aldric mengizinkannya dengan syarat dialah yang mengantarkan dan menjemput Alana, Alana pun menyetujuinya.
Seperti sekarang ini Alana sedang berada di rumah sakit tepatnya di ruangan sang adik. Dokter menyarankan agar Ema harus sering diajak bicara. Karena meskipun ia koma, namun di alam bawah sadarnya dirinya dapat mendengar suara orang di sekitarnya. Teman-teman Ema serta guru pun sudah tahu keadaan Ema. Mereka pun mengucapkan belasungkawa atas kematian Ayah dan Bunda Ema.
Aldo dan Rania yang merupakan teman dekat Ema pun selalu datang berkunjung. dapat dihitung sudah delapan kali mereka mengunjungi Ema dalam dua bulan ini.
Hari ini mereka absen, hanya ada Alana diruangan tersebut.
"Ema, apakah kau tahu. Harapan mu sebentar lagi akan terwujud. Aku sedang mengandung keponakanmu. Maka dari itu, kau harus segera sadar. Untuk bermain bersama dengan dirinya" ucap Alana meskipun ucapannya tak akan dijawab oleh Ema.
Alana tak pernah bosan entah itu berbicara tentang dirinya atau menceritakan kehidupan mereka sebelum Alana menikah. Ia yakin Ema pasti mendengarnya.
Di Kantor.
Aldric tengah di sibukan dengan berkas-berkas di mejanya. Pekerjaan begitu menumpuk setelah ia mengambil cuti sebelumnya karena ia tidak tega untuk meninggalkan Alana sendiri meskipun Ada banyak orang dirumahnya. Yah, sebelumnya kedua orangtua Aldric meminta mereka untuk tinggal dikediaman Mension Hugo, agar Alana tidak berlalut dengan kepergian orangtuanya. Mereka pun menyetujuinya. Dan Aldric memutuskan untuk cuti kurang lebih dua minggu dan memantau perusahaan dari rumah. Tapi sekarang, mereka sudah kembali ke kediaman mereka sendiri dan Alana sudah ikhlas dan perlahan menerima kenyataan dan ia sudah jarang menangis.
Ceklek.
__ADS_1
Pintu terbuka, menampilkan sosok wanita yang masuk ke ruangan Aldric.
Aldric mendongakkan wajahnya, ia terkejut melihat siapa yang datang.
"Selamat siang baby" ucap wanita tersebut
"Mau apa kau!!" seru Aldric di tengah keterkejutan dirinya
"Ck, setelah lama tak bertemu kau semakin kasar" jawabnya dan hendak meraba bahu Aldric
"Tasya" seru Aldric dan menepis lengan wanita tersebut
Dan setelah bertahun-tahun kini Tasya muncul kembali, entah apa yang membuat dirinya muncul dihadapan Aldric dengan tiba-tiba.
Tasya sedikit meringis sambil memegang lengannya yang terasa sakit karena tepisan dari Aldric.
"Ck, kau sungguh berubah. Apa karena wanita murahan itu" dengan amarah ia berucap
"Jangan pernah mengatakan Natalie murahan, disini yang murahan adalah dirimu. Katakan padaku siapa yang berselingkuh saat prianya berada jauh dari dirinya" jawab Aldric dengan menyanggah ucapan Tasya
__ADS_1
Tasya yang melihat amarah pada diri Aldric, seketika mencoba menahan emosinya. Ia harus ingat tujuannya ke kantor Aldric. Pokoknya ia harus berhasil merebut kembali Aldric dari Natalie apapun caranya. Ia tidak tahu bahwa Aldric telah menikah. Selingkuhannya Aiden pria yang membuat dirinya putus dengan Aldric juga ternyata berselingkuh darinya. Ia pun memutuskan untuk pergi dari tempat tinggalnya saat ini dan memilih menyusul Aldric, karena Ia tak mau jika harus jatuh miskin sebab karirnya kini tengah merosot.
Flesbek On.
"Dasar kurang ajar, jadi ini balasan mu, aku rela meninggalkan Aldric hanya demi dirimu. Ternyata kau pria brengsek" Kata Tasya dengan amarah di wajahnya, setelah memergoki Aiden bersama dengan seorang wanita yang ia ketahui sesama rekan kerjanya
"Hei, sepertinya kau butuh kaca. Apa aku perlu memberikan dirimu kaca. Sebelum kau mengatakan diriku. Lihat dulu siapa dirimu? apa kau lupa, kau juga melakukan hal yang sama pada Aldric. Anggap saja aku membalas perlakuanmu" Seru Aiden sambil menarik lengan Tasya dari kamar Apertemennya
sedangkan sang wanita hanya tersenyum penuh kemenangan.
"Dasar Aiden brengsek" teriak Tasya sambil memukul-mukul pintu Apartemen Aiden dengan tas-nya setelah Aiden menutup pintu Apartemennya.
Flesbek Of.
š·š·š·š·š·š·.
Hai riders š.
Jangan lupa like, vote dan coment biar author semangat untuk up.
__ADS_1
Hayo masih ada yang baca gak nih jam segini š„±š„±š„±. Salam dari author š·š·š·