My Husband Is An Adult Male

My Husband Is An Adult Male
46. Nasib Seorang Jomblo


__ADS_3

Di Kantor. Rapat yang di pimpin oleh Aldric berjalan dengan lancar. Usaha Aldric kini makin melejit di dunia bisnis dari Resort dan Fashion kini merambah ke perhotelan. Perusahaan Aldric bekerja sama dengan empat perusahaan sekaligus. Di antaranya adalah teman Aldric semasa SMA bernama Radit. Aldric berencana membangun sebuah Hotel bintang lima di tengah kota metropolitan. Dimana letak yang strategis bagi para pengusaha membangun usaha mereka.


Setelah rapat selesai para Investor pergi kecuali, Radit. Ia akan mengobrol dulu bersama seperti saat masih sekolah.


"Memang ya, sedari dulu tak ada yang bisa mengalahkan seorang Aldric Hugo, mulai dari kepintaran dan juga kecerdasannya" ujar Radit memulai pembicaraan


Aldric terkekeh mendengarnya.


"Elu aja yang berlebihan, buktinya Jeslin lebih memilih elu dibandingkan dengan gw yang sempurna ini" jawab Aldric narsis


Kini giliran Radit yang tertawa akan hal itu.


"Definisi jodoh gak akan nyasar" bukan Radit melainkan Davin yang tahu dengan kisah mereka berdua

__ADS_1


Bahkan saat SMA pun Aldric selalu mengalahkan Radit bukan hanya dalam pembelajaran dan pertandingan tapi juga wanita. Sempat Radit dan Aldric bertengkar dan tidak bicara selama satu bulan. Di sebabkan dulu Radit pernah menyukai seorang wanita pindahan dari sekolah lain dan berada di kelas mereka, Radit yang jatuh cinta karena kecantikan wanita tersebut kemudian menembaknya untuk dijadikan kekasih.


Namun sayang, wanita tersebut jatuh cinta pada pesona Aldric. Aldric meminta maaf soal itu sampai hari kelulusan, mereka bertiga pun berpisah. Wanita itu tidak terdengar lagi kabarnya. Singkat cerita Radit dan Aldric masuk ke Fakultas yang sama, Radit menyadari kemarahan nya tak memberikan keuntungan apapun, hanya karena seorang wanita mereka menjadi berjarak dan seperti orang asing. Radit pun memaafkan Aldric, mereka pun kembali bersama. Namun saat Aldric menyukai seorang gadis blasteran saat kuliah bernama Jeslin, ternyata Jeslin menyukai Radit. Seperti sebuah Dejavu bagi mereka, kini Radit yang merasa bersalah. Namun Aldric tak mempermasalahkannya dan mengikhlaskan Jeslin untuk Radit. Hingga Radit dan Jeslin sudah menikah sekarang, bahkan mereka sudah di karuniai dua orang anak. Laki-laki dan perempuan.


"Diam kau!! meski begitu kami berdua sudah menikah, kau kapan? jangan menjadi bujang lapuk dan hanya terfokus dengan pekerjaan" Aldric meledek Davin yang masih melajang


"kau tau Dav? menikah itu sungguh enak. Saat terbangun kau akan mendapatkan ucapan selamat pagi berupa kecupan, saat akan mandi air hangat sudah tersedia, saat akan makan ada yang memasak bahkan saat tidur pun tak melulu memeluk guling tapi ada selimut bernyawa sehingga kau tak kedinginan" kini giliran Radit yang berucap


mereka tertawa terbahak-bahak melihat nasib Davin yang masih jomblo. Sedangkan Davin menampilkan muka kesalnya


"Sudahlah, kalian hanya bisa meledek saja. Aku sungguh menikmati kesendirian.Tak seperti kalian yang sudah terikat dengan wanita dan tidak bebas sepertiku. Bagai kerbau di cucuk hidungnya dasar pria-pria bucin" seru Davin mencibir mereka


Radit dan Aldric mendengus mendengar cibiran Davin.

__ADS_1


Mereka berdua pun beranjak dari duduk dan mendekati Davin, entah apa yang dilakukan mereka berdua sehingga Davin berteriak minta tolong.


"Hei.... hei....., apa yang kalian lakukan... aaa hahaha... mamah tolong aku" teriak Davin dengan perasaan tak menentu tertawa dan meminta tolong secara bersamaan


sedangkan mereka tertawa dengan senang melihat penderitaan Davin.


"Haha.. rasakan"


Untung saja ruangan tersebut kedap suara, jika tidak orang luar akan salah paham dan menertawakan kelakuan atasan mereka.


Bagitulah mereka terlihat dingin dan datar di luar namun jika sudah bertemu dan berkumpul sisi anak-anak muncul seketika.


🌷🌷🌷🌷.

__ADS_1


Sudahlah dulu ya Insya Allah besok author up lagi. Hayo dong, jangan lupa like vote dan coment nya biar author tambah semangat.


__ADS_2