My Husband Is An Adult Male

My Husband Is An Adult Male
55.


__ADS_3

Hari ini merupakan hari yang cerah bagi Natalie, dirinya kini sedang berada di Taman sekitar Apartemen. Dimana semua orang sedang berjoging, ada pula yang hanya berjalan santai menikmati suasana pagi.


Ia menarik nafas dan menghembuskannya secara perlahan.


"Semangat Natalie hari ini adalah hari yang cerah secerah hatimu dan jangan memikirkan apapun termasuk memikirkan laki-laki, kau ini cantik dan mandiri jadi meski tanpa laki-laki kau bisa membeli apa pun yang kau mau" ucapnya memberi semangat pada dirinya sendiri


Ia pun mulai berlari kecil mengitari taman. Satu jam sudah ia berlari, Natalie pun memutuskan untuk duduk di bangku taman di bawah pohon rindang. Seorang pria tiba tiba duduk disebelahnya.


"Ini untukmu" Natalie menoleh ke samping ketika pria itu menyodorkan air minum untuknya


"Kau..." terkejut Natalie melihat pria di sampingnya


"Apaa yang kau lakukan disini" tanyanya


pria itu hanya tersenyum kemudian memberikan air itu pada tangan Natalie.


"Lebih baik kau minum dulu, bukankah kau habis berlari? pastinya sangat haus bukan?.."


Natalie yang merasakan haus pun, meminum air itu hingga tandas. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih. Pria itu kembali tersenyum melihat tingkah Natalie.

__ADS_1


Setelah menghabiskan air itu Alana kembali bertanya pada pria tersebut.


"Apa yang kau lakukan disini? dan apa tujuanmu duduk di dekat ku, apa jangan-jangan kemarin kau membuntutiku ya?" tuduhnya sambil mengacungkan jari telunjuknya ke hadapan Mike


pria itu kembali terkekeh mendengar pertanyaan Natalie yang seakan menginterogasinya.


"Kau!! Jika bertanya satu satu aku bingung harus menjawab yang mana dulu"


"Baiklah, pertama aku bertanya padamu kenapa kau berada disini, bukankah kau pria yang memberiku tisu di pesta pertunangan Nicko? lalu kau bisa tau aku disini karena kemungkinan kau membuntutiku sampai aku pulang kan?"


Mike yang mendengar tuduhan Natalie padanya mengehela nafas.


"Ck, aku belum selesai bicara"


Natalie hanya menampilkan gigi putihnya yang bersih.


Mike pun melanjutkan ucapannya.


"Apartemen kita memang berada di satu lantai, namun harus melewati beberapa kamar antara kamar mu dan kamar ku. kau berada di kamar nomor 207 sedangkan aku berada di nomor 301 dan kenapa kau tak pernah melihatku karena aku baru saja pindah empat hari yang lalu sebelum pertunangan Nicko. Tapi aku pernah melihatmu dan ini yang ketiga kalinya aku bertemu denganmu di taman ini, karena aku melihatmu sendiri dan aku pun tidak ada teman untuk berjalan pagi lantas aku menghampirimu dan sudah dipastikan aku bukan membuntutimu nona" jawab Mike panjang lebar

__ADS_1


sedangkan Natalie merasa malu dengan tuduhannya pada Mike. "Astaga, apa yang kau lakukan Natalie, kau begitu percaya diri sekali" ucapnya sambil memukul kepalanya


"Apa yang kau lakukan" tanya Mike menaikan salah satu alisnya


"Mm... ti-tidak, tidak papa"


"Oh.. iya, perkenalkan namaku Natalie" ucap Natalie mengurulkan tangannya dan dibalas oleh Mike


"Baiklah Mike, ku harap kita bisa menjadi tetangga yang baik dan kapan kapan kita bisa bertemu lagi"


Mike pun mengangguk dan pergi dari hadapan Natalie melanjutkan lari paginya yang tertunda karena mengobrol dengan Natalie, Natalie yang baru teringat sesuatu pun segera berlari ke arah Mike.


"Mike tunggu, aku mau bertanya kau siapanya Nicko?" tanyanya dengan ngos-ngosan


sedangkan Mike hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan Natalie dan melanjutkan larinya.


"Hah... dasar aneh aku bertanya malah pergi begitu saja, tanpa menjawab pertanyaanku" Natalie mendengus melihat reaksi Mike


karena hari hampir siang, Natalie pun kembali ke Apartemen.

__ADS_1


🌷🌷🌷🌷.


__ADS_2