My Husband Is An Adult Male

My Husband Is An Adult Male
53.


__ADS_3

"Baik mah, Aldric akan segera pulang" Aldric mematikan sambungan telponnya, ia bernafas lega ketika Melina menelpon bahwa mereka berdua telah menemukan Alana dan Edbert


Ia segera melajukan mobilnya menuju Mension.


Sementara Di Mension. Alana tengah berlutut di depan kakek yang sedang duduk di sofa dan memegang tangannya.


"Kakek maafkan aku, bukan maksudku membawa cicit mu pergi. Aku hanya ingin Edbert selalu bersamaku" ucap Alana dengan isak tangis dan perasaan bersalah


Kakek menarik lengan Alana untuk duduk di sampingnya dan memegang bahu Alana, Alana pun menatap wajah kakek.


"Hei Alana untuk apa kau meminta maaf, kau tidak bersalah justru cucu tengik itu lah yang menjadi penyebabnya. Sudah kau jangan menangis lagi" ucap kakek kemudian memeluk Alana


"terima kasih kek" Alana pun membalas pelukan sang Kakek


"Aku senang Melina dan Devan telah menemukan mu sayang, melihatmu baik baik saja pun sudah membuatku bersyukur " ucap setelah melepaskan pelukannya


Sedangkan Edbert dalam pelukan mamah Melina dan papah berada disampingnya.


"Kau benar yah, aku juga tidak tau bagaimana jadinya jika Alana dan Edbert sudah pergi jauh" ujar mamah menatap Edbert yang berada di gendongannya


sementara papah Devan yang duduk di samping mamah Melina sudah tidak sabar ingin segera menghajar putra semata wayangnya.


Di samping rasa bahagia telah menemukan Alana, tersimpan kemarahan di wajah mereka.


Flesbek On.

__ADS_1


"ma-mamah.." Alana reflek berdiri ketika melihat ibu mertuanya berdiri di depannya


Mamah langsung memeluk Alana meski agak susah Karena Edbert berada di dalam gendongan Alana.


"Mamah, apa yang mamah lakukan disini" tanya Alana ketika mamah melepaskan pelukannya


"seharusnya mamah yang bertanya kenapa kau berada disini" mamah bertanya kembali dengan air mata di sudut kelopak matanya


Alana terdiam mendengar pertanyaan sang ibu mertua ia pun ikut meneteskan air matanya.


"Maafkan aku" ucap Alana menundukkan kepalanya


mendengar tangisan ibunya, Edbert ikut menangis jadilah mereka menjadi pusat perhatian pengunjung disitu.


"Alana"


"papah" beo Alana


papah pun segera membawa Alana untuk masuk ke dalam mobil.


"Alana sebaiknya kita bicarakan ini di dalam mobil, mamah bawa Edbert bersamamu" ujar papah sambil membawa barang bawaan Alana


Mamah pun segera mengambil Edbert dalam gendongan Alana, Alana pun memberikan Edbert pada Melina yang baru selesai menangis.


Alana pun mengikuti langkah kedua mertuanya.

__ADS_1


Sesampainya di dalam mobil Alana menceritakan alasannya pergi dari Mension sebab Aldric akan mengambil alih hak asuh Edbert dari dirinya dan akan menceraikan Alana setelah itu ia akan menikah dengan Natalie. Awalnya ia tak percaya dengan omongan Tasya tapi ia melihat sendiri bukti yang diberikan Tasya padanya berupa vidio Aldric dan Natalie. Ia juga bercerita bahwa tadinya mereka akan naik kereta yang tadi berangkat waktu mamah Melina menanyakan, namun Edbert yang terlelap tidur tiba tiba menangis kencang sehingga membuat Alana menunda keberangkatan dan akan berangkat dengan kereta jurusan kota B pukul enam sore. Dan hal itu membuat Mamah dan papah bersyukur dengan begitu Alana tak jadi pergi. Memang betul ikatan batin antar Aldric Edbert sangat kuat.


"Alana, kau tidak usah khawatir Edbert akan menjadi milikmu selamanya dan menantu yang kami punya hanya dirimu bukan Natalie ataupun orang lain. Jika Aldric benar benar melakukan hal itu bersiaplah dirinya menjadi gembel kami akan mencoret namanya dari ahli waris keluarga Hugo" geram mamah


"benar yang dikatakan mamah mu Alana, kau tidak usah khawatir dan takut akan hal itu" Papah membenarkan ucapan mamah Melina


"terima kasih, aku bersyukur memiliki mertua seperti kalian" Alana merasa terharu dengan ucapan mertuanya


Mamah dan papah Devan mengangguk sambil tersenyum.


pasalnya di dalam keluarga Hugo tidak ada namanya perselingkuhan atau penghianatan, sebab keluarga mereka sangat menjunjung tinggi kesetiaan. Terlepas dari siapa yang menjadi menantu keluarga mereka meski wanita biasa dan sederhana tidak papa yang penting baik akhlak dan budi pekerti itu sudah cukup bagi mereka, toh soal harta mereka sudah punya. keluarga Hugo meski tujuh turunan, tujuh tanjakan, dan tujuh putaran tidak akan habis hartanya. Buktinya kakek Kendrick meski sudah puluhan tahun lamanya ditinggal belahan jiwanya yaitu nenek Erin ( Istri/ ibu Devan ) ia tetap setia dan tidak menikah lagi padahal dulu kakek Kendrick masih terbilang pantas untuk menikah lagi Karena usianya baru lima puluh tahun. Namun ia tetap memilih sendiri dan ia selalu berdoa agar kembali di pertemukan dengan istrinya di kehidupan yang akan datang.


Oekk, oekk, oekk....


tiba tiba Edbert menangis.


"mah, sepertinya Edbert haus"


mamah pun memberikan Edbert ke dalam gendongan Alana. Alana segera membuka kancing bagian atasnya dan mengeluarkan sumber nutrisi untuk Edbert. Mamah dan Alana tersenyum melihat Edbert yang terlihat rakus.


"hati hati sayang..." ucap Alana yang merasakan Edbert yang sangat kencang menyedotnya


"Baiklah kalau begitu, mamah akan menelpon Aldric dulu. Pasti anak itu tengah kelimpungan mencarimu" ujar mamah dan segera menekan tombol hijau di ponselnya


sementara papah fokus terhadap setirnya.

__ADS_1


__ADS_2