My Step Brother

My Step Brother
terjebak


__ADS_3

Ergi pun mulai membuka matanya dan melihat luna yang bersandar di ranjang dengan berbalut selimut yang masih terus menangis ..


" kau masih menangis ?  " ucap ergi sambil mencoba duduk di samping luna.


" PLAAKK " luna pun menampar keras wajah ergi


" PUAS kamu ? ?  puas kamu sudah melakukan semua ini ke aku ? ? kamu benar benar cowok BRENGSEK  gie ! !  apa kamu sudah biasa melakukan hal ini sama wanita lain sehingga kamu dengan mudah nya menodai wanita ? ? " ucap luna sambil terus meneteska air mata .


" iya aku memang cowok brengsek , tapi aku tidak pernah melakukan ini terlebih dengan wanita yang tidak aku cintai "


" cinta ? ?  cinta seperti apa yang kamu maksud ? ?  kamu itu hanya melampiaskan nafsu mu kepada ku gie ! !  aku tidak ingin di cintai dengan cara seperti ini ! ! ! ! "


" Berhenti bicara buruk tentang ku luna ! ! ! !  apa kamu fikir kamu wanita baik ? ?  kamu tuh tidak lebih dari wanita yang tidak punya perasaan . apa kamu ingat bagaimana cara mu meninggalkan ku waktu itu ? ?  hidup ku hancur karena mu, butuh waktu lama sampai aku bisa memperbaiki diri ku , tapi kamu ?  apa kamu pernah berpikir tentang ku ?  kamu hanya memikirkan diri mu sendiri . . kamu benar benar sudah sangat menyakiti ku luna "


luna pun hanya tetap menangis mendengar perkataan ergi , jauh di hati nya dia sama sekali tidak ada maksud menyakiti ergi , dia melakukan itu untuk kebaikan keluarga nya dan juga keluarga ergi.


ergi pun meninggalkan luna yang masih saja menangis ke toilet untuk membersihkan dirinya dan kembali merapihkan pakaian nya .


" berhenti lah menangis , itu tidak baik untuk kesehatan mu. . " ucap ergi sambil mencoba mencium kening luna tapi luna memalingkan wajahnya.


" jangan sentuh aku, pergi kamu dari sini ! ! ! !  pergi ! ! ! ! "  teriak luna


ergi yang melihat luna pun tidak bisa berbuat apa apa dia memilih meninggalkan luna sendiri .


 


Ergi sampai di rumah nya pun larut malam . . dia membuka pintu dan melihat mama sudah menunggu nya di ruang tamu.


" dari mana saja kamu ? ?  "  ucap mama yang  langsung menghampiri ergi

__ADS_1


" ergi ada urusan. .  " ucap ergi ketus


" urusan apa sampai larut begini ? ? ? "


" sudah lah mah, ergi lelah " ucap ergi sambil berjalan pergi tspi mama menahan nya


" mama belum selesai bicara ergi ! ! ! ! !  " ucap mama dengan suara lantang


" ada apa lagi sih mah ? ? "


" ergi kamu ini lupa atau pura-pura lupa ?  dari jauh jauh hari mama sudah bilang hari ini viola dan keluarga nya akan datang ke sini, kamu tau mereka menunggu mu dari jm 7 tp kamu malah pulang selarut ini dan handphone mu tidak bisa di hubungi ? ? ! !  kenapa kamu selalu membuat mama malu gie ! ! ! ! "


" karena aku tidak mencintai viola mah , kenapa aku harus selalu rutin menemui nya ? ? "


" ergi viola itu kelak akan menjadi istri mu, kamu harus menikah dengan dia ! !   " ucap mama dengan suara yang semakin keras


" bagaimana mungkin ergi menikah dengan wanita yang tidak ergi cintai ?  bagaimana jadi nya nanti rumah tangga kami ? ? ? "


" sudah lah mah ergi benar benar lelah "


" Luna ? ?  apa luna wanita yang kamu cintai ? ?  dengar baik baik ergi kalau kamu masih berharap atau berhubungan dengan wanita itu mama tidak segan segan mencoret nama kamu dari keluarga ini, ingat itu ! "  ucap mama dengan nada yang semakin emosi


" berhenti lah mengatur hidup ku mah , aku punya jalan hidup sendiri . . "ucap ergi sambil berjalan pergi dan menutup pintu kamar nya .


"  mama belum selesai bicara ! !  ergi ! ! ! ! ! ! teriak mama


Malam itu luna tidak bisa tidur terdengar suara shower yang terus menyala dan membasahi tubuh nya yang hanya terduduk sambil terus menangis . .


" kenapa kamu tega gie. . kenapa harus bertemu dengan mu lagi dan mengalami semua ini. . ksmu telah merenggut kesucian ku. .  kenapa kamu tega gie. . . ! ! ! "

__ADS_1


luna pun berdiri dan memadangi wajah nya di cermin. . wajah yang sangat berantakan dan mata yang sembab karena terus menangis , dia pun mengambil benda di kamar mandi dan melepar dengan kencang benda itu ke cermin . PRAAAANNKK terdengar suara cermin di hadapan nya itu telah pecah berantakan . . luna benar benar depresi. . dia merasa amrah nya sudah tidak bisa di kontrol lg tapi dia tidak tau bagaimana cara melampiaskan nya.


" kamu jahat gie. . kamu jahat  ! ! ! !  " ucap luna sambil terus menangis


" aku enggak ingin bertemu dengan mu lagi , aku engga ingin tinggal di apartemen ini lagi . . aku harus pergi dari sini. . aku harus menelepon papa. . iya aku harus menelepon papa " ucap luna dengan nada terbata bata


Luna pun memutuskan untuk menelepon papa nya walaupun jam menunjukkan pukul 02.00 pagi tapi dia tidak perduli .


" kring. . . kring. .   " terdengar suara handphone papa berbunyi


" luna ?  ada apa jam segini dia telepon ? "  gumam papa


" hallo pah. . luna mau bicara . . " ucap luna


" sayang kamu kenapa menelepon malam malam begini ?  " ucap papa heran


" pah luna mau bicara , besok luna mau ketemu papa, bisa kan ? ? "


" luna papa sedang banyak kerjaan jadi papa belum bisa bertemu kamu, memang nya kamu mau bicara apa ?  bicara saja sekarang ?  " ucap papa yang semakin heran dengan luna


" pah luna mau pindah kampus , luna engga mau kuliah di sana lagi, luna juga enggak mau tinggal di apartemen ini lagi . ."  ucap luna dengan nada bergetar


" luna kamu ini bicara apa ?  kamu ini baru sehari masuk kampus itu masa langsung mau pindah?  jangan bersikap seperti anak kecil luna. . "


" tapi pah. . ."


" luna dengarkan papa , Bisnis papa saat ini sedang sangat buruk, papa sudah mengeluarkan banyak uang untuk keperluan  mu luna, jadi tolong mengerti jangan buat papa semakin pusing , kamu cukup belajar yang benar, sudah malam kamu cepat tidur ya. . " ucap papa sambil menutup telepon nya


Luna yang mendengar itu pun hanya biss terdiam sambil meneteskan air mata. . ingin rasanya dia menceritakan semua nya tapi situasi nya sangat tidak memungkinkan , papa juga tak memerikan luna kesempatan untuk bicara .

__ADS_1


" bagaimana aku menjelaskan semua ini pah. . bagaimana aku menjelaskan kalau ergi sudah menodai ku pah. . ergi sudah menodai ku. . "ucap luna sambil terus menangis


__ADS_2