
Ergi pun mulai membuka matanya dan melihat luna yang bersandar di ranjang dengan berbalut selimut yang masih terus menangis ..
" kau masih menangis ? " ucap ergi sambil mencoba duduk di samping luna.
" PLAAKK " luna pun menampar keras wajah ergi
" PUAS kamu ? ? puas kamu sudah melakukan semua ini ke aku ? ? kamu benar benar cowok BRENGSEK gie ! ! apa kamu sudah biasa melakukan hal ini sama wanita lain sehingga kamu dengan mudah nya menodai wanita ? ? " ucap luna sambil terus meneteska air mata .
" iya aku memang cowok brengsek , tapi aku tidak pernah melakukan ini terlebih dengan wanita yang tidak aku cintai "
" cinta ? ? cinta seperti apa yang kamu maksud ? ? kamu itu hanya melampiaskan nafsu mu kepada ku gie ! ! aku tidak ingin di cintai dengan cara seperti ini ! ! ! ! "
" Berhenti bicara buruk tentang ku luna ! ! ! ! apa kamu fikir kamu wanita baik ? ? kamu tuh tidak lebih dari wanita yang tidak punya perasaan . apa kamu ingat bagaimana cara mu meninggalkan ku waktu itu ? ? hidup ku hancur karena mu, butuh waktu lama sampai aku bisa memperbaiki diri ku , tapi kamu ? apa kamu pernah berpikir tentang ku ? kamu hanya memikirkan diri mu sendiri . . kamu benar benar sudah sangat menyakiti ku luna "
luna pun hanya tetap menangis mendengar perkataan ergi , jauh di hati nya dia sama sekali tidak ada maksud menyakiti ergi , dia melakukan itu untuk kebaikan keluarga nya dan juga keluarga ergi.
ergi pun meninggalkan luna yang masih saja menangis ke toilet untuk membersihkan dirinya dan kembali merapihkan pakaian nya .
" berhenti lah menangis , itu tidak baik untuk kesehatan mu. . " ucap ergi sambil mencoba mencium kening luna tapi luna memalingkan wajahnya.
" jangan sentuh aku, pergi kamu dari sini ! ! ! ! pergi ! ! ! ! " teriak luna
ergi yang melihat luna pun tidak bisa berbuat apa apa dia memilih meninggalkan luna sendiri .
Ergi sampai di rumah nya pun larut malam . . dia membuka pintu dan melihat mama sudah menunggu nya di ruang tamu.
" dari mana saja kamu ? ? " ucap mama yang langsung menghampiri ergi
__ADS_1
" ergi ada urusan. . " ucap ergi ketus
" urusan apa sampai larut begini ? ? ? "
" sudah lah mah, ergi lelah " ucap ergi sambil berjalan pergi tspi mama menahan nya
" mama belum selesai bicara ergi ! ! ! ! ! " ucap mama dengan suara lantang
" ada apa lagi sih mah ? ? "
" ergi kamu ini lupa atau pura-pura lupa ? dari jauh jauh hari mama sudah bilang hari ini viola dan keluarga nya akan datang ke sini, kamu tau mereka menunggu mu dari jm 7 tp kamu malah pulang selarut ini dan handphone mu tidak bisa di hubungi ? ? ! ! kenapa kamu selalu membuat mama malu gie ! ! ! ! "
" karena aku tidak mencintai viola mah , kenapa aku harus selalu rutin menemui nya ? ? "
" ergi viola itu kelak akan menjadi istri mu, kamu harus menikah dengan dia ! ! " ucap mama dengan suara yang semakin keras
" bagaimana mungkin ergi menikah dengan wanita yang tidak ergi cintai ? bagaimana jadi nya nanti rumah tangga kami ? ? ? "
" sudah lah mah ergi benar benar lelah "
" Luna ? ? apa luna wanita yang kamu cintai ? ? dengar baik baik ergi kalau kamu masih berharap atau berhubungan dengan wanita itu mama tidak segan segan mencoret nama kamu dari keluarga ini, ingat itu ! " ucap mama dengan nada yang semakin emosi
" berhenti lah mengatur hidup ku mah , aku punya jalan hidup sendiri . . "ucap ergi sambil berjalan pergi dan menutup pintu kamar nya .
" mama belum selesai bicara ! ! ergi ! ! ! ! ! ! teriak mama
Malam itu luna tidak bisa tidur terdengar suara shower yang terus menyala dan membasahi tubuh nya yang hanya terduduk sambil terus menangis . .
" kenapa kamu tega gie. . kenapa harus bertemu dengan mu lagi dan mengalami semua ini. . ksmu telah merenggut kesucian ku. . kenapa kamu tega gie. . . ! ! ! "
__ADS_1
luna pun berdiri dan memadangi wajah nya di cermin. . wajah yang sangat berantakan dan mata yang sembab karena terus menangis , dia pun mengambil benda di kamar mandi dan melepar dengan kencang benda itu ke cermin . PRAAAANNKK terdengar suara cermin di hadapan nya itu telah pecah berantakan . . luna benar benar depresi. . dia merasa amrah nya sudah tidak bisa di kontrol lg tapi dia tidak tau bagaimana cara melampiaskan nya.
" kamu jahat gie. . kamu jahat ! ! ! ! " ucap luna sambil terus menangis
" aku enggak ingin bertemu dengan mu lagi , aku engga ingin tinggal di apartemen ini lagi . . aku harus pergi dari sini. . aku harus menelepon papa. . iya aku harus menelepon papa " ucap luna dengan nada terbata bata
Luna pun memutuskan untuk menelepon papa nya walaupun jam menunjukkan pukul 02.00 pagi tapi dia tidak perduli .
" kring. . . kring. . " terdengar suara handphone papa berbunyi
" luna ? ada apa jam segini dia telepon ? " gumam papa
" hallo pah. . luna mau bicara . . " ucap luna
" sayang kamu kenapa menelepon malam malam begini ? " ucap papa heran
" pah luna mau bicara , besok luna mau ketemu papa, bisa kan ? ? "
" luna papa sedang banyak kerjaan jadi papa belum bisa bertemu kamu, memang nya kamu mau bicara apa ? bicara saja sekarang ? " ucap papa yang semakin heran dengan luna
" pah luna mau pindah kampus , luna engga mau kuliah di sana lagi, luna juga enggak mau tinggal di apartemen ini lagi . ." ucap luna dengan nada bergetar
" luna kamu ini bicara apa ? kamu ini baru sehari masuk kampus itu masa langsung mau pindah? jangan bersikap seperti anak kecil luna. . "
" tapi pah. . ."
" luna dengarkan papa , Bisnis papa saat ini sedang sangat buruk, papa sudah mengeluarkan banyak uang untuk keperluan mu luna, jadi tolong mengerti jangan buat papa semakin pusing , kamu cukup belajar yang benar, sudah malam kamu cepat tidur ya. . " ucap papa sambil menutup telepon nya
Luna yang mendengar itu pun hanya biss terdiam sambil meneteskan air mata. . ingin rasanya dia menceritakan semua nya tapi situasi nya sangat tidak memungkinkan , papa juga tak memerikan luna kesempatan untuk bicara .
__ADS_1
" bagaimana aku menjelaskan semua ini pah. . bagaimana aku menjelaskan kalau ergi sudah menodai ku pah. . ergi sudah menodai ku. . "ucap luna sambil terus menangis