
Sore itu luna duduk di sofa sambil menonton televisi..
" mah " ucap raffa saat menghampiri luna
" iya sayang "
raffa pun langsung langsung menyadarkan kepala nya di pangkuan luna , luna hanya tersenyum melihat putra nya yang masih manja kepada nya sambil sesekali mengusap rambut raffa
" mah "
" heeemm " sahut luna sambil masih fokus melihat televisi
" raffa boleh minta tolong enggak? "
" minta tolong apa? "
" raffa punya teman, ibu nya jualan kue kue juga dan dia sering nitipin kue kue nya ke warung warung gitu, kue nya juga enak kok, raffa udah coba"
" terus? "
" ehheemm.. boleh enggak kalau dia nitipin kue nya ke toko kue mama? " raffa mencoba mengutarakan maksudnya
" oh gitu, memang nya siapa teman mu itu? " luna semakin penasaran siapa yang membuat putra nya sampai meminta tolong seperti itu pada nya
" safira mah " sahut raffa
" oh.. safira" ucap luna sambil tersenyum, luna semakin yakin kalau purtra nya seperti nya sedang jatuh cinta pada gadis yang bernama safira
" jadi gimna mah? "
" boleh kok, tapi ada syarat nya "
" syarat? " ucap raffa dengan ekspresi bingung
__ADS_1
" iya besok bawa saja kue kue yang mau di titipkan, tapi harus safira yang membawa nya langsung ke toko dan bertemu mama " ucap luna yang penasan dengan sosok safira
" oh.. gitu, oke besok sepulang sekolah raffa ke toko, makasih ya mah, mama tuh udah cantik, baik lagi "
gombal banget sih kamu" sahut luna sambil mencubit gemas putra nya yang masih berbaring di pangkuan nya
" mah, ada enggak foto mama waktu masih SMA raffa pengen liat deh "
" ada sih, bentar ya " sambil mengambil handphone di samping nya
" nih " seraya memberikan handphone nya pada raffa, raffa pun melihat dengan seksama foto luna yang masih mengenakan seragam sekolah bersama seseorang pria
" mama cantik banget sih dulu " puji raffa
" terus sekarang engga cantik lagi gitu? " protes luna
" cantik kok.. hehee" sambil tertawa renyah
" ini siapa mah? " sambil menunjuk pria yang berfoto di samping luna dan terlihat mesra
" serius? " raffa mencoba melihat lebih seksama foto tersebut
" iya, "
" kaya tampang tampang Playboy gini tampang papa ya, masih ganteng aku sih " puji raffa pada diri nya sendiri yang sontak saja membuat luna tertawa mendengar nya
" papa kamu enggak Playboy kok "
" masa sih, berarti nama sudah pacaran dari sekolah ya sama papa? teman satu sekolah atau gimna mah? " tanya raffa yang penasaran dengan kisah cinta orang tuanya tersebut
luna pun terdiam mendengar pertanyaan raffa karena dia tidak pernah bercerita pada anak anaknya kalau dulu ergi adalah saudara tiri nya dan luna sama sekali tidak ingin menceritakan tentang itu pada anak anak nya terlebih lika liku yang pernah dia lalui bersama ergi.
"mah? " raffa mengangetkan luna yang tampak melamun
__ADS_1
" sudah sore, mama mau buat makan malam dulu ya, bentar lagi papa kamu pulang " ucap luna sambil bergegas meninggalkan raffa di sofa, raffa pun hanya terdiam melihat luna yang sepertinya tidak ingin menceritakan masa lalu nya
***
" hay fir " ucap raffa pagi itu saat menghampiri fira yang tengah duduk di kelas nya
" hay raf " sahut fira sambil tersenyum
" aku punya tawaran bagus untuk kamu " raffa mencoba duduk di bangku kosong di depan fira
" tawaran? tawaran apa? "
" jadi gini, mama aku itu punya toko kue yang lumayan besar dan cukup ramai lah, gimana kalau kamu menitipkan kue kue kamu itu di toko kue mams aku? mau? ".
" serius? " mata bulat gadis itu tampak berbinar binar mendengar tawaran raffa
" iya.. kemarin aku sudah bilang, mama ku mengijin kan, kalau mau nanti pulang sekolah kamu bawa kue kue kamu aja ke toko mama aku "
" aku mau raf, mau banget, makasih yah "ucap fira sambil tersenyum, raffa pun membalas senyum fira yang tampak gembira.
Sepulang sekolah raffa mengantar fira ke rumah nya untuk mengambil kue kue buatan ibu nya dan langsung bergegas menuju toko milik luna
" raffa " ucap luna saat melihat raffa memasuki toko
" mah, raffa bawa teman raffa nih " sahut raffa saat mempersilahkan fira masuk.
.
" ini mama aku fir " raffa mengenalkan mama nya dan langsung mencium tangan luna
fira memperhatikan luna yang berdiri di hadapan nya, tampak cantik dan baik seperti yang raffa ceritakan" saya safira tante " ucap fira yang langsung mencium tangan luna
luna pun tersenyum, dan memperhatikan gadis itu dengan seksama, gadis yang tampak cantik dengan senyuman yang manis yang membuat putra nya saat ini benar benar jatuh cinta padanya.
__ADS_1
.