My Step Brother

My Step Brother
Kembali menyentuh mu


__ADS_3

Sore itu ergi masih tetap pada posisi yang sama merebahkan tubuhnya di sofa sambil sesekali melirik kamar luna berharap luna keluar dari kamar nya. . hujan di luar sudah mulai reda hanya menyisakan sedikit gerimis  , tapi entah kenapa hasrat nya pada luna belum juga hilang mungkin karena belum tersalurkan atau karena memang sudah lama dia tidak menyentuh luna . ingin sekali rasa nya dia mendobrak pintu kamar luna dan memaksa luna untuk melakukan nya , tapi tidak mungkin dia melakukan hal sekonyol itu.


" apa yang sedang di lakukan nya di dalam sendirian ?  kenapa betah sekali di dalam " gumam ergi karena sudah tak sabar menunggu luna keluar kamar


tak lama kemudian terdengar suara pintu luna terbuka , ergi pun segera memutar bola matanya ke arah luna yang menuju toilet . .


luna bergegas untuk mandi sore itu . . . .


" kenapa aku lupa membawa baju ganti. . " gerutu luna yang kesal karena mandi nya telah selesai tapi dia tak membawa baju , luna pun terpaksa keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk dia berlari menuju kamarnya agar ergi tak melihat nya


luna pun dengan cepat memasuki kamar nya dan menutup pintu tapi saat dia membalikkan badan nya dia kaget bukan kepalang karena ergi telah merebahkan diri nya di kasur


" ergi ngapain kamu di sini ? ? ! ! " ucap luna dengan nada jengkel


" aku sedang berbaring. . aku rindu kamar ku. . " jawab ergi sambil tersenyum


" aku mau pakai baju. . cepat kamu keluar ! ! "  usir luna


ergi pun segera bangun dan melangkah kan kaki nya ke arah pintu , tapi bukannya keluar dia malah mengunci pintu itu dan melempar kuncinya ke atas lemari yang cukup tinggi


" ergi apa yang kamu lakukan ! !  " seru luna yang semakin jengkel dengan tingkah ergi


" malam ini kamu tidak usah mengurung diri mu sendiri di sini aku akan menemanimu. . "  jawab ergi sambil tersenyum penuh arti

__ADS_1


" aku mau pakai baju, tolong buka pintu nya dulu . . "


" kalau mau pakai  baju ya pakai  baju saja , aku ini suami mu , apa kau malu dengan suami mu sendiri ? ? "


luna pun mengigit kecil bibir nya sambil menahan emosi , walaupun sudah menikah entah kenapa luna masih merasa malu jika ergi melihat nya tanpa busana


luna pun bergegas ke lemari pakaian sambil memilih baju yang akan dia pakai ,  ergi pun terus memandangi luna yang hanya terbalut handuk pendek , membuat lekuk tubuh dan kulit putih mulus nya terlihat begitu jelas , ergi terus memandangi tubuh luna yang terlihat lebih berisi semenjak hamil membuat ergi semakin tergoda


ergi pun menarik tangan luna dan memeluk nya membuat mereka saling berhadapan .


" ergi lepasin !  aku mau pakai  baju ! !  "  ucap luna yang sedikit kaget dengan ulah ergi


" berhentilah menyiksa ku. . " jawab ergi yang langsung mendorong tubuh luna ke ranjang di belakang nya , dia pun segera mengambil posisi di atas tubuh luna dan langsung mencium bibir luna dengan agresif  luna terus memukul pundak ergi berulang kali karena merasa sulit bernafas


" hentikan gie . . aku sulit bernafas ! ! "  ucap luna sast berhasil melepaskan bibir nya dari bibir ergi


ergi pun kembali mencium bibir luna tapi kali ini dengan sangat lembut luna pun merasa lebih nyaman . . ergi mulai kembali memberikan sentuhan sentuhan nya di tubuh luna..dan melampiaskan hasrat nya yang sempat tertahan karena pertengkaran mereka . . sampai ergi telah mencapai puncak dan memeluk tubuh luna. .


" maafkan , maafkan perkataan ku tempo hari , jangan pernah berfikir untuk meninggalkan ku. . aku sangat mencintaimu . ."  bisik ergi


luna pun hanya terdiam mendengar ucapan ergi yang kemudian tertidur di pelukan ergi.


 

__ADS_1


Tengah malam luna pun terbangun karena ingin buang air kecil , luna pun segera mengenakan pakaian nya dan hendak membuka pintu tapi pintu nya terkunci , dia pun lupa kalau ergi tadi melemparkan kunci kamar nya ke atas lemari , lemari nya cukup tinggi membuat luna takut untuk mengambil kunci itu , dia pun segera membangun kan ergi.


" gie bangun. ."  ucap luna sambil menepuk pundak ergi


" ada apa ? " ucap ergi saat membuka matanya


" ambilkan kunci kamar gie aku mau pipis tadi kamu melempar nya ke atas lemari  "


ergi pun segera bangun dan menyeret bangku di kamarnya untuk mengambil kunci itu. . dan luna pun bergegas ke toilet


ergi pun menjadi merasa tidak mengantuk lagi karena luna membangun kan nya.


sampai luna kembali ke kamar dan merebahkan dirinya di samping ergi. . ergi pun terus memandangi luna , entah kenapa luna terlihat semakin cantik dsn dan sexy di mata nya semenjak hamil membuat ergi selalu bernafsu melihat nya,  luna pun menoleh ke arah ergi karena tau ergi terus memandang nya


" kenapa memandang ku seperti itu ? "  tanya luna heran


"kamu semakin cantik , aku ingin melakukan nya lagi . ."   jawab ergi sambil tersenyum


" tadi kan sudah ? "  ucap luna sambil mengerutkan kening nya


" aku ingin lagi . ."  ucap ergi sambil mencium bibir luna dan kembali merasakan kenikmatan tubuh istrinya itu


luna pun hanya bisa pasrah dengan kelakuan suaminya itu . walaupun dia merasa aneh dengan sikap ergi yang semakin agresif , menurut ergi dulu tak seagresif ini terlebih semenjak ergi berkerja mereka memang jarang melakukan hubungan badan , karena luna selalu tertidur saat menunggu nya pulang , tapi ergi tak pernah membangunkan atau menganggu tidurnya ..

__ADS_1


 


 


__ADS_2