
Pagi itu aku pun mulai membuka ku. . aku melihat ergi sudah bangun dan berpakaian rapih pagi itu. .
" kau sudah bangun ? aku sudah membelikan sarapan untuk mu. . " ucap ergi saat melihat ku bangun dan duduk di kasur. .
" kamu mau pergi ? "
" iya , aku ada urusan sebentar , nanti aku kembali lagi . ." jawab ergi sambil menghampiri ku dan mencium kening ku lalu beranjak pergi meninggalkan apartemen .
aku pun bergegas mandi dan menyantap sarapan pagi itu. .
" teeeeeett. . . teeeeeett . . terdengar suara bel saat aku sedang makan. . siapa yang datang pagi pagi begini ? apa ergi tidak jadi pergi ? kalau pun kembali dia pasti akan langsung masuk dengan kucing cadangan tanpa menekan bel? gumam ku bingung . . aku pun langsung bergegas membuka pintu .
" MAMA ? ? ! ! " bibir ku bergumam kecil seolah tidak percaya dengan apa yang ku lihat , mama ergi datang ke apartemen ku pagi itu. . dengan wajah yang cukup menyeramkan
" kenapa kamu ? kaget melihat saya ? jadi benar selama ini kamu bersembunyi di sini ? " ucap nya
" aku. . aku bisa menjelaskan nya. ." ucap aku dengan nada bergetar karena takut dan tidak menyangka akan menghadapi situasi seperti ini
" apa yang mau kamu jelas kan HAH ? ? kamu mau menjelaskan kalau kamu sudah berhasil mengoda anak saya ? ? ? dengar ya luna kesabaran saya sudah benar benar habis ! ! sudah lama anak saya hidup tenang tanpa kamu , sekarang kamu datang lagi untuk mengusik hidup nya , apa mau kamu ? ? ! ! ! ! kamu tau semenjak keluarga kita berpisah hidup anak saya hancur ! ! beberapa kali dia memakai obat penenang, hidup nya berantakan karena mu , sekarang kamu datang lagi pada nya ? kamu mau membuat hidup anak saya hancur lagi begitu ? ? !!! !! " ucap mama ergi dengan emosi yang ber api api.
Luna pun hanya terdiam tak tau apa yang harus di katakan nya , bibir nya terasa sulit untuk berkata kata , dia tidak pernah bermaksud untuk mengusik kembali hidup ergi dia juga tak tau hidup ergi dulu berantakan karena nya ergi juga tak pernah bercerita tentang itu kepadanya . . ..
" kenapa kamu diam ? ? saya tidak mengerti kenapa anak saya bisa tergila gila dengan wanita macam kamu ! ! ! sekarang kamu mau apa ? ? uang ? ? saya akan memberikan itu untuk mu. . tapi jangan pernah muncul lagi di hidup anak saya ! ! ! ! "
" tidak saya tidak serendah itu. . " ucap luna sambil menitihkan air mata
" kamu itu benar-benar membuat kesabaran saya habis ! ! ! " ucap mama ergi sambil mengerakan tangan nya untuk menampar luna tapi seseorang di belakang menahan tangan nya
" jangan tampar dia. ." ucap ergi yang sudah ada di belakang mama nya
" ergi ? ? kamu masih membela wanita ini ? ? kesabaran mama sudah benar benar habis ! ! sekarang juga ikut mama pergi dan jangan pernah temui wanita ini lagi ! ! ! ! ! " teriak mama
" tidak aku tidak akan meninggalkan luna karena dia sedang mengandung anak ku. . " jawab ergi
" apa maksud mu ? " tanya mama dengan ekspresi binggung
__ADS_1
" luna tengah hamil, aku memaksa nya untuk berhubungan badan , aku harus bertanggung jawab atas itu. . terima lah luna, aku mencintai nya. . " ucap ergi
" PLAAAKK . . refleks mama pun mempar wajah ergi dengan keras karena tidak percaya dengan apa yang di dengar nya. . . .
" tidak , sampai kapanpun mama tidak akan menerima wanita ini ! ! kamu sudah benar benar membuat mama kecewa mama merawat mu dari kecil dan menuruti semua keinginan mu tapi ini balasan mu ? ? pergilah , pergilah kamu dengan wanita ini, kamu tidak akan mendapatkan sepeser pun harta dari ku, mulai detik ini kamu bukan anak ku lagi ergi ! ! ! ! ! ! " ucap mama lalu bergegas pergi meninggalkan apartemen itu
Air mata pun terus berjatuhan membasahi pipi ku, aku benar-benar tidak menyangka semua akan seperti ini . . aku tidak menyangka mama ergi sebenci itu kepada ku, bahkan sekarang ergi jadi di benci juga karena ku. . aku benar benar tidak tau apa yang harus aku lakukan sekarang . .
" gie. . bagaimana ini ? ? kenapa semua nya seperti ini ? ? " ucap aku sambil terus menangis
" tenanglah. . aku sudah tau semua akan seperti ini. ." jawab ergi sambil mengusap air mata ku.
" tapi gie. . mama mu sudah tidak menganggap mu anak karena ku ? ? " ucap ku
" aku tau mama ku memang sangat keras, sudahlah aku akan mengorbankan apa pun itu asal kan kau tetap di samping ku. . aku juga tidak mungkin meninggalkanmu dan anak ku. ini memang resiko yang harus ku jalani. . "
aku pun merasa sedih dengan ucapan nya. . kenapa cinta ku dengan ergi terasa begitu rumit . . aku hanya bisa memeluk nya sambil menangis saat ini. .
" untuk apa kita menemui papa ku ? ? " tanya ku binggung
" aku akan mengatakan semua nya dan meminta ijin menikahi mu. . "
sontak saja perkataan nya membuat ku kaget tidak percaya kejadian barusan saja masih membuat ku syok sekarang ergi malah meminta untuk bertemu papa, aku tidak bisa membayangkan apa lagi yang akan terjadi . .
" tidak gie , aku belum siap aku takut papa ku akan sangat marah jika tau ini. ." ucap ku dengan wajah cemas
" kita harus menyelesaikan ini. . percayalah pada ku. . semua akan baik baik saja . . " ergi berusaha meyakinkan
aku pun menuruti perkataan ergi dan mulai membereskan pakaian ku dan meninggalkan apartemen itu untuk bertemu dengan papa. .
Sepanjang perjalanan aku pun hanya bisa terdiam melawan rasa takut ku. . aku benar benar belum siap untuk bertemu papa tapi benar kata ergi kita harus menyelesaikan ini.
__ADS_1
sampai lah kita di rumah papa aku yakin papa ada di rumah karena ini hari minggu dan papa libur berkerja , aku pun mulai memencet bel dengan tangan yang bergetar . . tak lama papa pun membukakan pintu . .
" luna ? ? ! ! " ucap papa terkejut dengan kedatangan ku, aku pun langsung tersenyum dan mencium tangan papa
" iya pah maaf luna mendadak ke sini . . " ucap ku
" engga apa apa , papa juga kangen sama kamu , ayo masuk " jawab papa
" tunggu pah. . ada yang ingin bertemu dengan papa. . " ucap ku menghentikan langkah papa
" siapa ? " jawab papa dengan ekspresi bingung
ergi pun mulai berjalan dari balik pintu dan memperlihatkan wajah nya
" KAMU ?? ? ! ! ! " sentak papa yang sangat terkejut dengan kedatangan ergi
" tenang pah , tenang ergi ke sini mau menjelaskan sesuatu . ." luna berusaha menenangkan papa nya yang terlihat sudah sangat marah. ..
" maaf pah sebelumnya saya kesini mau meminta ijin untuk menikahi luna. . " ucap ergi
" APA MAKSUD MU? ? KAMU JANGAN PERNAH BERMIMPI UNTUK MENIKAHI PUTRI SAYA ! ! " sentak papa yang semakin marah
" saya harus tetap menikahi luna , karena luna tengah mengandung , saya memaksa nya untuk berhubungan badan . . maaf kan saya . . " ucap ergi
" BUUUKKKKHH. . bogem mentah pun mendarat di wajah ergi berkali kali sampai ergi tersungkur di lantai dan hidung nya mulai mengeluarkan darah. . papa sudah tidak dapat mengontrol emosi nya
" HENTIKAN pah hentikan ! ! luna mohon jangan pukul ergi lagi . . maaf kan ergi dan luna pah. . luna mohon ! ! ! " ucap luna sambil berusaha menghentikan papa nya. .
" luna mohon pah. . maafkan ergi . . biarkan dia bertanggung jawab . . maafkan luna dan ergi. . " ucap luna sambil berlutut dan memeeluk kaki papa nya sambil terus menangis
papa pun menghentikan pukulan nya kepa ergi
" kalau bukan karena putri ku yang memohon sudah saya jebloskan kamu ke penjara ergi karena telah menodai putri saya !!! kamu harus bertanggung jawab! ! NIKAHI PUTRI SAYA ! ! ATAU SAYA AKAN MEMBUNUH MU ERGI ! ! ! " sentak papa dengan emosi yang masih memuncak
__ADS_1