
malam itu natalie sedang menyantap makan malam bersama ergi setelah ergi pulang berkerja di sebuah cafe.. tiba-tiba handphone natalie berbunyi tertera nama " tante kanita" di handphone nya.
" gie.. aku ke toilet dulu ya" ucap natalie sambil bergegas menuju toilet
" ada apa tante?? "
" tante sudah mengumpulkan beberapa foto kebersamaan kalian tante akan mengirimkan foto foto itu ke WhatsApp kamu ya sayang nanti kamu kirim ke luna, tante sudah mendapatkan nomer nya.. jangan lupa kasih kata kata pemanis untuk nya.. " ucap mama ergi di balik telepon
" owh gitu.. baik tante" jawab natalie yang langsung menutup telepon nya
tak lama terdapat beberapa foto natalie yang tengah bersama ergi melalui pesan WhatsApp..
" eeemmm...bagus juga foto fotonya.. lebih baik aku langsung kirimkan kejutan ini untuk luna.. luna pasti akan sangat terkejut karena ergi kesayangan nya sudah membohongi nya.. Selamat menikmati luna sayang.." gumam natalie sambil menekan tombol send di handphone nya ke nomer luna
Luna yang sedang berbaring pun di kagetkan dengan pesan masuk di handphone nya dari nomer yang tak di kenal.
" nomer siapa ini? " gumam luna sambil membuka beberapa item foto di pesan tersebut.
tangan luna pun mendadak gemetar hati dan mata nya pun terasa perih melihat semua foto foto itu, air mata pun tak dapat lagi di bendung nya
" ini kan natalie? natalie yang dulu sering menginap di rumah kami? natalie yang dari dulu menyukai ergi.. ternyata ini, ternyata ini alasan kamu berubah akhir akhir ini, kenapa kamu tega membohongi ku gie? kenapa kamu menghianati ku? " gumam luna dengan air mata yang semakin membasahi pipinya
luna pun terus menangis sepanjang malam itu.. sampai ada yang mengetuk pintu depan berulang kali tapi luna tak menghiraukan nya, luna tau itu pasti ergi.
ergi pun akhirnya membuka pintu dengan kunci cadangan yang dia bawa karena luna tak kunjung membuka pintu.
Ergi pun masuk ke kamar di lihat nya luna yang berbaring miring membelakangi ergi yang baru masuk ke kamar.
"luna, kamu sudah tidur?? " tanya ergi yang merasa aneh karena seperti mendengar suara isak tangis dari arah luna
__ADS_1
" luna, kamu menangis?? " ergi kembali bertanya sambil menghampiri luna.
ergi pun duduk berjongkok sambil menatap wajah luna yang sudah sembab dan basah dengan air mata.
" luna? kenapa kamu menangis? jawab lah luna? ucap ergi seraya berusaha menghapus air mata luna tapi luna menepis tangan nya dan bergegas bangun dari tempat tidur nya.
" aku benci kamu, aku mau kita bercerai " ucap luna sambil mencoba menghapus air mata nya
" luna kenapa berkata begitu? aku tidak mengerti maksud mu? jawab ergi yang terkejut mendengar ucapan luna
" fikir lah sendiri, tidak usah berpura-pura tidak tau" ucap luna sambil melangkah pergi meninggalkan ergi tapi ergi menahan lengan nya
" luna!! jangan bersikap seperti ini padaku!! sentak ergi
luna pun bergegas mengambil handphone nya.
ergi pun kaget bukan kepalang foto foto itu adalah foto kebersamaan nya bersama natalie, bahkan ada foto saat natalie memeluk nya saat dia baru bertemu dengan natalie di depan restoran sehabis melamar pekerjaan.
siapa yang memfoto?? ini seperti sudah direncanakan?? aku pasti telah di jebak..gumam ergi seraya menahan emosi nya.
" kenapa diam?? jadi ini alasan kamu selalu sibuk dan selalu pulang malam? natalie alasan mu??? ucap luna yang kembali berurai air mata.
" dengar kan aku luna.. aku bisa menjelaskan nya, sepertinya aku telah di jebak, ini tidak seperti yang kamu lihat " jawab ergi sambil berusaha memegang bahu luna tapi luna langsung menepis tangan ergi
" alasan macam apa itu? tidak bisa kamu mencari alasan yang lebih bagus? " ucap luna sambil tersenyum kecut
" luna dengar kan aku, aku memang berkerja di perusahaan papa natalie dengan bantuan dia, tapi dengan syarat aku harus selalu bisa menemani nya jalan, maafkan aku aku telah berbohong padamu, tapi aku terpaksa melakukan ini karena aku tak kunjung mendapatkan perkerjaan, aku takut kamu akan kelaparan hidup dengan ku.. "
" kamu tau, aku sangat mempercayai mu gie, tapi dengan mudah nya kamu menghancurkan kepercayaan ku!!!! apa salah ku gie?? kenapa kamu selalu menyakiti dan membuat hidup ku hancur gie!! kenapa??!!! ucap luna sambil memukul dada ergi berulang kali
__ADS_1
" aku minta maaf luna, aku minta maaf.. aku tak bermaksud menyakiti mu.. tapi aku sama sekali tak ada hubungan apa apa dengan natalie, aku hanya menemani nya jalan dan makan saja.. "
" makan dan jalan saja?? bagaimana, bagaimana jika posisi kita di tukar? bagaimana perasaanmu jika aku jalan dan makan dengan pria lain?? bagaimana gie??!!!! ucap luna dengan teeus berurai mata
" luna aku mohon maafkan aku " ucap ergi sambil terus memegang tangan luna
" lepas gie!! lepaskan aku!!! aku benar-benar lelah dengan mu!!! aku ingin kita berpisah, aku sudah tidak sanggup lagi hidup dengan mu!!! ucap luna sambil berusaha melepaskan tangan ergi
" luna, jangan berkata seperti itu luna, aku tidak bisa hidup tanpa mu!! aku mohon jangan pergi dari ku!!
luna pun menginjak keras kaki ergi sehingga ergi melepaskan genggamanya.. luna pun bergegas keluar kamar dengan tergesa gesa
untuk keluar rumah dia ingin meninggalkan ergi detik itu juga..
luna terus melangkah kan kaki nya dengan cepat sampai kaki nya tesandung meja karena luna terus melihat kebelakang takut ergi mengejar nya dan perut nya terbentur ujung meja cukup keras.. seketika luna pun memegangi perut yang tengah membesar terasa sangat sakit.. luna pun jatuh terduduk di lantai sambil terus memegangi perut nya yang semakin terasa sakit..
" SAKIT.. PERUT KU SAKIT SEKALI.. " teriak luna.
ergi yang baru keluar kamar pun terkejut melihat luna yang sudah terduduk di lantai sambil terus memegangi perut nya..
" LUNA!! KAMU KENAPA LUNA?? " ucap ergi dengan sangat panik
" perut ku sakit sekali !!! ucap luna sambil terus menangis
" air apa ini?? " tanya ergi yang melihat air bercampur darah yang mengalir dan membasahi paha dan kaki luna
" bawa aku ke rumah sakit!! ini sakit sekali !!! teriak luna sambil terus menangis
ergi pun begegas keluar rumah untuk mencari kan luna taxi.. luna terus mengerang kesakitan saraya memegangi perut nya
__ADS_1