
Waktu terus berlalu, sekarang putri kecil ergi dan luna, Rania calysta pradana telah tumbuh dewasa dan sedang menempuh study S3 nya di Australia dan anak kedua nya Raffandra putra pradana telah duduk di bangku SMA..
" Raffa.. bangun sayang, sudah siang " terdengar suara luna yang berulang kali mengetuk pintu kamar putra nya
" iya mah " sahut raffa dari dalam kamar
" mama tunggu di meja makan ya " ucap luna sambil berjalan meninggalkan kamar raffa menuju meja makan..
" raffa belum bangun? " tanya ergi sambil meminum teh di meja makan nya
" sudah, sedang mandi " luna mulai menyiapkan makanan di meja makan..
" anak itu, tidak pernah bisa bangun pagi " keluh ergi
" memang nya kamu masih muda pernah bangun pagi? " celutuk luna sambil tersenyum..
ergi pun tersenyum malu karena memang saat masih sekolah ergi juga tak pernah bangun pagi sangat persis seperti raffa..
" oia, rania kapan pulang? " ergi mulai menanyakan putrinya yang memang jarang pulang ke Indonesia sejak kuliah di Australia, rania hanya pulang saat libur panjang saat kuliah..
" kata nya minggu depan, dia akan menghabiskan liburan nya di sini "
" oh.. baguslah.. "
tak lama raffa mulai menuju meja makan..
" mah, raffa berangkat dulu ya " ucap raffa yang langsung mencium tangan luna pagi itu
" gak sarapan dulu sayang? "
" enggak lah, udah telat nih " sahut raffa yang juga langsung mencium tangan ergi dan bergegas pergi
" selalu saja jarang sarapan anak itu " keluh ergi sambil menggeleng kan kepala nya
" kamu juga kan dulu jarang sarapan gie.. raffa itu benar-benar foto copyan kamu.. " sahut luna yang kembali tersenyum sambil membereskan piring makan ergi..
ergi beranjak dari kursi nya dan memeluk tubuh luna dari belakang..
" iya, raffa benar-benar foro copyan aku.. ganteng nya juga sama kan? " ucap ergi sambil menyandarkan dagu nya di pundak luna..
" iya.. iya.. sama.. nyebelin nya juga sama kok"
__ADS_1
ergi pun mencium gemas pipi luna..
" sudah siang, nanti kamu telat ke kantor "
" eemm.. tiba-tiba aku tidak ingin ke kantor, aku ingin buat adik saja untuk raffa ya sayang.. " ucap ergi sambil mendekatkan bibir nya ke leher jejang luna
" iiisshh.. kamu itu.. ingat umur.. nanti kamu encok lho kalau kebanyakan " goda luna
" jadi ngeremehin aku nih.. siapa memang nya yang selalu bilang ' aku lelah gie' setiap aku ajak main ronde ke tiga " sahut ergi sambil tersenyum
" sudah, cepet sana ke kantor " ucap luna dengan wajah yang memerah.. ergi pun mencium kening luna dan bergegas ke kantor pagi itu
***
Saat jam istirahat raffa terus memutar bola mata nya di dalam ruangan kelas..
" pasti dia ada di perpus " guma raffa yang langsung melangkah kan kaki nya ke perpustakaan..
" hay fir.. " sapa raffa saat menghampiri seorang gadis yang cantik yang tengah fokus membaca buku di perpustakaan..
safira.. gadis yang di sukai raffa sejak awal raffa masuk SMA, hingga sekarang dia sudah duduk di kelas 3 SMA tapi raffa belum berani untuk mengatakan perasaan nya pada fira.
" hay raf.. " fira membalas sapaan raffa dengan seulas senyum di bibirnya
" enggak, aku enggak lapar "
" oh gitu.. emm.. fir.. nanti sepulang sekolah kamu ada acara gak? aku pengen jalan sama kamu " raffa mencoba mengutarakan maksudnya
" Sssssstttthh" tiba-tiba saja ada orang yang berdesis seakan terganggu dengan percakapan mereka ber dua
" raf.. kita ngobrol di luar aja ya " ajak fira yang langsung melangkah kan kaki nya ke luar perpustakaan
" gimana fir, bisa gak sepulang sekolah kita jalan? " raffa kembali bertanya sambil mengiringi langkah kaki fira
" eemm.. maaf raf.. kayanya gak bisa " tolak fira dengan raut wajah sedih
" kenapa? kamu ada janji dengan yang lain? "
" iya.. aku ada janji.. raf.. aku ke kelas dulu ya " jawab fira yang langsung meninggalkan raffa yang masih berdiri dengan raut wajah kecewa
" mungkin dia ada janji dengan pacarnya " gumam raffa yang merasa kecewa dengan jawaban fira
__ADS_1
sepulang sekolah raffa pun pergi untuk keluar sekolah tapi tiba-tiba saja handphone nya berbunyi..
" hallo mah " ucap raffa yang menerima telepon dari luna
" raffa, mama boleh minta tolong gak? "
" minta tolong apa mah? "
" kamu sudah mau pulang kan?? tolong ke toko kue mama dulu ya.. ambil beberapa kue di sana nanti juga karyawan di sana ngerti kok, cepat ya nak, soalnya kue itu untuk pesanan ibu ibu kompleks "
" oh.. yaudah raffa berangkat sekarang ya "
" yaudah, hati-hati ya sayang " ucap luna yang langsung mematikan telepon nya.. raffa pun bergegas melajukan motor nya ke toko kue milik luna
" permisi " ucap raffa saat baru masuk ke toko kue tersebut
" raffa, pasti mau ambil kue untuk mama ya? " tanya karyawan di sana yang sudah mengenal raffa..
" iya " jawab raffa sambil tersenyum
" kue nya sedang di packing.. tunggu sebentar ya "
" oh.. iya " raffa pun duduk dan menunggu kue tersebut tapi tiba-tiba saja raffa memicingkan mata nya saat melihat sosok wanita yang cukup di kenal nya di balik toko kue yang ber desain full kaca tersebut
" fira? " gumam rai yang melihat fira sedang mengendarai sepeda motor nya dan berhenti di sebuah warung
raffa pun bergegas keluar dari toko dan mencoba menghampiri fira..
" fira " ucap raffa saat menghampiri fira yang sedang sibuk merapihkan sesuatu di motor nya
" raffa? " fira tampak terkejut dengan raffa yang sudah berdiri di hadapan nya
" kamu mau ke mana? "
" oh.. ini, aku mau mengantar ini ke warung itu " jawab fira sambil menunjuk warung di depan meraka
" apa itu? " tanya raffa sambil menunjuk beberapa kotak plastik di jok motor fira
" ini kue.. kue buatan ibu ku.. jadi setiap pulang sekolah aku mengantar kue kue ini ke warung warung, ibu ku berjualan kue kue kecil raf.. " jawab fira sambil tersenyum
" bentar ya aku anter kue ini dulu " ucap fira yang langsung menaruh beberapa kotak kue ke warung tersebut..
__ADS_1
raffa pun hanya terdiam sambil terus memperhatikan fira, raffa merasa telah salah paham pada fira, raffa mengira fira mungkin telah memiliki pacar karena sangat susah sekali jika di ajak jalan dengan nya sepulang sekolah.. ternyata fira membantu ibu nya sepulang sekolah.