
Sepulang kuliah ergi pun bergegas ke restoran untuk kembali berkerja. . tak lama dia pun sampai di restoran dan menaruh tas nya untuk segera bersiap siap menganti pakaian nya. .
" gie , gue mau bicara ke ruangan gue ya sekarang " ucap rico saat melihat ergi yang baru datang
ergi pun mengerutkan kening nya karena binggung untuk apa dia harus bicara dengan rico di ruangan nya , pasti ada hal serius yang ingin di bicarakan . .
" ada apa ? " tanya ergi saat masuk dan mulai masuk ke ruangan rico
" sebelumnya gue minta maaf , tapi loe harus mengisi ini " ucap rico sambil memberikan secarik kartas pada ergi
" apa ini ? surat pengunduran diri ? ? " tanya ergi begitu melihat isi kertas yang di berikan rico
" iya gie, maaf mulai hari ini loe engga bisa kerja lagi di sini "
" loe pasti bercanda kan ? atau loe lagi nge prank gue ? engga lucu tau bercanda loe " ucap ergi sambil tersenyum kecut
" engga gie , gue serius , gue engga bercanda "
ergi pun terdiam sejenak memandang wajah rico yang memang terlihat serius pada nya
" tunggu , tunggu apa cuma gue aja yang dapat kertas ini ? kenapa karyawan lain engga ? ? apa alasan nya ? " tanya ergi yang sedikit merasa curiga
" begini gie, omset di restoran ini sedang turun, jadi pemilik restoran ini ingin mengurangi karyawan tapi khusus yang berkerja part time. . di cabang ini kan cuma loe aja yg part time sedangkan yang lain full time "
" tapi kan loe tau gue sambil kuliah jadi gue engga mungkin kerja full time. . tolong lah kasih pengertian soal itu "
" gue tau gie, tapi maaf gue engga bisa berbuat apa-apa buat loe "
" loe tau kan istri gue lagi hamil ? dan gue engga mungkin kehilangan perkerjaan ini , gue mohon bantu gue gimna pun caranya supaya gue tetap kerja di sini "
" maaf gie gue benar-benar engga bisa , ini sudah peraturan baru di restoran ini " ucap rico sambil berdiri dan meninggalkan ergi di ruangan nya sendiri
Astaga. . . . cobaan apa lagi ini. . bagaimana aku mengatakan nya pada luna ? dia pasti akan sedih . . harus kerja dimana lagi setelah ini. . gumam ergi sambil memejamkan matanya dan mengusap kasar wajah nya
dari balik pintu rico memandangi ergi yang masih duduk di ruangan nya dengan wajah yang sangat murung. .
__ADS_1
" maaf , maafin gue . . gue harus berbohong sama loe, gue benar-benar engga punya pilihan lain. . " gumam rico yang merasa sangat bersalah atas perbuatannya .
Ergi akhirnya memutuskan untuk pulang sore itu , dia segera masuk rumah dan duduk di sofa. .
" kamu sudah pulang ? ? " tanya luna yang baru keluar kamar dan melihat ergi yang sedang duduk dengan wajah yang muram
" sudah " jawab ergi singkat
" kok tumben sore ? apa libur lagi kerja nya ? " tanya luna yang menghampiri ergi dan duduk di samping nya
." aku sudah tidak berkerja lagi . . maafkan aku. ." jawab ergi lirih
" Lho kenapa ? " tanya luna dengan ekspresi binggung
" entahlah , rico bilang restoran itu tidak lagi menerima kerja part time dan harus berkerja full time "
luna pun menghela nafas mendengar ucapan ergi, dia merasa kasihan pada ergi yang seperti nya sangat putus asa. . . . .
" tidak , tidak aku tidak ingin ada pria aneh lagi yang mengikuti mu, percaya padaku ku , aku pasti akan segera mendapatkan perkerjaan kembali " jawab ergi berusaha meyakinkan luna. .
" aku percaya padamu . ." ucap luna sambil menyenderkan kepala nya di dada ergi
malam itu luna pun menyiapkan makan malam untuk ergi , dia sudah memanggil ergi berkali-kali tapi tak ada respon . . luna pun masuk ke kamar dan melihat ergi masih sibuk dengan handphone nya sejak pulang tadi. .
" kamu sedang apa ? aku memanggil mu dari tadi " ucap luna sambil mencoba duduk di samping ergi di ranjang
" maaf. . sebentar lagi ya , aku sedang mencari info loker "
" lalu ada ? ? " tanya luna
" ada beberapa , mungkin besok sepulang kuliah aku akan mencoba ke sana . . " jawab ergi yang kemudian menaruh handphone nya dan terdiam sejenak
" apa kamu ragu ? ? "
__ADS_1
" sedikit . ." jawab ergi dengan wajah yang masih murung
luna pun memegang pipi ergi dan mencium bibir nya , ergi awalnya tidak merespon ciuman luna karena kaget , luna tidak pernah melakukan hal ini padanya sebelumnya , tak lama ergi pun merespon ciuman lembut luna. . setelah beberapa saat luna pun melepaskan ciuman nya
" aku tau kamu suami yang hebat , kamu pasti bisa melewati ini " ucap luna sambil tersenyum
" terima kasih , kamu sangat mengerti aku. . kamu tau kenapa aku bisa jatuh cinta pada mu ? ? "
" kenapa ? ? "
" sewaktu kita masih menjadi saudara , aku sering memperhatikan mu, kamu benar-benar sabar menghadapi mama ku yang selalu tidak adil pada mu. . di situ aku mulai berkhayal andai saja suatu saat kamu menjadi istri ku pasti kamu akan menjadi istri yang sangat baik untuk ku. . dan sekarang terbukti kamu benar benar istri yang sangat baik untuk ku. . " ucap ergi sambil memegang lembut pipi luna
" aku mencintaimu . ." ucap luna sambil memeluk ergi
sepulang kuliah ergi pun bergegas untuk mencari pekerjaan . . dia mulai mendatangi perusahaan , restoran atau bahkan toko toko yang memang sedang ada lowongan setelah mencari informasi di internet . . tapi sampai sore hari ergi tak kunjung mendapatkan perkerjaan , dia pun memutuskan untuk pulang . .
" kamu sudah pulang ? ? " ucap luna sambil menghampiri ergi yang duduk di sofa
" sudah . ."
" bagaimana hasilnya ? ?"
" aku selalu di tolak , susah sekali mencari pekerjaan yang menerima karyawan part time. . itu selalu menjadi alasan . . apa sebaiknya aku berhenti kuliah saja ? ? "
" jangan gie. . sebentar lagi kamu akan lulus , semua nya akan sia sia kalau kamu berhenti di sini . . aku percaya kamu nanti pasti kamu akan mendapatkan perkerjaan " ucap luna sambil memegang lembut tangan ergi
" baiklah. . aku akan mencoba lagi besok " jawab ergi sambil tersenyum
hari demi hari pun berlalu . . sudah hampir seminggu ergi mencari pekerjaan tapi belum kunjung menemukannya , ergi pun mencoba duduk di sebuah warung dan membeli minum , keringat mulai membasahi wajah nya siang itu. .
" astaga . . susah sekali ternyata mencari pekerjaan di kota besar seperti ini. . kalau begini terus luna bisa kelaparan hidup sama gue. . . apa yang harus gue lakuin . . HELP ME! ! ! " gumam ergi sambil memijat kening nya mencoba meredam semua keputus asaan nya.
__ADS_1