My Step Brother

My Step Brother
Berjuang


__ADS_3

Sepulang kuliah ergi pun bergegas ke restoran untuk kembali berkerja. . tak lama dia pun sampai di restoran dan menaruh tas nya untuk segera bersiap siap menganti pakaian nya. .


" gie , gue mau bicara ke ruangan gue ya sekarang " ucap rico saat melihat ergi yang baru datang


ergi pun mengerutkan kening nya karena binggung untuk apa dia harus bicara dengan rico di ruangan nya , pasti ada hal serius yang ingin di bicarakan . .


" ada apa ? "   tanya ergi saat masuk dan mulai masuk ke ruangan rico


" sebelumnya gue minta maaf , tapi loe harus mengisi ini " ucap rico sambil memberikan secarik kartas pada ergi


" apa ini ?  surat pengunduran diri ? ? "  tanya ergi begitu melihat isi kertas yang di berikan rico


" iya gie, maaf mulai hari ini loe engga bisa kerja lagi di sini "


" loe pasti bercanda kan ?  atau loe lagi nge prank gue ?  engga lucu tau bercanda loe " ucap ergi sambil tersenyum kecut


" engga gie , gue serius , gue engga bercanda "


ergi pun terdiam sejenak memandang wajah rico yang memang terlihat serius pada nya


" tunggu , tunggu apa cuma gue aja yang dapat kertas ini ?  kenapa karyawan lain engga ? ?  apa alasan nya ?  " tanya ergi yang sedikit merasa curiga


" begini gie, omset di restoran ini sedang turun, jadi pemilik restoran ini ingin mengurangi karyawan tapi khusus yang berkerja part time. . di cabang ini kan cuma loe aja yg part time sedangkan yang lain full time "


" tapi kan loe tau gue sambil kuliah jadi gue engga mungkin kerja full time. . tolong lah kasih pengertian soal itu "


" gue tau gie, tapi maaf gue engga bisa berbuat apa-apa buat loe "


" loe tau kan istri gue lagi hamil ?  dan gue engga mungkin kehilangan perkerjaan ini , gue mohon bantu gue gimna pun caranya supaya gue tetap kerja di sini "


" maaf gie gue benar-benar engga bisa , ini sudah peraturan baru di restoran ini " ucap rico sambil berdiri dan meninggalkan ergi di ruangan nya sendiri


Astaga. . . . cobaan apa lagi ini. . bagaimana aku mengatakan nya pada luna ? dia pasti akan sedih . . harus kerja dimana lagi setelah ini. . gumam ergi sambil memejamkan matanya dan mengusap kasar wajah nya


dari balik pintu rico memandangi ergi yang masih duduk di ruangan nya dengan wajah yang sangat murung. .

__ADS_1


" maaf , maafin gue . . gue harus berbohong sama loe, gue benar-benar engga punya pilihan lain. .  " gumam rico yang merasa sangat bersalah atas perbuatannya .


 


Ergi akhirnya memutuskan untuk pulang sore itu , dia segera masuk rumah dan duduk di sofa. .


" kamu sudah pulang ? ? "  tanya luna yang baru keluar kamar dan melihat ergi yang sedang duduk dengan wajah yang muram


" sudah  "  jawab ergi singkat


" kok tumben sore ?  apa libur lagi kerja nya ? "   tanya luna yang menghampiri ergi dan duduk di samping nya


." aku sudah tidak berkerja lagi . . maafkan aku. ."  jawab ergi lirih


" Lho kenapa ? "  tanya luna dengan ekspresi binggung


" entahlah , rico bilang restoran itu tidak lagi menerima kerja part time dan harus berkerja full time "


luna pun menghela nafas mendengar ucapan ergi, dia merasa kasihan pada ergi yang seperti nya sangat putus asa. . . . .


" tidak , tidak aku tidak ingin ada pria aneh lagi yang mengikuti mu,  percaya padaku ku , aku pasti akan segera mendapatkan perkerjaan kembali  " jawab ergi berusaha meyakinkan luna. .


" aku percaya padamu . ."  ucap luna sambil menyenderkan kepala nya di dada ergi


malam itu luna pun menyiapkan makan malam untuk ergi , dia sudah memanggil ergi berkali-kali tapi tak ada respon . . luna pun masuk ke kamar dan melihat ergi masih sibuk dengan handphone nya sejak pulang tadi. .


" kamu sedang apa ? aku memanggil mu dari tadi "  ucap luna sambil mencoba duduk di samping ergi di ranjang


" maaf. . sebentar lagi ya , aku sedang mencari info loker "


" lalu ada ? ? "  tanya luna


" ada beberapa , mungkin besok sepulang kuliah aku akan mencoba ke sana . . " jawab ergi yang kemudian menaruh handphone nya dan terdiam sejenak


" apa kamu ragu ? ? "

__ADS_1


" sedikit . ."  jawab ergi dengan wajah yang masih murung


luna pun memegang pipi ergi dan mencium bibir nya , ergi awalnya tidak merespon ciuman luna karena kaget , luna tidak pernah melakukan hal ini padanya sebelumnya , tak lama ergi pun merespon ciuman lembut luna. . setelah beberapa saat luna pun melepaskan ciuman nya


" aku tau kamu suami yang hebat , kamu pasti bisa melewati ini "  ucap luna sambil tersenyum


" terima kasih , kamu sangat mengerti aku. . kamu tau kenapa aku bisa jatuh cinta pada mu ? ? "


" kenapa ? ? "


" sewaktu kita masih menjadi saudara , aku sering memperhatikan mu, kamu benar-benar sabar menghadapi mama ku yang selalu tidak adil pada mu. . di situ aku mulai berkhayal andai saja suatu saat kamu menjadi istri ku pasti kamu akan menjadi istri yang sangat baik untuk ku. . dan sekarang terbukti kamu benar benar istri yang sangat baik untuk ku. . " ucap ergi sambil memegang lembut pipi luna


" aku mencintaimu . ."  ucap luna sambil memeluk ergi


 


sepulang kuliah ergi pun bergegas untuk mencari pekerjaan . . dia mulai mendatangi perusahaan , restoran atau bahkan toko toko yang memang sedang ada lowongan setelah mencari informasi di internet . . tapi sampai sore hari ergi tak kunjung mendapatkan perkerjaan , dia pun memutuskan untuk pulang . .


" kamu sudah pulang ? ?  " ucap luna sambil menghampiri ergi yang duduk di sofa


 " sudah . ."


 " bagaimana hasilnya ? ?"


" aku selalu di tolak , susah sekali mencari pekerjaan yang menerima karyawan part time. . itu selalu menjadi alasan . . apa sebaiknya aku berhenti kuliah saja ? ? "


" jangan gie. . sebentar lagi kamu akan lulus , semua nya akan sia sia kalau kamu berhenti di sini . . aku percaya kamu nanti pasti kamu akan mendapatkan perkerjaan "  ucap luna sambil memegang lembut tangan ergi


" baiklah. . aku akan mencoba lagi besok  "  jawab ergi sambil tersenyum


hari demi hari pun berlalu . . sudah hampir seminggu ergi mencari pekerjaan tapi belum kunjung menemukannya , ergi pun mencoba duduk di sebuah warung dan membeli minum , keringat mulai membasahi wajah nya siang itu. .


" astaga . . susah sekali ternyata mencari pekerjaan di kota besar seperti ini. . kalau begini terus luna bisa kelaparan hidup sama gue. . . apa yang harus gue lakuin . . HELP ME! ! !  " gumam ergi sambil memijat kening nya mencoba meredam semua keputus asaan nya.


 

__ADS_1


 


__ADS_2