My Step Brother

My Step Brother
pertikaian


__ADS_3

Malam itu ergi duduk termenung di balkon rumah rico, semenjak luna mengusir nya ergi memutuskan untuk menginap di rumah rico , untung lah rico mempunyai istri yang baik dan mengizinkan ergi menginap dan tidur di kamar tamu rumahnya ..malam itu ergi terus memainkan gitar yang di pegang nya dengan nada yang tak beraturan dengan tatapan yang kosong .


" mau sampai kapan loe begini ? ?  " ucap rico yang melihat ergi terus melamun sejak datang ke rumah nya tanpa berbicara sedikit pun yang sedang di alami nya , meskipun rico terus bertanya ergi hanya memberi jawaban jawaban yang tidak jelas


" belom tidur loe ?  " jawab ergi begitu melihat rico duduk di samping nya


" gimana gue mau tidur kalo temen gue masih ngelamun gini ntar loe kesurupun engga ada yang tau lagi . . " ledek rico


ergi pun hanya tersenyum mendengar ucapan rico


 " sampai kapan loe mau ribut sama istri loe? ?  loe masih cinta kan sama dia ? ? "


" gue cinta . . gue cinta banget sama dia. ." ucap ergi lirih


" ya kalo masih cinta itu baikan. . ntar dia keburu engga mau sama loe baru tau rasa loe "


" entahlah , gue ngerasa engga percaya diri dengan keadaan gue yang sekarang , perkerjaan gue masih gini gini aja, gue juga masih harus bayar kuliah , kumpulin uang untuk wisuda nanti , gue ngerasa engga bisa nyukupin dia . ."


" terus loe nyerah gitu aja ? ? ?  banyak gie yang hidup di bawah loe. . jangan dangkal gitu lah fikiran loe "


" mungkin gue akan cari perkerjaan tambahan , tapi kata kata gue kemarin kaya nya udah cukup nyakitin dia. . gue engga tau gimana caranya supaya dia maafin gue "


" yaelah gie. . minta maaf aja di pusingin. . loe bisa dapetin dia jadi istri  masa dapetin maaf nya aja engga bisa. . cemen banget loe "


ergi pun hanya terdiam mendengar ucapan rico . .


" yaudah mending sekarang loe tidur , besok loe temuin istri loe, sujud sujud dec kalo perlu loe di kaki nya dari pada loe kaya gini terus . . " ucap rico ssmbil menepuk pundak ergi dan berlalu pergi meninggalkan nya.


 


Malam itu luna pun merebahkan tubuh nya di kasur. . tubuh nya terasa sedikit pegal karena perkerjaan nya hari ini tapi dia juga merasa senang akhirnya bisa mendapatkan perkerjaan dan tidak perlu bergantung lagi pada ergi. .


" tok , tok tok. . terdengar suara pintu di ketuk


"siapa yang datang malam malam begini ?  apa mungkin ergi ? ?  " gumam luna


luna pun bergegas bangun dari ranjang nya , dan mengintip sedikit dari lubang di pintu , dia tidak melihat motor ergi , kalau itu ergi pasti terlihat motor nya di depan rumah . luna pun mencoba membuka pintu . .


" selamat malam . . bagaimana keadaan mu "  ucap seorang wanita di hadapan nya


" MAMA ? ? "  luna sangat terkejut melihat kedatangan mama ergi malam itu

__ADS_1


" ada apa ?  " ucap luna binggung


" tenang saya tidak akan mengganggu mu, saya justru berterima kasih padamu , saya tau ergi sudah tidak tinggal di sini bukan ? ?  baguslah , mungkin mata nya sudah mulai terbuka . ." ucap mama sambil tersenyum kecut


" iya ergi memang sudah tidak di sini , lalu untuk apa ke sini ? ? "


" saya mau berterima kasih untuk itu, sebaiknya kamu cepat urus surat perpisahan mu dengan ergi , oia saya juga turut berduka cita atas meninggal nya papa mu da ini ada sedikit uang sebagai ucapan terima kasih dan belasungkawa dari saya.." ucap mama ergi sambil menyodorkan amplop coklat berisi uang


" maaf saya tidak butuh uang ini " ucap luna


" sombong sekali kamu ini " jawab mama ergi sambil sedikit tertawa


" saya tidak sombong , tapi saya masih punya harga diri  ! ! !"   ucap luna sambil bergegas menutup pintu dan mengunci nya. Luna pun menghapus air mata nya yang mulai membasahi pipi nya.


" kenapa mama bisa tau ini semua ?  apa ini semua rencana mereka ber 2? kenapa mereka begitu jahat pada ku ?  kenapa kamu melakukan rencana ini gie ? ? "gumam luna sambil menangis


 


Pagi itu luna kembali berkerja , hari ini rumah makan itu tampak sepi , luna pun memutuskan untuk bersih bersih dan merapihkan peralatan makan di sana. .


" Luna . ."  ucap seorang pria sudah berdiri di hadapan nya saat dia sedang membersihkan meja


bodoh sekali aku , seharusnya aku tidak bercerita pada siapun. . gumam luna yang kesal pada diri nya sendiri


" mau apa kamu ke sini ? ?  " ucap luna dengan nada dingin


" aku mau bicara dengan mu. ."


" aku tidak ada waktu "  tolak luna


" Luna jangan bersikap seperti ini , aku ini suami mu hargai aku ! ! " sentak ergi


Bu ratih yang mendengar pertengkaran itu pun segera menghampiri luna. .


" luna. . ada apa ? ?  siapa dia ? "  tanya bu ratih sambil memandang ergi


" dia. . dia suami ku. . " jawab luna lirih.


" ohh. . jadi ini toh. . cah ayu sumami mu. . suami mu itu tampan sekali . . dan kamu , kamu pasti telah berselingkuh dengan memanfaatkan ketampanan mu dan menyakiti istri mu kan ? ? "  ucap ibu ratih sambil menunjuk dada ergi dengan sorot mata yang menyeramkan.


" aku tidak berselingkuh . . " ucap ergi sambil mengerutkan kening nya karena tidak mengerti apa yang di ucapkan ibu ibu di hadapan nya itu

__ADS_1


" anak muda itu memang pandai berbohong . . " ucap ibu ratih


" aku ingin berbicara dengan luna izinkan aku bicara dengan nya "


" bu biarkan luna bicara dulu dengan ergi "  ucap luna sambil berusaha menenangkan bu ratih yang terlihat marah memandang ergi, bu ratih pun akhirnya mengizinkan luna dan ergi berbicara di belakang rumah makan tersebut


" kenapa kamu berkerja di sini ? ?  " ucap ergi memulai percakapan


" aku tidak ingin bergantung pada mu. . ."


" luna aku ini masih suami mu !  kenapa kamu melakukan ini tanpa seizinku ?  aku masih bisa menafkahi mu ! ! ! "


" sudah lah gie, aku lelah dengan mu, kembali lah pada mama mu , kamu kaya dan tampan masih banyak wanita yang mau dengan mu "


" luna apa maksud mu ?  kenapa bicara seperti itu? ? "


" bukan kah waktu itu kamu bilang ingin meninggalkan ku ? ?  kau biss meninggalkan ku, ceraikan saja aku "


" luna aku minta maaf atas ucapan aku waktu itu , tapi aku engga akan pernah menceraikan mu ! ! "


" sudah lah gie , aku sudah benar benar lelah , sebaiknya kamu cepat ceraikan aku ! ! "


" jangan memancing emosi ku luna , SAMPAI MATI PUN AKU TIDAK AKAN MENCERAIKAN MU ! ! " sentak ergi dengan emosi yang sudah semakin memuncak dengan perkataan luna yang begitu menusuk hati nya


" sekarang kamu ikut aku ! !  " ucap ergi sambil menarik paksa tangan luna


" mau kemana gie ?  "  ucap luna sambil berusaha melepaskan tangan nya


" kita pulang ! !  dan jangan berkerja di sini lagi ! ! "


" tidak , aku tidak ingin tinggal dengan mu lagi ! !  kamu kembali saja pada mama mu ! ! "  tolak luna


" LUNA AKU INI SUAMI MU ! !  JANGAN MRMBANTAH KU ! ! " sentak ergi dengan wajah yang semakin marah


sampai akhirnya ada tangan wanita yang melepas paksa tangan luna dari ergi


" jangan memaksa nya , jangan membuat wanita hamil besedih , pergi kamu dari sini ! !  " ucap bu ratih pada ergi dan memaksa nya untuk keluar dari rumah makan tersebut .


 


 

__ADS_1


__ADS_2