
Sore itu ergi pun kembali ke rumahnya , dia pulang dengan perasaan gusar. . dia tidak tau benar atau salah keputusan nya menerima tawaran perkerjaan dari natalie . . yang dia tau dia harus cepat mendapatkan perkerjaan karena memang uangnya sudah mulai menipis. .
ergi pun masuk rumah dan langsung duduk di sofa . .
" kamu sudah pulang ? ? " ucap luna sambil menghampiri ergi
" iya. . jawab ergi sambil tersenyum
" bagaimana , apa sudah mendapat perkerjaan ? " tanya luna
ergi pun terdiam sejenak mendengar pertanyaan luna. .
" iya , besok aki akan mulai berkerja " jawab ergi
" alhamdulilah , kamu berkerja di mana ? tanya luna dengan sorot mata yang terlihat gembira
" aku berkerja di perusahaan teman ku. . "
" teman ? teman siapa ? ? "
" dia teman sekolah ku dulu, sudahlah aku mau mandi dulu " jawab ergi sambil berlalu pergi
luna pun hanya terdiam mendengar ucapan ergi, dia merasa ada yang aneh dengan ergi. . tapi luna berusaha menipis pikiran buruknya
Hari itu sepulang kuliah ergi pun langsung mendatangi perusahaan yang di maksud natalie . . dia pun menelepon natalie untuk memberi tau jika diri nya sudah sampai
" aku sudah sampai " ucap ergi via telepon
__ADS_1
" tunggu aku kesana " jawab natalie
natalie pun langsung menghampiri ergi yang sudah ada di loby perusahaan , natalie pun mengantar ergi untuk bertemu dengan papa nya terlebih dahulu . .
" pah. . ini natalie bawa ergi" ucap natalie begitu memasuki ruangan papa nya
" oia silahkan masuk . . " ucap papa natalie sambil mempersilahkan duduk
" kamu masih ingat saya ? dulu waktu kamu masih kecil saya sering kerumah mu . . dulu kamu masih sangat kecil , sekarang kamu sudah besar dan tampan " ucap papa natalie memelui percakapan
" iya saya ingat om. . om terlalu berlebihan . . " jawab ergi sambil tersenyum
" jadi kamu ingin berkerja di sini ? "
" iya om. . tapi saya belum lulus kuliah " jawab ergi
" terima kasih om. . " ucap ergi sambil tersenyum
natalie pun mengantar ergi ke ruangan nya dan memberitahukan apa saja yang harus di kerjakan ergi
" kamu ngerti kan gie ? tanya natalie selesai menjelaskan
" iya. . oia makasih ya kamu sudah bantu aku" ucap ergi
" iya sama sama , tapi kamu engga lupa kan sama syarat kamu ? sepulang kerja nanti aku ingin di temani makan sama kamu. . "
" malam ini ? enggak bisa hari libur aja ? ergi mencoba menolak nya
__ADS_1
" engga bisa lah . . aku kan pengen nya malam ini. . bisa kan ? sebentar aja kok. . "
" yasudah. . " jawab ergi singkat
sepulang kerja ergi pun makan malam dengan natalie di sebuah restoran
.
sementara di rumah luna terus melirik jam yang sudah menunjukkan pukul 12 malam , tapi ergi belum juga pulang , luna berulang kali menelepon tspi ergi tak kunjung mengangkat nya. . sampai tak lama terdengar suara ketukan dari pintu depan , luna pun bergegas membuka nya
" ergi ? kenapa baru pulang ? tanya luna saat dia melihat wajah ergi di hadapan nya
" aku lembur" jawab ergi
"kamu baru berkerja apa sudah harus langsung lembur ? tanya luna dengan nada sedikit curiga
" banyak perkerjaan yang harus aku selesaikan kan " ucap ergi sambil berjalan ke kamar tapi luna menahan tangan nya
" kamu tidak bohong ? " ucap luna dengan sorot mata yang tajam .
" luna , percayalah padaku . . sejak kapan aku menghianati mu ? aku berkerja untuk mu. . " jawab ergi sambil memegang lembut bahu luna
luna pun hanya terdiam mendengar ucapan ergi , sambil memandang nya yang berjalan menuju toilet . . ada perasaan aneh di hati nya , tapi luna mencoba meredam semua perasaan itu.
__ADS_1