My Step Brother

My Step Brother
Menyembunyikan


__ADS_3

Sore itu ergi pun kembali ke rumahnya , dia pulang dengan perasaan gusar. . dia tidak tau benar atau salah keputusan nya menerima tawaran perkerjaan dari natalie . . yang dia tau dia harus cepat mendapatkan perkerjaan karena memang uangnya sudah mulai menipis. .


ergi pun masuk rumah dan langsung duduk di sofa . .


" kamu sudah pulang ? ? " ucap luna  sambil menghampiri ergi


"  iya. . jawab ergi sambil tersenyum


" bagaimana , apa sudah mendapat perkerjaan ? " tanya luna


ergi pun terdiam sejenak mendengar pertanyaan luna. .


"  iya , besok aki akan mulai berkerja " jawab ergi


" alhamdulilah , kamu berkerja di mana ?  tanya luna dengan sorot mata yang terlihat gembira


" aku berkerja di perusahaan teman ku. . "


"  teman ?  teman siapa ? ? "


"  dia teman sekolah ku dulu, sudahlah aku mau mandi dulu " jawab ergi sambil berlalu pergi


luna pun hanya terdiam mendengar ucapan ergi, dia merasa ada yang aneh dengan ergi. . tapi luna berusaha menipis pikiran buruknya


Hari itu sepulang kuliah ergi pun langsung mendatangi perusahaan yang di maksud natalie . . dia pun menelepon natalie untuk memberi tau jika diri nya sudah sampai


" aku sudah sampai " ucap ergi via telepon

__ADS_1


" tunggu aku kesana " jawab natalie


natalie pun langsung menghampiri ergi yang sudah ada di loby perusahaan , natalie pun mengantar ergi untuk bertemu dengan papa nya terlebih dahulu . .


"  pah. . ini natalie bawa ergi" ucap natalie begitu memasuki ruangan papa nya


" oia silahkan masuk . . " ucap papa natalie sambil mempersilahkan duduk


"  kamu masih ingat saya ?  dulu waktu kamu masih kecil saya sering kerumah mu . . dulu kamu masih sangat kecil , sekarang kamu sudah besar dan tampan " ucap papa natalie memelui percakapan


"  iya saya ingat om. . om terlalu berlebihan . . " jawab ergi sambil tersenyum


"  jadi kamu ingin berkerja di sini ? "


"  iya om. . tapi saya belum lulus kuliah " jawab ergi


"  terima kasih om. . " ucap ergi sambil tersenyum


natalie pun mengantar ergi ke ruangan nya dan memberitahukan apa saja yang harus di kerjakan ergi


" kamu ngerti kan gie ?  tanya natalie selesai menjelaskan


" iya. . oia makasih ya kamu sudah bantu aku" ucap ergi


" iya sama sama , tapi kamu engga lupa kan sama syarat kamu ?  sepulang kerja nanti aku ingin di temani makan sama kamu. . "


" malam ini ?  enggak bisa hari libur aja ?  ergi mencoba menolak nya

__ADS_1


" engga bisa lah . . aku kan pengen nya malam ini. . bisa kan ?  sebentar aja kok. . "


" yasudah. . " jawab ergi singkat


sepulang kerja ergi pun makan malam dengan natalie di sebuah restoran


.


sementara di rumah luna terus melirik jam yang sudah menunjukkan pukul 12 malam , tapi ergi belum juga pulang , luna berulang kali menelepon tspi ergi tak kunjung mengangkat nya. . sampai tak lama terdengar suara ketukan dari pintu depan , luna pun bergegas membuka nya


" ergi ?  kenapa baru pulang ?  tanya luna saat dia melihat wajah ergi di hadapan nya


" aku lembur" jawab ergi


"kamu baru berkerja apa sudah harus langsung lembur ?  tanya luna dengan nada sedikit curiga


" banyak perkerjaan yang harus aku selesaikan kan " ucap ergi sambil berjalan ke kamar tapi luna menahan tangan nya


"  kamu tidak bohong ? " ucap luna dengan sorot mata yang tajam .


" luna , percayalah padaku . . sejak kapan aku menghianati mu ? aku berkerja untuk mu. . " jawab ergi sambil memegang lembut bahu luna


luna pun hanya terdiam mendengar ucapan ergi , sambil memandang nya yang berjalan menuju toilet . . ada perasaan aneh di hati nya , tapi luna mencoba meredam semua perasaan itu.


 


 

__ADS_1


__ADS_2