
Sepulang kuliah ergi pun bergegas pulang ke rumah . . dia segera masuk rumah yang memang tidak terkunci di lihat nya luna yang sedang di meja makan . .
" luna. ." ucap ergi
" ergi kamu sudah pulang ? kenapa tidak berkerja ? " tanya luna ketika melihat ergi yang tidak pulang malam seperti biasanya . .
"aku hari ini libur kerja . . jadi aku langsung pulang , kebetulan mata kuliah sedang sedikit" ucap ergi yang langsung duduk di sebelah luna. .
" owh gitu . . kamu sudah makan ? "
" belum , kamu sedang makan apa ? seperti mangga mentah ? " ucap ergi yang melihat luna sedang memakan mangga yang daging nya masih putih dan terlihat mentah
" ohh ini. . aku tadi minta dari pohon mangga tetangga . . entahlah aku tiba-tiba ingin makan ini. . " ucap luna sambil tersenyum
ergi pun terdiam mendengar ucapan luna dia hampir lupa kalau luna sedang hamil atau bahkan mengidam , ergi tidak pernah menanyakan makanan apa yang di inginkan luna saat hamil. .
" maafkan aku, aku tidak memperhatikan mu. . apa kamu sedang mengidam ? ? "
" tidak , seperti nya aku tidak sedang mengidam , lagi pula kandungan aku sudah membesar tapi aku baru menginginkan sesuatu . . ini hanya keinginan biasa saja seperti nya bukan sedang mengidam. . " ucap luna
" kenapa kamu tidak meminta ku mengambil kan nya tadi ? ? kenapa selalu melakukan nya sendiri ? "
" tidak apa apa ko. . pohon nya juga tidak tinggi aku bisa melakukan nya sendiri "
" luna kenapa tidak pernah bersikap manja pada ku ? kamu ini sudah punya suami berhenti lah melakukan sesuatu sendiri . . kadang aku merasa tidak di butuhkan oleh mu "
" itu hanya perasaan mu saja gie. . " ucap luna sambil tersenyum dan mengusap lembut pipi ergi
" oia aku punya sesuatu untuk mu. . " ucap ergi sambil memberikan paper bag pada luna
" dress ? ? " ucap luna saat membuka paper bag tersebut berisi dress cantik . .
" iya , itu dress hamil untuk mu , kandungan mu sudah mulai membesar pasti pakaian mu banyak yang sudah sempit . . maaf, aku hanya bisa memberikan mu barang sederhana itu.. kamu menyukai nya ? ? "
" aku suka . . ini cantik . . aku sayang kamu . . " ucap luna sambil mencium pipi ergi
ergi pun tersenyum puas melihat luna menyukai pemberian nya
__ADS_1
" pakai lah sekarang , sekalian aku akan mengajak mu makan di luar dan ke dokter kandungan . . sudah lama kamu tidak memeriksa kandungan mu kan ? ? "
" aku yakin kandungan ku baik-baik saja . . " tolak luna
" luna jangan membantah ku , aku ingin memastikan kandungan mu baik baik saja , cepat ganti pakaian mu . . aku tunggu di sini "
luna pun akhirnya menuruti ergi , dan segera menganti pakaian nya dengan dress yang di belikan ergi . . tak lama luna pun keluar kamar dengan mengenakan dress cantik selutut warna navy dengan rambut teruai yang membuat nya semakin cantik . .
" bagaimana apakah pas dengan ku ? " tanya luna saat menghampiri ergi yang tengah duduk di sofa
" cantik , kamu cantik sekali . ." ucap ergi sambil tersenyum
ergi pun mengajak luna makan di luar kemudian ke rumah sakit untuk memeriksa kandungan nya. . setelah beberapa saat mereka pun keluar dari ruang pemeriksaan . . sambil menunggu obat , luna terus memandangi foto usg yang di terima nya. .
" kata dokter semuanya baik baik saja , jenis kelamin nya juga sudah terlihat , anak kita perempuan , apa kamu senang ? " tanya luna pada ergi yang duduk di samping nya
" jelas aku senang . . anak kita pasti akan sangat cantik seperti mu. . " ucap ergi sambil memegang lembut pipi luna..
luna pun tersenyum dan terus memandangi foto usg tersebut . .
" masuk. . " ucap rico
" pak , ada yang ingin bertemu bapak " ucap seorang karyawan nya
" siapa ? ? " tanya rico
" saya , saya yang ingin bertemu dengan mu. . " ucap seorang wanita dari balik pintu
", tante ? ? " rico begitu terkejut begitu melihat wanita itu adalah mama ergi
" boleh saya masuk ? " ucap nya
" oia silahkan masuk . ." ucap rico sambil memberi isyarat pada karyawan nya agar meninggalkan mereka ber dua
" bagaimana keadaan mu ? sudah lama tidak main ke rumah ? ? " ucap mama ergi memulai percakapan
__ADS_1
" oia maaf akhir akhir ini saya sibuk, saya juga belum tau alamat rumah ergi di sini. . " ucap rico
" tidak apa apa , kelihatannya jabatan mu di sini sudah cukup bagus ? ? "
" biasa saja tante. . "
" oia apa ergi sedang libur kerja sekarang ? ? "
rico pun tersentak mendengar ucapan mama ergi , mengapa dia tau ergi kerja di sini , dia juga tau jabatan rico di sini apa selama ini mama ergi selalu menata matai ? ? guman rico
" oia ergi sedang libur kerja hari ini. ." jawab rico
" kalau begitu saya ingin kamu tidak memperbolehkan dia berkerja lagi di sini "
" apa maksud tante ? ? " ucap rico yang terkejut sekaligus tidak mengerti ucapan mama ergi.
" saya ingin kamu memberhentikan nya berkerja , bisa kan ? " tegas mama ergi
" tante saya tidak mungkin melakukan itu, ergi teman saya , istrinya juga sedang hamil ergi pasti sangat membutuhkan pekerjaan " tolak rico
" ohh begitu . . begini saya tau siapa pemilik restoran ini saya bisa melakukan penawaran untuk memberikan harga yang tinggi untuk memebeli restoran ini , sekaligus berdiskusi untuk menggantikan posisi mu dengan orang lain " ucap mama ergi sambil tersenyum kecut
rico pun tersentak mendengar ucapan itu , dia paham mama ergi sedang mengancam nta , dia juga paham mama ergi yang sekarang bukanlah yang dulu lagi , rico tau sekarang dia sudah sangat kaya dan dia bisa melakukan apapun dengan uangnya
" kenapa diam? saya membuat pilihan . . ergi yang keluar atau kamu yang keluar ? ? " ucap mama ergi
rico pun masih terdiam mendengar ucapan itu, itu benar-benar pilihan yang sulit untuk nya. .
" saya bias membeli restoran ini dengan harga yang sangat tinggi , dan saya bisa dengan mudah mengeluarkan mu " ancam mama ergi
" baiklah saya akan mengeluarkan ergi " ucap rico
" bagus..saya berharap besok dia sudah tidak berkerja di sini lagi . . " ucap mama ergi sambil tersenyum
kehidupan mu pasti akan semakin terasa sulit . . cepat atau lambat kamu pasti akan meninggalkan luna . . gumam nya dalam hati
__ADS_1