My Step Brother

My Step Brother
S2 part 14


__ADS_3

Sore itu raffa pulang ke rumah dengan perasaan yang bercampur aduk, pertemuan nya dengan natalie membuat berbagai pertanyaan di hatinya, tenang masa lalu orang tuanya yang tidak pernah di ketahui nya.


" mah " ucap raffa sore itu setelah mengganti seragam sekolahnya dan melihat luna tengah duduk di sofa sambil memainkan handphone nya


" iya sayang " sahut luna sambil tersenyum


Raffa duduk di samping luna dengan sedikit gurat kerisauan di wajahnya.


" boleh aku bertanya sesuatu? "


" bertanya? bertanya apa? " luna dengan ekspresi bingung melihat wajah putranya yang tampak serius


" Di mana pertemuan awal pertemuan mama dan papa dulu sampai akhirnya menikah? " raffa mencoba memancing respon luna


" kenapa bertanya seperti itu? "


" tidak apa apa, ingin tau saja "


Luna hanya terdiam tak tau harus bagaimana menjelaskan pada putranya


" kenapa diam mah? apa pertemuan kalian dulu dalam satu rumah yang sama? "


Luna tersentak dengan ucapan raffa.


" kamu, kenapa berkata seperti itu sayang? "


" kenapa? karena aku sudah tau tentang semuanya, kalian dulu saudara? " tanya raffa dengan tatapan yang dingin

__ADS_1


" Dari mana kamu tau hal itu? "


" tidak penting aku tau dari mana, kenapa harus di sembunyikan? apa ada yang salah dengan masa lalu kalian? "


" tidak, tidak ada yang salah, hanya rasanya tidak perlu menceritakan kepahitan di masa lalu " jawab luna lirih


" lalu, kenapa tidak mengizinkan aku menikah? apa ada yang salah dengan permintaan ku? "tanya raffa yang melihat wajah mama nya seperti menghindari kontak mata dengan nya


" itu keputusan papa mu, percayalah dia melakukan ini untuk kebaikan mu " luna mencoba memberi pengertian


" kebaikan? atau keegoisan? "


" Raffa, berhentilah berfikir yang tidak tidak "


" Papa menuduhku menghamili wanita di luar sana, padahal dia yang dulu melakukan itu kan " ucap raffa sambil tersenyum kecut


" aku tau, mama malu menceritakan nya bukan? kalian melakukan kesalahan di masa lalu, tapi sekarang kalian melarang ku untuk menikah padahal aku tidak berbuat hubungan di luar nikah seperti kalian "


" Raffa cukup!! " ucap luna yang merasa ucapan raffa cukup melukai hatinya


" Mah, apa aku harus melakukan tindakan seperti kalian dulu baru kalian mengijinkan aku menikah? atau aku harus menikah tanpa restu dari orang tua seperti kalian juga? "


" RAFFA CUKUP !! " sentak ergi yang sudah ada di dekat raffa dan menatap nya dengan tajam


PLAKK!! tamparan mendarat di pipi ergi


" Ergi apa yang kamu lakukan?!! " seru luna yang cukup terkejut dengan tindakan ergi pada putranya

__ADS_1


" Pah, mah, ada apa sih ini? " tanya rania yang berlari begitu mendengar keributan di ruang keluarga


" Biarkan saja, jangan membela nya , biar dia tau bagaimana caranya bicara yang sopan dengan orang tua! " sentak ergi yang dengan emosi yang masih memuncak


" Kalian benar-benar orang tua yang egois " ucap raffa yang langsung berlalu pergi menuju kamarnya


" anak itu!! " ucap ergi dengan tatapan penuh emosi pada raffa


" sudah gie, sudah " luna berusaha menenangkan ergi dengan air mata yang sedikit membasahi pipinya


***


Di kamar ergi membuka dan melepar jas nya ke ranjang dan duduk sambil mengusap kasar wajahnya, dia benar benar tidak menyangka kalau putranya akan berkata seperti itu.


" Gie.. " luna mencoba menghampiri ergi dan duduk di samping nya


" aku benar-benar tidak habis fikir kenapa dia bisa berkata seperti itu? " ucap ergi sambil menutupi wajahnya dengan tangan seraya menahan emosi yang masih melekat di dirinya


" aku juga enggak tau, kenapa dia bisa bicara seperti itu, tapi kamu enggak seharusnya menampar raffa " sahut luna dengan wajah sendunya


" tidak seharusnya? lalu aku harus membiarkan anak itu berbicara tidak sopan pada mu? berhentilah memanjakan nya " sahut ergi sambil menatao luna dengan tajam, luna hanya terdiam dengan sedikit menundukkan kepala nya


" Sebenarnya siapa yang memberi tau itu semua pada raffa? " tanya ergi dengan ekspresi bingung


" tidak tau, aku juga tidak tau siapa yang sudah memberi tau raffa " sahut luna


" mama? apa mungkin mama ku yang memberitahukan nya? " ucap ergi yang tiba-tiba teringat mama nya dan tau betul kalau mama nya dari dulu tidak suka hubungan nya dengan luna, meskipun sekarang mama nya telah berubah tapi ergi tetap merasa curiga padanya.

__ADS_1


__ADS_2