
Semenjak kejadian itu ergi pun menikahi ku. . kami menikah secara tertutup hanya mengundang beberapa teman dekat saja , papa pun tidak mengundang keluarga nya dia tidak mau memberi tau hal ini karena menurutnya ini adalah aib. . papa seperti nya masih belum bisa sepenuhnya pernikahan ku dan ergi..aku pun hanya bisa pasrah dengan keadaan ini.
Setelah menikah ergi pun mengajak ku hidup terpisah dengan papa alasannya dia ingin lebih mandiri terlebih sekarang dia kepala keluarga untuk ku. ergi pun menyewakan sebuah rumah sederhana untuk ku. . memang setelah pertengkaran dengan mama nya semua fasilitas yang ergi miliki telah di ambil kembali oleh mama nya, mobil yang biasa dia pakai pun di ambil nya, ergi pun terpaksa membeli sepeda motor dari sisa tabungan nya, seluruh kartu kredit nya pun telah di blokir oleh mama . . ergi sudah tidak mempunyai apa apa sekarang .
" maaf ya untuk sementara kamu harus tinggal di rumah ini dulu. . " ucap ergi saat kami memasuki rumah tersebut , rumah yang memang sederhana jauh lebih bagus dari rumah papa apalagi rumah ergi yang dulu. .
" iya engga apa apa , asalkan sama kamu itu semua tidak masalah untuk ku. . " jawab aku sambil tersenyum kepada nya
" aku janji setelah aku lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang bagus kita tidak akan tinggal di sini lagi . . " ucap ergi sambil membelai rambut ku
" iya . . aku akan tunggu itu. ." jawab ku sambil memeluk ergi. .
aku dan ergi pun mulai membersihkan dan merapihkan rumah tersebut sampai sore hari . . setelah itu aku pun mandi dan merapihkan kamar ku . . ergi pun keluar dari kamar mandi yang kebetulan dia baru selesai mandi. . dia pun keluat dengan telanjang dada dan mengerikan rambut basah nya dengan handuk aku pun sejenak memandangi tubuhnya ya bersih dan kekar tersebut , ergi pun melirik ku saat aku sedang memandangi nya seketika aku pun langsung mengalihkan pandangan ku karena malu.
" kenapa berhenti memandangi ku ? ? " ucap ergi sambil tersenyum dan duduk di samping ku
" tidak , aku tidak sedang memandangi mu. ." jawab aku sambil sedikit menunduk
__ADS_1
" kamu itu sekarang istri ku. . kenapa masih bersikap malu seperti itu. . " ucap ergi sambil memegang dagu ku agar aku menatap nya
" aku , aku mau buat makanan dulu kamu pasti lapar. . " aku mencoba bangun tapi ergi menahan ku
" tidak usah masak, aku tidak lapar , aku hanya ingin menyantap mu. . " ucap nya sambil terus menatap ku
Ergi pun mulai mencium lembut bibir ku. . dan mendorong tubuh ku ke kasur. . aku pun menikmati setiap sentuhan sentuhnya. . ada perasaan yang tak tergambarkan saat dia memberikan kenikmatan di tubuh ku. . walaupun dia sudah pernah melakukan nya. . tapi saat itu dia melakukan nya dengan memaksa sehingga tidak ada perasaan nikmat yang ku rasa hanya ada perasaan takut dan sedih saja saat itu. . sangat berbeda dengan malam ini. . saat kami sama sama mencapai kepuasan dan aku tertidur di pelukan nya .
Hari pun sudah mulai pagi. . aku melihat ergi masih tertidur di samping ku. . sejenak ku memandangi wajah nya. . ada rasa tidak percaya di hati ku. . ergi sudah menikah dan tidur di samping ku. . dulu aku berfikir menikah dengan nya hanyalah sebuah Khayalan . . tapi sekarang itu semua menjadi nyata . . walaupun ergi harus meninggalkan mama nya untuk ku. .
" maafkan aku. . karena aku hubungan mu dengan mama mu menjadi tidak baik. . " gumam aku sambil mengusap lembut wajah ergi yang sedang tertidur . tak lama ergi pun memegang tangan ku yang sedang mengusap pipi nya . .
ergi pun mulai membuka matanya dan tersenyum pada ku. .
" aku akan menyiapkan sarapan untuk mu. . " ucap sambil mencoba beranjak dari tempat tidur tapi tangan ergi
menahan nya dan memeluk ku dari belakang . .
__ADS_1
" di sini saja. . temani aku seharian di sini. . " ucap nya
" kita ini kan sudah menikah jelas aku akan selalu menemani mu gie. ." jawab aku yg merasa aneh dengan perkataan nya
" besok aku akan mulai sibuk aku akan mulai berkerja . . " ucap ergi sambil melepas pelukan nya dan duduk di samping ku
" berkerja ? berkerja di mana ? " tanya ku binggung
" aku mengambil kerja part time di sebuah restoran . . sepulang kuliah aku akan langsung berkerja dan mungkin aku akan pulang agak malam. . "
" sebagai pelayanan restoran ? ? kenapa kamu harus seperti itu ? aku bisa minta bantuan papa ku untuk kebutuhan kita. . " jawab aku yang merasa tidak tega jika ergi harus melakukan itu. . . .
" luna, aku ini bukan anak kecil lagi aku sudah menjadi suami mu, aku harus bertanggung jawab menghidupi mu. . mungkin saat ini hanya perkerjaan itu yang bisa aku lakukan karena aku harus membagi waktu dengan kuliah ku. . bersabarlah sedikit jika aku sudah menyelesaikan kuliah ku , aku akan mencari pekerjaan yang lebih baik lgi . . aku akan berusaha membahagiakan mu. ." ucap ergi sambil membelai lembut pipi ku. . aku pun langsung memeluk nya.
aku benar sedih ergi harus seperti ini sekarang . . tapi aku akan selalu mendukung nya. . dan akan selalu mencintai nya . . sangat mencintai nya.
__ADS_1