
Tak lama raffa akhirnya sampai di rumah fira..
" assalamualaikum " ucap raffa sambil mencoba memgetuk pintu rumah fira
" walaikumsalam " sahut suara seorang wanita sambil membuka pintu
" permisi, tante saya teman fira " ucap raffa yang langsung mencium tangan ibu fira
" oh, kamu yang waktu itu main ke sini ya " jawab nya sambil tersenyum
" iya, fira nya ada? "
" ada, bentar ya ibu panggil dulu " ucanya sambil mempersilahkan raffa masuk dan duduk di rumahnya.
" raffa " ucap fira saat menghampiri raffa yang sedang duduk sambil melamun
" fira?" raffa pun tersenyum melihat fira yang tampak cantik dengan drees selutut yang di kenakan dan terlihat tampak anggun di tubuhnya
" jadi pergi? " tanya fira sambil tersenyum
" jadi lah " sahit raffa yang langsung meminta ijin pada ibu fira dan segera melajukan motor nya ke suatu tempat, sampai raffa memberhentikan motor nya di sebuah resto cantik dan romantis.
" kenapa kita ke sini raf? " tanya fira bingung sambil memutar bola mata nya melihat resto cantik tersebut
" aku mau ajak kamu makan malam " jawab raffa sambil tersenyum
Raffa dan fira pun mulai masuk ke resto tersebut dan memesan makanan di sana.
" kamu suka tempat ini? " yang melihat fira terus memutar bola mata nya
" suka, cantik ya tempatnya, kami sering makan di sini? "
" enggak juga sih, papa sama mama aku yang sering makan disini " jawab raffa yang mengetahui tempat tersebut karena ergi dan luna beberapa kali mengajak nya makan di sana
" oh.. gitu "
enak ya jadi orang kaya, makan aja di tempat seperti ini, aku sih baru pertama kali ke tempat seperti ini.. gumam fira yang tampak kagum dengan kehidupan raffa tidak seperti dirinya.
" fir, aku punya sesuatu untuk kamu " ucap raffa sambil memberikan kotak cantik dengan ukuran cukup besar yang sudah dia siapkan
__ADS_1
" apa ini? " tanya fira yang tampak terkejut dengan kotak cantik tersebut
" buka aja "
fira pun perlahan membuka kotak tersebut, fira melihat coklat besar berbentuk hati di dalam kotak tersebut
" coklat nya besar banget raf " ucap fira sambil tersenyum
" ada tulisan nya fir, baca donk "
fira pun melihat tulisan cantik yang menghiasi coklat tersebut
" I Love you fira? " ucap fira sambil membaca tulisan tersebut
" aku cinta kamu fir, aku cinta kamu sejak awal kita masuk SMA" ucap raffa yang memutuskan untuk mengutarakan perasaan nya pada fira malam itu.
Fira pun terkejut dan hanya terdiam mendengar ucapan raffa, wajah nya yang tadi tampak senang berubah menjadi sendu dan tampak sedih.
" fir, kamu mau kan jadi pacar aku? " tanya raffa sambil mencoba memegang tangan fira
" maaf raf, aku enggak bisa " tolak fira sambil melepaskan tangan raffa
" kenapa? " wajah raffa seketika menjadi bingung, karena raffa berfikir fira juga menyukainya
" tapi kamu kan menikah hanya karena permintaan ibu kamu? kamu enggak cinta kan sama pria yang akan ibu kamu jodohkan itu? "
" aku memang enggak cinta, tapi akan berusaha mencintainya raf, karena ini takdir yang harus aku jalani"
" kalau aku mau menikahi kamu apa kamu mau terima aku? " ucap raffa sambil menatap fira dengan tajam fira pun cukup terkejut dengan ucapan raffa
" kamu itu ngomong apa sih raf? kamu itu harus kuliah dan jadi orang sukses, bukannya langsung menikah dengan aku "
" aku serius fir, aku akan bilang ke orang tua aku kalau aku akan menikahi kamu setelah lulus sekolah " ucap raffa dengan mantap dan yakin
" sudahlah raf berhenti berfikir yang tidak tidak, aku memang suka kamu, tapi aku enggak bisa sama kamu, maaf. jawab fira dengan wajah sedih sampai mereka hanya saling terdiam dan raffa mengantar nya pulang.
Tak lama raffa kembali ke rumahnya dengan membawa kekecewaan atas penolakan fira kata kata fira masih melekat di fikiran nya.
kalau kamu suka sama aku kenapa kamu tolak aku fir? aku harus buktikan ke kamu kalau aku serius dengan ucapan aku, aku akan menikahi mu setelah lulus sekolah fir, tapi apa mama sama papa setuju ya? kak rania aja sampai sekarang belum menikah? harusnya kan kak rania dulu yang nikah.. gumam raffa sambil membaringkan tubuhnya di ranjang dengan wajah yang bingung
__ADS_1
***
Siang itu raffs masuk ke kamar rania dan melihat kakanya sedang sibuk dengan laptop nya di ranjang
" kak " ucap raffa yang langsung duduk di samping rania
" apa dek" sambil mengunyah cemilan di samping nya dan tangan nya sibuk mengetik
" lagi apa kak? "
" ngerjain tugas "
" ngerjain tugas? ini kan hari libur? kuliah kakak juga kan lagi libur? " tanya raffa heran yang melihat kakak nya sangat gila belajar.
" memang nya kalau libur kuliah tugas kuliah juga libur "
" ya ampun kak, hari libur gini tuh jalan donk kak jangan belajar terus.. emang kakak enggak punya pacar gitu? tanya raffa yang heran dengan kakak nya yang punya wajah cantik tapi justru lebih suka belajar dan tidak pernah melihatnya dekat dengan cowok
" pacar? " sambil menoleh ke arah raffa
" iya pacar? "
" enggak punya " jawab rania sambil terus melanjutkan mengetik
" ya ampun kak, hari gini belum juga punya pacar? anak SD aja sekarang udah punya pacar kak " ledek raffa sambil merampas cemilan kakak nya
" kamu itu, memang nya kamu udah punya pacar? " rania berbalik bertanya
" belum juga sih. hehehe "dengan cengiran kuda nya
" dasar " ucap rania sambil terus mengunyah
" tapi kakak enggak mau nikah gitu? "
" mau lah, tapi enggak mau buru buru juga "
" buru buru gimana? kakak kan udah cukup umur? " tanya raffa heran
" dek, dek.. nikah itu bukan cuma perkara umur tapi banyak yang harus di-per-tim-bang-kan " ucap rania yang tampak geli dengan pertanyaan polos adiknya.
__ADS_1
Aduh repot juga nih, kak rania kayak nya masih lama nikah nya, pacar juga belum punya.. gumam raffa yang tampak gusar
.