
Malam itu luna sedang menikmati makan malam nya bersama ergi dan anak anaknya.
" Pah " ucap raffa di sela sela malam mereka
" iya " jawab ergi dengan nada dingin
" apa mama sudah mengatakan tentang keinginan ku? " tanya raffa
luma yang sedang makan pun cukup terkejut dengan ucapan raffa, luna memang sudah membicarakan tentang itu pada ergi tapi luna belum bercerita tentang jawaban ergi pada raffa dan luna tidak menyangka kalau raffa akan menyakan nya langsung saat ini
" keinginan mu yang konyol itu? " ucap ergi sambil menghentikan aktifitas makan nya
" ada apa sih dek? " tanya rania dengan wajah bingung dan merasa suasana di meja makan berubah menjadi menyeramkan
" itu tidak konyol pah, raffa serius " ucap raffa
" tanya kan saja pada mama mu, kamu benar-benar membuat selerah makan ku hilang " jawab ergi yang langsung meninggalkan meja makan
Raffa pun tertunduk seolah mengerti jawaban papa nya pasti jawaban yang tidak di inginkan nya.Tak lama luna pun mencoba menghampiri raffa di kamarnya.
.
" sayang " ucap luna yang mencoba duduk di samping raffa malam itu
" iya, aku sudah tau jawaban papa, tidak usah di jelaskan lagi " sahut raffa yang tau maksud kedatangan luna
" maafkan mama ya, papa mu itu sangat keras, tapi mama yakin dia melakukan ini untuk kebaikan kamu " luna mencoba memberi pengertian
__ADS_1
Raffa hanya terdiam, yang sebenarnya masih tidak bisa menerima respon ergi pada keinginannya dan membuat raffa tidak mengerti mengapa ergi sekeras itu melarang nya
***
Siang itu raffa sedang menikmati makan siang nya di sebuah cafe sepulang sekolah.
" kamu pasti raffa ya? " tampak seorang wanita dewasa menyapanya, raffa pun dengan seksama memperhatikan wajah wanita yang tidak di kenalnya itu, raffa memperkirakan mungkin umur wanita itu sama dengan mamanya
" iya, saya raffa, kok tante tau nama saya? "tanya raffa dengan ekspresi bingung
" ternyata benar, kamu pasti putra ergi pradana kan? " wanita itu kembali bertanya
" iya benar, nama papa saya ergi pradana? kok tau? " tanya raffa yang semakin bingung
" sudah saya kira, soalnya wajah kalian itu mirip banget.. ganteng" ucap nya sambil tersenyum
" oia, boleh " jawab raffa yang mempersilahkan wanita itu duduk di hadapan ny sambil membawa makanan yang sudah di pesan nya
" kamu pasti bingung ya, perkenalan saya natalie, saya sepupu jauh papa kamu di bandung "
" Sepupu? bandung? " ucap raffa yang merasa sedang menjawab teka teki atas ucapan ucapan natalie padanya
" iya, memang papa dan mama mu tidak pernah cerita kalau mereka pernah tinggal di Bandung? " tanya natalie sambil meminum lemon tea pesanan nya
" tidak , kok papa enggak pernah cerita kalau dia punya sepupu di bandung? " tanya raffa yang merasa sedikit aneh
" oh, mungkin dia lupa, lagi pula tante masih menetap di sana hanya sesekali saja ke jakarta "
__ADS_1
" oh.. begitu " raffa mengangguk seolah mengerti
" jadi papa mu tidak pernah cerita ya kalau dia pernah tinggal di sana? "
" tidak "
" tante sedikit ceritakan ya, dulu sewaktu sekolah papa dan mama mu tinggal di bandung, tante juga sering kok menginap di sana, sering juga tidur di kamar mama mu atau papa mu kalau menginap " ujarnya sambil tersenyum
Raffa pun mengerutkan kening nya seolah tidak mengerti dengan ucapan natalie" menginap di kamar mama dan papa? maksudnya? "
" kamu enggak ngerti? dulu kan mereka tinggal satu rumah, soalnya mereka itu dulu saudara "
uhuk.. uhuk.. raffa merasa tersedak saat meminum soft drink nya saat mendengar ucapan wanita di hadapan nya
" saudara? saudara bagaimana? " tanya raffa yang semakin bingung
" jadi kamu beneran enggak tau ya sayang? jadi dulu mereka itu saudara tiri, tapi mereka berpacaran sampai akhirnya mereka menikah karena mama mu itu hamil di luar nikah " ucap natalie sambil tersenyum
" APA?? " seru raffa yang cukup terkejut dengan ucapan natalie
" iya, mereka menikah tanpa restu, kalau kamu tidak percaya kamu bisa kok tanya langsung ke orang tua kamu" jawab natalie sambil tersenyum licik
Raffa hanya terdiam dan benar-benar tidak menyangka kalau orang tuanya mempunyai masa lalu seperti itu
jadi mereka menikah karena mama hamil di luar nikah? mereka punya masa lalu seperti itu tapi kenapa mereka tidak mengizinkan aku menikah padahal aku tidak melakukan hal seperti yang mereka lakukan dulu mereka benar-benar egois.
Raffa hanya terus terdiam sambil menahan rasa kecewa nya.
__ADS_1