My Step Brother

My Step Brother
Terlambat honeymoon


__ADS_3

Hari ini luna dan ergi berencana berangkat ke bali untuk sekedar honeymoon, sudah sejak awal menikah ergi ingin mengajak luna pergi ke tempat tempat indah tapi kondisi nya saat itu sama sekali tidak mendukung dan baru saat ini ergi dapat mewujudkan nya.


Setelah menempuh perjalanan dengan pesawat akhirnya mereka pun tiba di bali.. mereka pun langsung menuju hotel tempat mereka menginap..


" sayang kamu suka kamar ini?? " ucap ergi saat mereka memasuki kamar hotel tersebut


luna terus memutar bola mata nya.. terlihat kamar yang besar dan bagus dengan view menghadap ke pantai tak jauh dari hotel mereka..


" suka.. suka sekali.. " ucap luna sambil tersenyum


" bagus lah.. aku masih punya banyak kejutan untuk mu.. "


" kejutan apa lagi?? " tanya luna


" sudahlah, nanti aku akan beri tau.. setelah ini aku ingin mengajak mu makan malam " ucap ergi sambil tersenyum


Malam hari ergi pun bersiap untuk mengajak luna makan malam , ergi pun telah membelikan dress untuk di pakai luna malam ini..


" apakah pas dengan ku?? " ucap luna yang sudah berdiri di hadapan ergi dengan menggunakan deres cantik berwarna peach pemberian ergi


ergi pun tersenyum sambil terus memandangi tubuh dan wajah luna yang cantik.. bahkan ergi merasa luna semakin cantik walau sudah mempunyai anak..


" cantik.. cantik sekali.. " ucap ergi sambil tersenyum


ergi pun membawa luna ke suatu tempat untuk makan malam dengan luna



" kamu suka tempat ini? " ucap ergi begitu mereka sampai di tempat tersebut


" suka.. tempat yang cantik " jawab luna sambil tersenyum


mereka pun segera memesan makanan..


" luna.. ada yang ingin aku berikan pada mu " ucap ergi


" apa ? " tanya luna


" kamu tutup mata ya.. "


luna pun tersenyum dan mulai menutup matanya..


" sekarang buka " ucap ergi


luna pun perlahan membuka matanya dan melihat kotak perhiasan berisi kalung cantik..


" kalung? " tanya luna yang sedikit terkejut


" iya.. kamu tau sejak awal menikah aku sempat ingin membelikan kalung ini untuk mu, tapi ternyata harganya sangat mahal.. bahkan aku berfikir mungkin seumur hidup pun aku tidak akan bisa memebelikan nya untuk mu.. tapi aku benar benar bersyukur akhirnya hari ini aku bisa memberikan nya padamu " ucap ergi sambil tersenyum

__ADS_1


luna pun merasa tersentuh dengan ucapan ergi, luna tidak menyangka kalau sudah lama ergi ingin membelikan barang ini untuk nya.. padahal luna juga tidak menginginkan kalung tersebut, bagi nya asal ergi selalu di sisi nya itu sudah lebih dari cukup untuk nya.


ergi pun memakai kan kalung tersebut di leher jenjang luna..


" sangat cocok untuk mu " ucap ergi sambil tersenyum


" terima kasih.. aku sangat mencintaimu " jawab luna sambil tersenyum gembira


" aku juga sangat sangat sangat sangat sangat sangat mencintaimu " ucap ergi sambil sedikit tertawa


luna pun menikmati makan malam nya.. sampai akhirnya mereka kembali ke hotel..


ergi segera membuka pintu kamar hotel nya lalu bergegas menutup nya kembali.. dan kemudian mengendong luna yang tengah berdiri di samping nya..


"ERGI..!!" pekik luna yang merasa terkejut dengan perbuatan ergi


" kenapa harus di gendong.. aku bisa jalan sendiri.. " ucap luna


" memabg nya kenapa kalau aku mengendong mu?? " ergi berbalik bertanya


" tidak apa apa, rasanya seperti pengantin baru saja " ucap luna dengan sedikit malu malu


ergi pun hanya tersenyum mendengar ucapan luna.. meskipun sudah menjadi suami nya entah kenapa luna kerap masih bersikap malu malu pada nya, dan itu malah membuat ergi gemas dan menyukai nya.


ergi pun terus mengendong luna dan merebahkan nya di ranjang, tanpa aba aba ergi langsung mencium bibir luna yang sudah terbaring di ranjang.. ergi terus melumat lembut bibir luna.. luna pun merespon ciuman lembut ergi dengan sesekali melumat bibir ergi.. setelah cukup lama berciuman bibir ergi mulai turun ke leher jejang luna sambil terus menciumi setiap inci lehernya.


Sampai terdengar suara telepon dari handphone luna..


luna pun mengambil handphone di meja dekat ranjang nya..


" rania?? ada apa ya menelepon?? sebentar ya aku angkat dulu, aku takut terjadi sesuatu pada rania " ucap luna


luna pun mengangkat video call dari putri nya, tampak rania yang akan tidur di  temani pembantu nya.. setelah cukup lama berbicara pada luna dan ergi putri kecilnya pun menutup telepon nya.


" masih mau di lanjut?? " ucap luna yang melirik ergi di samping nya


ergi pun tersenyum dan melanjutkan hasrat nya yang masih menggebu..ergi kembali mencium bibir luna . .


tak lama kembali terdengar suara telepon lagi dari handphone luna.. membuat ergi kembali menghentikan aktivitas nya


" rania telepon lagi?? ada apa lagi ya?? " ucap luna yang kemudian mengangkat kembali video call dari putri kecilnya.


ergi pun hanya bisa menghela nafas sambil menunggu luna berbicara dengan rania..


" dia lupa mengucapkan selamat tidur dan memberikan kecupan untuk ku.. " ucap luna sambil tersenyum


" dia selalu lebih romantis dari ku " jawab ergi


" masih mau di lanjut?? " luna kembali bertanya

__ADS_1


ergi pun kembali tersenyum dan kembali mencium bibir luna dan menyingkap dress luna yang kemudian mereba lembut paha luna. .


Sampai kembali terdengar suara handphone..


" ASTAGA... telepon dari siapa lagi luna?? " ucap ergi yang mulai merasa jengkel


" itu telepon dari handphone mu gie.. bukan handphone ku" ucap luna


ergi pun melihat handphone nya yang juga di letakan di meja samping ranjang..


" dari siapa?? " tanya luna


" Dari nadia sekretaris ku.. tidak usah di angkat saja lah " jawab ergi


" angkat saja gie, siapa tau penting " bujuk luna


ergi pun mengangkat telepon dari nadia sekretaris nya yang menanyakan berkas berkas yang sudah di tanda tangani nya tapi ergi lupa memberikan nya pada nadia


" semua berkas nya ada di atas meja kerja ku, sudah aku tanda tangani semua.. kalau ada lagi yang mau di tanya kan tunggu lah sampai aku masuk kantor kembali. mengerti?? " ucap ergi yang kemudian menutup telepon nya.


" mungkin aku harus memberi nya predikat karyawan teladan karena telah berani mengganggu ku malam malam hanya untuk menanyakan kerjaan " gumam ergi yang merasa kesal


" gie.. masih mau lanjut??? " ucap luna yang melihat ergi sudah menutup telepon nya


"entahlah.. mood ku jadi sangat kacau.." jawab ergi yang kembali merebahkan dirinya di ranjang dengan wajah yang di tekuk


luna pun hanya tertawa melihat tingkah suami nya..


" luna...... " ucap ergi dengan nada yang terkesan manja


" ada apa?? " tanya luna yang masih bersandar di ranjang


" boleh aku meminta sesuatu?? "


" minta apa?? "


ergi pun menatap luna di samping nya..


" luna.. selama ini kan kamu selalu bersikap seperti putri malu yang selalu kuncup saat aku sentuh.. heemm.. bisa tidak malam ini kamu bersikap sedikit liar.. buat menikmati permainan mu malam ini.. " ucap ergi sambil tersenyum


" kenapa aku harus melakukan itu.. aku tidak bisa melakukan nya gie" jawab luna dengan wajah merah merona karena malu, terlebih luna tidak pernah bersikap agresif dalam urusan **** dengan ergi, luna memilih selalu pasrah mengikuti permainan ergi


" ayo lah luna.. sekali ini saja.. aku ingin melihat mu berbeda malam ini.. " bujuk ergi


luna pun hanya diam mematung mendengar permintaan ergi


" luna.. ayo cepat aku hitung sampai 3 kalau kamu tidak mau.. kita akan pulang malam ini " ucap ergi sambil memejamkan mata nya


" 1...2.." belum sempat ergi menyelesaikan hitungan nya luna sudah mengambil posisi di atas tubuh ergi dan mulai mencium bibir ergi

__ADS_1


Ergi sangat menikmati ciuman lembut luna cukup lama.. ergi pun memegang tangan luna dan menuntun nya untuk memegang punya nya yang sudah mulai mengeras.. luna mencoba mengendalikan permainan malam itu..


ergi pun merasa puas dengan apa yang dilakukan luna malam ini...


__ADS_2