
1 minggu kemudian..
Luuna terus melamun di toko nya siang itu dengan raut wajah yang sedih..
" kamu sudah tidak pernah lagi menghubungi ku.. apa kamu sudah benar-benar melupakan ku gie??? kenapa dulu kamu harus mencintai ku kalau akhirnya kamu meninggalkan ku " gumam luna sambil mengusap air matanya yang sedikit terjatuh
" luna " ucap seorang pria yang membuyarkan lamunan luna siang itu..
luna pun menoleh ke arah pria tersebut dan memperhatikan wajahnya dengan seksama..
" kamu masih inget aku enggak?? aku rico, teman ergi sewaktu di restoran dulu " ucap pria itu
" oia.. aku inget " jawab luna sambil tersenyum
" luna aku mau bicara sama kamu, ada waktu engga?? "
luna pun mengerutkan kening nya.. sambil menatap wajah rico yang tampak serius..
" oh yaudah " ucap luna me iya kan ajakan rico
Sampai mereka di sebuah cafe dan memesan minuman di sana..
" mau bicara apa?? " ucap luna dengan ekspresi binggung
" luna, sebelumnya aku minta maaf.. aku mau memberikan ini" ujar rico sambil memberikan amplop kecil pada luna
" apa ini?? " tanya luna yang semakin tidak mengerti
" di dalamnya ada tulisan tangan ergi.. seperti nya itu di tunjukkan untuk mu.. aku menemukan nya di meja kerja nya sewaktu aku ke kantor nya.. luna maaf aku baru memberi tau ini pada mu.. aku berfikir aku enggak mau ikut campur urusan rumah tangga orang lain.. tapi beberapa minggu yang lalu aku sempat menghubungi ergi, dia bilang dia sudah berpisah dengan mu, jadi aku rasa aku perlu memberi tau ini.. karena ergi mungkin tidak memberitahukan nya pada mu " ucap rico
" aku tidak mengerti " jawab luna
__ADS_1
" baca lah luna"
luna pun mulai membuka amplop tersebut dan membaca secarik kertas di dalamnya
" Luna.. luna istri ku..
kamu tau sampai saat ini kadang aku tidak percaya kamu telah menjadi istri ku.. karena dulu aku hanya menyukai mu.. menyukai mu sejak awal kita tinggal bersama menjadi saudara..
luna.. aku sangat menyukai mu, kadang aku berfikir kenapa aku tidak pernah bisa menyukai wanita lain selain kamu??? aku tidak pernah bisa mengendalikan perasaan ku untuk menyukai mu.. walaupun itu salah, walaupun itu membuat hubungan keluarga kita berantakan.. maafkan aku..
aku bahkan melakukan hal bodoh untuk memeliliki mu kembali.. maafkan aku luna.. aku selalu membuat hidup mu rumit..
Sampai kita menikah dan memiliki seorang putri yang cantik seperti mu.. aku masih berfikir belum bisa membahagiakan mu..
untuk kali ini.. aku kembali menyakiti mu.. akan sangat menyakiti mu.. kamu tau kenapa?? karena aku sakit.. aku menderita kanker otak.. dan hidup ku tidak akan lama lagi..
luna.. aku tidak pernah takut akan kematian ku.. aku sangat takut.. sangat takut jika harus meninggalkan mu sendirian.. siapa yang akan menjaga mu dan rania kelak??? itu yang selalu aku fikir kan..
Luna.. kamu wanita yang baik.. kamu layak mendapatkan yang lebih baik dari ku.. kelak menikah lah dengan afif.. dia akan menjaga mu seumur hidupnya..
luna.. aku juga sudah mengatas nama kan seluruh harta ku untuk mu.. tidak perduli kelak kamu menikah dengan siapapun.. hanya itu yang bisa aku berikan..
Luna.. harus kah aku minta maaf???
aku jatuh cinta dengan mu..
aku tau cinta ku telah membuat mu menderita.. jika kamu mengerti diri ku.. tolong maafkan aku...
aku mencintaimu safaluna.. sejak dulu, hari ini dan sampai aku menutup mata.
Ergi pradana "
__ADS_1
Luna pun terus meneteskan air mata mata nya saat membaca surat itu.. luna segera bangkit dari kursi..
" luna mau kemana?? " ucap rico
" menemui suami ku " jawab luna yang langsung meninggalkan rico
luna pun bergegas menuju rumah ergi.. dan hendak memasuki rumah nya..
" ibu.. ibu mau kemana?? " tanya pak anto yang tengah berdiri di depan gerbang
" bertemu ergi " jawab luna
.
" pak ergi tidak ada di rumah bu "
" aku tidak percaya " ucap luna yang langsung memaksa memasuki rumah tersebut
" ERGI.. ERGI.. DIMANA KAMU!!!! teriak luna sambil terus mencari ergi di seluruh ruangan rumah tersebut tapi luna tak kunjung menemukan nya..
"DI MANA ERGI?? DI MANA DIA?? "ucap luna yang kembali menghapiri pak anto
" pak ergi pergi tapi saya tidak tau pergi kemana " ucap pak anto yang telah mengunci mulut nya untuk tidak memberitahukan keberadaan ergi pada siapa pun atas perintah mama ergi
" jangan bohong kamu!!! kamu pasti tau di mana ergi !!! cepat katakan pada ku!!! pekik luna sambil menangis.. tapi pak anto hanya berkilah dan menutup rapat mulut nya
luna pun meninggalkan rumah ergi dan pergi ke kantor nya.. luna bertanya pada setiap karyawan tentang keberadaan ergi.. tapi luna tak juga menemukannya jawaban nya..
karena mama ergi sudah merahasiakan keberadaan ergi termasuk dengan orang kantor nya..
luna keluar kantor dengan terus meneteskan air mata..
__ADS_1
" di mana kamu?? kenapa kamu melakukan semua ini??? kenapa gie??? kenapa kamu sejahat ini pada ku.. aku mencintaimu mu ergi.. aku mencintaimu " gumam luna sambil terus menangis