
" Ergi kamu engga apa apa sayang ? ?" kenapa bisa sampai seperti ini sayang? ? ucap mama saat melihat wajah ergi yang di penuhi luka di rumah sakit
" engga mah ergi engga apa apa " ergi berusaha menenangkan
" Ergi papa menyekolahkan mu bukan untuk jadi jagoan , kamu sudah kelas 3 SMA sebentar lagi lulus harusnya kamu bisa menjaga prilaku kamu ! ! ucap papa dengan wajah yang sangat marah
" maaf pah. ."
" kenapa kamu berkelahi ? ? jelaskan ! ! "
ergi hanya terdiam dan tidak menjawab pertanyaan papa. .
" JAWAB ERGI ! ! " ucap papa dengan nada keras
" udah , udah pah. ergi masih sakit biarkan dia istirahat dulu " mama berusaha menenangkan
" luna tadi dokter bilang sampai berapa lama ergi di rawat di sini ? ? " tanya mama
" tadi katanya besok sore baru boleh pulang mah "
" aduh mama sama papa besok harus keluar kota masih ada kerjaan bagaimana ini ? ? "
" biar luna aja mah yang jaga ergi besok kalau sudah pulang luna kabarin lagi , lagian besok juga hari libur "
" yaudah luna kamu jaga ergi biaya administrasi hari ini langsung papa urus biar kalian besok bisa langsung pulang " ucap papa
" yaudah mama sama papa engga bisa bernalam kamu jagain ergi ya lun , mamah harus pergi pagi-pagi besok "
" iya mah. . " ucap luna
__ADS_1
Malam hari aku pun menemani ergi di rumah sakit
" gie kamu makan dulu ya habis ini baru minum obat "
" aku engga mau makan , sebelum kamu bilang sesuatu "
" bilang apa ? ? "tanya ku heran
ergi pun menarik tangan ku seraya berbisik " aku sayang kamu" wajah ku pun langsung memerah mendengar ucapan nya
" kamu tuh apa apaan sih, udah gie mending kamu cepet minum obat terus tidur " ucap aku sedikit gugup
" Lun tapi aku benar benar sayang kamu apa kamu engga bisa ucapin kata itu sekali aja buat aku? ? "
aku yang mendengar ucapan nya pun sedikit aneh, tak biasanya ergi pakai bahasa aku dan kamu kepaku tapi kenapa sekarang memakai nya ? ? apa karena dia sudah menganggap kami berpacaran ? ? aku pun tersenyum sendiri mendengar nya.
" kenapa malah senyum senyum sendiri ? ? "tanya ergi heran
" karena waktu itu aku belum tau perasaan kamu yang sebenarnya , sekarang aku sudah tau perasaan kamu itu sudah lebih dari cukup untuk ku, Lun kamu pacar pertama kuu, tolong jangan kecewain aku "
" mana mungkin aku pacar pertama kamu, kamu ganteng banyak wanita yang pasti suka sama kamu jadi engga mungkin kalau kamu belum pernah pacaran ? ? " ucap aku heran
" ada satu masa lalu yang buat aku benci bahkan tidak bisa percaya pada wanita , tapi aku engga bisa cerita itu sekarang " ucap ergi sambil tersenyum
" terus kenapa kamu percaya aku? ? bagaimana kalau aku suatu saat mengecewakan mu? ? "
" karena aku sudah cukup lama menyukai kamu lun, sejak awal aku tinggal di rumah kamu aku terus memperhatikan mu dan aku yakin kamu engga seperti wanita yang lain "
aku pun tersentak mendengar ucapan nya , ternyata ergi menyukai ku sejak awal tinggal di rumah ku? ? itu kan udah lama banget sejak aku sekolah menengah pertama , selama itu dia menyukai ku? ? aku benar benar tidak pernah menyadari nya , karena sifat ergi juga selalu dingin kepada ku. . ergi itu benar benar pria yang tidak bisa di tebak. gumam luna
__ADS_1
Sore ini ergi pun pulang dari rumah sakit . .
aku pun berusaha memapahnya keluar dari mobil untuk berjualan . .
" aku bisa jalan sendiri kok " ucap ergi
" gie bentar ya aku buatin makanan dulu. ." aku pun membuatkan makanan dan mengantar ke kamar nya
" Di makan dulu gie , habis ini minum obat " ucap ku
" Lun tolong bukain perban di kepala ku dong , pusing nih kaya nya pakai perban gini "
aku pun membantunya membuka perban di kepalanya terlihat darah di kepala nya yang sudah mengering
" udah engga sakit kan ? ? " tanyaku tapi ergi tidak menjawab dan hanya memandangku
" kenapa ? ? " tanya ku gugup
ergi pun tetap tidak menjawab dan mulai mendekakan bibir nya ke bibir ku , aku mendorong tubuhnya pelan agar menjauh dari ku tapi tangannya menahan tangan ku , sampai bibir nya mulai menyentuh bibir ku. .
" Ergi kamu sudah pulang sayang " terdengar suara dari luar kamar
aku pun refleks melepaskan ciuman nya.
" ergi ko di panggil diam aja " ucap mama sambil memasuki kamar
" iya ergi udah pulang mah " ucap ergi.
" syukur . . kamu udah minum obat ? ? "
__ADS_1
" ergi belum minum obat mah udah luna buatin makanan , luna ke kamar dulu "
aku pun segera keluar dari kamar ergi tapi jantung ku masih terus berdegup kencang karena kaget, tak terbayang kan bagaimana kalau mama tadi sampai melihat aku berciuman dengan ergi ? ? pasti akan terjadi bencana besar .