
Hari demi hari pun berlalu.. ergi telah menyelesaikan kuliah nya dan kini telah menjadi presiden direktur di beberapa perusahaan papa nya.. kehidupan kami jauh lebih baik.. dan rania pun telah berusia 3 tahun
" PAPA...!!! " seru rania begitu melihat ergi pulang dan langsung memeluk nya
" hay sayang.. lihat nih papa punya hadiah untuk mu " ucap ergi sambil memberikan putri nya paper bag
" hadiah lagi?? mainan nya bagus.. rania suka, rania sayang papa.. " ucap rania sambil kembali memeluk ergi
" iya.. yasudah sekarang bawa mainnya ke kamar ya.. " ucap ergi sambil membelai rambut rania dan bergegas berlari ke kamar nya
luna pun hanya tersenyum melihat tingkah putri kecilnya..
" gie seperti nya kamu tidak usah memblikan hadiah mainan lagi pada rania.. " ucap luna
" lho kenapa memang nya? " jawab ergi sambil mengerutkan kening nya
" hampir setiap hari kamu memebelikan rania mainan, kamar nya juga sudah penuh dengan mainan gie.. " keluh luna
ergi pun menghampiri luna dan memeluk tubuh luna dari belakang
" tidak apa apa yang penting rania senang, bahkan aku lebih sering memberikan putri ku hadiah dari pada istri ku sendiri.. apa kamu tidak cemburu?? ucap ergi sambil terus memeluk luna dan menyandarkan dagu nya di bahu luna
" mana mungkin aku cemburu dengan putri ku sendiri " jawab luna sambil sedikit tertawa
luna.. sudah hampir 1 bulan aku tidak memberikan mu hadiah?? apa lagi yang kau inginkan?? kadang kamu juga jarang memakai hadiah hadiah dari ku.. apa kamu tidak menyukai nya?? tanya ergi
" tidak aku menyukai nya.. tapi aku memang tidak terlalu suka dengan barang barang semacam itu gie...aku lebih suka memasak dan membuat kan kue untuk mu.. " ucap luna sambil tersenyum
" heeemm.. benar ya.. kamu itu memang lebih asik sendiri di dapur.. heemmm.. bagaimana kalau aku membuatkan mu beberapa toko kue, jadi kamu bisa langsung menjual kreasi mu??? "
" serius??? " ucap luna dengan wajah yang sedikit terkejut
" iya sayang.. nanti aku akan menyuruh pak anto untuk mengurus nya.. "
" terima kasih ya.." ucap luna dengan senyum gembira
" tidak gratis luna.. harus ada imbalan nya.. " jawab ergi sambil tersenyum licik
" imbalan?? kamu sedang memerasku?? "
" iya.. aku sedang memeras mu "
__ADS_1
" aku tidak punya uang banyak seperti mu tuan ergi.. bagaimana kamu memerasku?? "
" aku tidak ingin uang nyoya luna.."
" lalu ingin apa??? " tanya luna dengan ekspresi binggung
" aku ingin kau memberikan ku jatah beberapa ronde untuk malam ini " bisik ergi tepat di telinga luna
" kamu itu semakin hari semakin mesum.. bagaimana jika aku tidak mau?? "
" heeemm.. kalau tidak mau.. aku akan memperkosa mu kembali " ucap ergi sambil mencium gemas pipi luna
ergi pun membalikkan tubuh luna yang sedang di peluk nya sampai mereka saling berhadapan..
" ada 1 lagi permintaan ku.. " ucap ergi sambil terus menatap luna
" masih ada lagi??? mau minta apa lagi?? "
" aku ingin kita honeymoon " ucap ergi sambil tersenyum
luna pun tertawa mendengar ucapan ergi..
kenapa tertawa luna??
" luna memang nya kenapa kalau kita honeymoon sekarang?? bahkan ada pasangan nenek nenek dan kakek kakek tetap bisa honeymoon.. lagipula waktu awal menikah kan kita belum melakukan nya.. aku ingin melakukan nya sekarang "
" yasudah kita honeymoon. sama rania juga kan?? " tanya luna
" luna.. aku ingin menghabiskan waktu ber 2 dengan mu.. kalau kita ajak rania itu namanya tamasya bukan honeymoon "
" tapi gie.. aku tidak tega jika harus meninggalkan rania.." jawab luna dengan ekspresi sedih
" kita bisa menitipkan nya sebentar pada bi inah.. setelah selesai honeymoon aku janji kita akan pergi lagi bersama rania.. bagaimana?? " bujuk ergi
" heemm.. yasudah memang nya kita mau pergi kemana?? " tanya luna
" bagaimana kalau kita ke luar negeri?? korea?? Jepang?? Perancis?? kamu suka yang mana?? "
" gie.. kalau kita ke luar negeri pasti akan membutuhkan waktu lama di sana.. aku tidak tega meninggalkan rania lama lama, kita je tempat yang dekat dekat saja ya.. ke bandung atau ke puncak gitu?? "
ergi pun menarik nafas mendengar ucapan luna..
__ADS_1
" luna.. bandung itu kan tempat tinggal kita dulu sewaktu sekolah, kalau kita ke sana lagi itu namanya kita pulang kampung.. " ucap ergi yang mulai gemas mendengar jawaban luna
" lalu kemana?? " luna kembali bertanya
" bagaimana kalau kita ke bali saja?? tidak terlalu jauh kan?? "
" bali ya??? " ucap luna sambil mengerutkan kening nya dan berfikir sejenak
" iya, mau kan?? " jawab ergi yang merasa seperti menunggu jawaban dari anak remaja yang baru akan di ajak kencan
" iya.. aku mau.. " ucap luna sambil tersenyum
ergi pun tersenyum puas mendengar ucapan luna.
**************
keesokan harinya ergi pun kembali ke kantor dan melakukan aktivitas nya seperti biasa.
" tok, tok, tok " terdengar suara ketukan pintu di ruang nya.
" masuk " ucap ergi
" sayang.. " ucap luna yang sudah berdiri di balik pintu
" luna?? " yang langsung tersenyum melihat kedatangan luna siang itu
" aku membawakan makan siang untuk mu " ucap luna yang langsung menutup pintu dan menghampiri ergi
" istri ku ini memang yang terbaik.. " jawab ergi sambil memeluk luna
.
" tok, tok, tok " terdengar kembali ketukan pintu.
" masuk " ucap ergi yang sedikit jengkel karena merasa terganggu
" pak, ada yang ingin bertemu dengan bapak " ucap sekretaris nya
" siapa?? " tanya ergi
" saya, saya yang ingin bertemu dengan mu.. tuan ergi peradana " ucap seorang wanita dari balik pintu
__ADS_1
" MAMA??? " yang sontak saja membuat luna dan ergi terkejut dengan kedatangan mama nya siang itu