My Step Brother

My Step Brother
Perubahan


__ADS_3

Malam hari luna pun masih setia menunggu ergi pulang kerja walau jam sudah menunjukkan pukul 23.00 malam.. entahlah luna agak merasa aneh semenjak ergi berkerja di tempat lain dia selalu pulang larut malam, sangat berbeda saat ergi masih berkerja di restoran yang selalu pulang jam 10 malam dan selalu tepat waktu.. setelah beberapa saat terdengar suara ketukan pintu, luna pun bergegas membukanya..


"kamu belum tidur? " ucap ergi saat melihat luna membuka pintu


" belum, aku menunggumu.. "


" tidak usah menunggu ku, tidurlah duluan jika kamu mengantuk, aku bisa membawa kunci cadangan " jawab ergi sambil membuka sepatu nya


" bagaimana aku bisa tidur kalau kamu selalu pulang larut malam "


ergi pun terdiam mendengar ucapan luna, dan memandang wajah luna yang tampak kesal


" makanlah dulu, aku sudah memasak untuk mu" ucap luna sambil berlalu meninggalkan ergi ke kamar.


setelah selesai makan ergi pun bergegas untuk mandi.. luna pun membereskan piring kotor di meja makan..


" kenapa dia selalu tidak menghabiskan makanan nya sekarang? apa dia sudah makan di luar? gumam luna lirih


Ergi pun selesai mandi dan masuk ke kamar nya, di lihat nya luna yang masih bersandar di ranjang, ergi pun menghampiri dan duduk di sebelah luna..


" kenapa masih belum tidur? " ucap ergi


" ada yang ingin aku tanyakan padamu" jawab luna sambil menatap ergi


" bertanya apa? "


" kenapa kamu selalu pulang larut malam? dan kenapa kamu selalu tidak menghabiskan masakan ku? aku merasa kamu sangat berbeda sekarang "


ergi pun terdiam mendengar ucapan luna, ergi memang selalu pergi makan dengan natalie saat pulang kerja karena natalie selalu memaksa nya, ergi juga selalu merasa kenyang saat sampai rumah jadi dia selalu tidak menghabiskan masakan luna, dan sekarang ergi merasa luna mulai curiga pada nya..


" jam kerja di sana memang tidak selalu konsisten, kadang aku harus menyelesaikan beberapa perkerjaan yang harus selesai hari itu juga, dan setelah pulang kerja kadang aku makan di luar bersama teman ku, jadi aku tidak menghabiskan masakan mu..ergi mencoba berdalih


" teman? teman pria atau wanita? tanya luna dengan nada curiga


" pria.. " jawab ergi


luna pun terdiam mendengar ucapan ergi.. ergi tau luna tidak sepenuhnya percaya padanya

__ADS_1


" sudahlah, besok aku libur, aku akan menemani mu seharian.. jangan cemberut lagi ya.. " ucap ergi sambil mencium pipi luna


luna pun mencoba tersenyum dan menepis semua kecurigaan di hatinya.


Pagi hari luna pun bangun, dan mebuat sarapan untuk ergi..


" bangun gie.. aku sudah membuat sarapan untuk mu " ucap luna sambil menepuk pelan tubuh ergi


ergi pun membuka matanya dan mencoba bangun dari tempat tidur..


" aku mandi dulu ya " ucap ergi sambil tersenyum pada luna pagi itu


selesai mandi ergi pun menyantap sarapan nya..


" kamu tidak sarapan? " tanya ergi yang melihat luna hanya memandang nya saat makan..


" aku sudah sarapan duluan " jawab luna


" kok masih cemberut aja? " ucap ergi yang melihat wajah luna tak seperti biasanya


" heeemmm.. kasian istri ku yang cantik.. gimna kalau hari ini kita jalan jalan ke luar?? "


" kemana?? "


" ke mana saja, ke tempat yang kamu mau, aku akan menemani mu.. " ucap ergi sambil tersenyum


" sungguh? ? "


" iya, sudah kamu siap siap sekarang, kita pergi sekarang.. "


" yaudah aku ganti baju dulu ya.. " ucap luna yang terlihat gembira


tak lama handphone ergi pun berbunyi saat ergi masih menyelesaikan sarapan nya.. tertera nama natalie di layar.. ergi pun bergegas mengangkat nya sebelum luna keluar kamar..


" ada apa menelepon?? "ucap ergi dengan nada dingin


" gie aku mau minta temenin ke mall hari ini.. "ucap natalie

__ADS_1


" tidak bisa, aku akan pergi dengan luna" tolak ergi


" ergi.. tapi aku mau di temani kamu hari ini " natalie mencoba memaksa


" aku hampir setiap malam menemani mu, berhentilah menganggu ku hari ini "


" ergi kamu kan sudah setuju dengan syarat yang aku ajukan, kamu harus konsisten donk!! kalau kamu engga konsisten aku juga bisa bilang papa aku, kalau kamu tidak bisa lagi berkerja " ancam natalie


ergi pun terdiam mendengar ucapan natalie, dia tidak mau lagi kehilangan pekerjaan nya terlebih kandungan luna yang semakin membesar dan sebentar lagi akan melahirkan


" oke, beri tau saja di mana aku harus menemui mu" jawab ergi sambil menutup telepon nya


tak lama luna pun keluar kamar dengan pakaian yang rapih dan sedikit make up yang membuat nya semakin cantik.


" gie.. aku sudah siap.. " ucap luna sambil menghampiri ergi yang masih duduk di meja makan.


ergi pun terdiam memandang wajah luna, rasanya tak tega jika harus membatalkan nya melihat wajah luna yang terlihat gembira. tapi ergi terpaksa harus melakukan nya


" luna.. maaf tadi orang kantor telepon kalau aku harus lembur, karena ada teman aku yang tidak masuk lembur " ucap ergi mencoba mencari alasan.


" apa kamu tidak bisa menolak nya? " jawab luna dengan ekspresi wajah yang berubah menjadi sedih


" tidak.. tidak ada yang mau mengantika nya selain aku " ergi mencoba terus mencari alasan


.


" yasudah" ucap luna dengan nada sedih


" luna, maafkan aku.. aku janji minggu depan aku akan menemani mu jalan jalan " ucap ergi sambil mencium bibir luna dengan lembut yang duduk di hadapan nya, tapi luna tak merespon ciuman nya.. ergi pun melepaskan ciuman nya.. dan mencoba mengerti pasti luna sangat sedih.


" maaf, maaf kan aku luna, aku terpaksa berbohong padamu.. gumam ergi


ergi pun bersiap siap pergi dan meninggalkan luna...


luna masih duduk terdiam, tak terasa air mata membasahi pipi nya..


" kenapa sekarang kamu sangat sibuk.. aku sangat mersa jauh dari mu.. gumam luna dengan perasaan yang sangat sedih.

__ADS_1


__ADS_2