
Sore itu ergi pun pergi ke kantor mama nya. .
dengan emosi yang berusaha di tahan nya sedari tadi
" apa maksudnya ini ? ? " ucap ergi sambil meletakkan undangan pertunangan nya di meja kerja mama nya
" kamu ini benar-benar tidak sopan , datang tanpa mengetuk pintu lalu marah marah . ." ucap mama
" aku tidak ingin basa basi . . kenapa menyebar undangan seperti itu ke kampus ? ? "
" bukankah sudah mama jelaskan mama sudah menetapkan tanggal pertunangan kalian, mama ingin mengadakan pesta yang besar dan mengundang teman teman kampus kamu, apa itu salah ? ? "
" jelas itu sangat salah , karena aku tidak menginginkan pertungan itu ! "
" cukup ergi ! ! ! mama tidak ingin berdebat dengan mu, kamu cukup lakukan yang mama mau ! ! "
" aku tau mama menjodohkan ku dengan viola karena orang tua viola memegang saham besar di perusahaan ini , , aku tidak ingin pertunangan ku hanya menjadi ladang bisnis , jadi berhentilah melakukan itu "
" kamu benar benar sudah keterlaluan ergi ! ! ! berani nya kamu menuduh mama seperti itu ! ! dengar ergi keputusan mama sudah bulat kamu harus datang ke gedung pertunangan itu 4 hari lagi . . kalau tidak mama tidak akan pernah memaafkan kan mu ! ! ! ! " ucap mama dengan nada yang semakin emosi
" aku tidak akan pernah menghadiri pertungan itu. . " ucap ergi sambil beranjak pergi dari ruangan tersebut
" ergi mama tidak main main ! ! jangan membantah mama ergi ! ! " teriak mama
pagi itu luna pergi ke kampus besama ergi . .
" apa kamu sudah sarapan ? " tanya ergi pada luna saat baru turun dari mobil
" belum, aku mau ke toilet dulu. . " jawab luna.
" aku tunggu di kantin . . " ucap ergi
luna pun jadi sering ke toilet semenjak hamil karena rasa mual nya tak kunjung hilang . . dia pun segera keluar dari toilet dan berniat menemui ergi. . tapi tiba-tiba saja ada seseorang yang menarik tangan nya. .
" sini loe. ." ucap wanita itu pada luna.
__ADS_1
" ada apa ? " jawab luna dengan ekspresi bingung
" gue viola tunangan nya ergi ! ! loe tuh engga tau atau pura pura engga tau ? ergi itu udah punya tunangan tapi gue sering liat loe turun dari mobil ergi ! ! cewek macam apa sih loe ! ! " ucap viola sambil sedikit mendorong luna
luna pun hanya terdiam dia tak tau harus menjawab apa, seluruh anak kampus memang sudah viola adalah tunangan ergi sedangkan tidak ada satu anak kampus pun yang tau kalau dia adalah pacar ergi. .
" kenapa loe diem ? ? loe bisu ? ? " ucap viola yang semakin emosi
" aku tidak ada hubungan apa apa dengan ergi. ." ucap luna sambil mencoba beranjak pergi dari viola tapi viola menahan nya
" jangan bohong loe? gue tau pasti loe itu cuma cewek penhibur kan ? ? loe deketin ergi cuma mau duit dia aja ? ? " iya kan ? ? ucap viola sambil tersenyum kecut
" jaga ya mulut loe ! ! gue enggak serendah itu ! ! " ucap luna yang sudah mulai emosi sambil mendorong tubuh viola.
" berani ya loe sama gue ! ! " ucap viola sambil mengerakan tangan nya untuk menampar luna tapi ada yang menahan nya.
" jangan sekali sekali loe tampar dia ! ! " ucap ergi yang sudah ada di belakang viola
" ergi kenapa kamu belain cewek murahan ini ? ? aku ini tunangan mu ! ! cewek ini enggak pantes untuk kamu bela ! ! ! ! "
" loe yang lebih enggak pantes untuk jadi tunangan gue , inget viola jangan sekali sekali loe sentuh dia karena dia pacar gue ! ! " ucap ergi sambil menarik tangan luna dan meninggalkan viola
Sepanjang perjalanan pulang luna hanya terdiam . . . . . .
" kenapa melamun terus ? ? " tanya ergi
" bagaimana nanti pertungan kalian ? ? " ucap luna dengan raut wajah yang terlihat sedih
" aku tidak akan menhadiri pertunangan itu. . "
" tapi bagaimana kalau mama mu marah ? ?"
" sudah tidak usah fikiran itu , aku tidak ingin membahas nya " ucap ergi dengan nada yang dingin .
luna pun hanya terdiam mendengar perkataan ergi. .
__ADS_1
siang itu viola pun bergegas menuju kantor mama nya ergi dia tidak sabar untuk segera meluapkan emosi nya atas apa ergi ucapkan kepada nya tadi.
viola pun mengetuk pintu dan masuk keruangan mama ergi. .
" viola ? ? " ucap mama terkejut dengan kedatangan viola
" iya tante maaf viola engga kabarin dulu mau datang ke sini. . " ucap viola
" oh engga apa apa sayang , malah tante seneng kamu mau nemuin tante. ." ucap mama sambil menghampiri viola dan mempersilakan nya duduk.
" tante viola ke sini karena ada yang mau viola bicarakan . . " ucap viola dengan wajah yang terlihat serius
" kamu mau bicara apa ? ? "
" tante apa menurut tante ergi enggak punya pacar ? ? "
" pacar ? ya jelas lah engga punya kan pacarnya itu kamu? ? " ucap mama merasa bingung dengan perkataan viola
" tante ergi itu punya pacar dan pacarnya itu satu kampus ! ! "
" itu pasti hanya gosip sudah jangan terlalu di fikiran . . " ucap mama berusaha menenangkan viola
" itu bukan gosip tante , ergi yang mengatakan nya langsung ke viola tadi ! ! "
" sayang percayalah sama tante ergi itu engga punya pacar , ergi juga engga pernah bawa wanita lain ke rumah , kalau pun ergi punya pacar pasti itu cuma untuk senang senang saja. . sudahlah percaya sama tante ergi itu cuma tunangan kamu, tante juga udah siapin pesta yang meriah untuk pertungan kalian . jadi kamu enggak usah buang buang waktu mu untuk memikirkan hal yang engga penting itu. ." ucap mama sambil membelai rambut viola
" ergi itu cuma milik viola tante , ergi harus jadi tunangan viola. .
" iya sayang tante jamin. . ergi itu cuma milik kamu. . ergi juga pasti akan menikah dengan mu. . . "
setelah beberapa saat membuat viola tenang viola pun beranjak dari kantor mama ergi
sejenak mama ergi pun termenung dengan kata kata yang di ucapkan viola tadi yang mengatakan ergi mempunyai pacar . . ada rasa tidak percaya di hati nya , kalau ergi punya pacar kenapa ergi tak pernah mengatakan pada nya. .
siapa pacar ergi yang viola maksud ? gumam mama ergi dengan perasaan bingung
__ADS_1