
Pagi itu luna pun bangun dan bergegas mandi.. dia mengambil baju yang hendak di pakai nya..
" kenapa baju ku sobek begini?? " ucap luna begitu melihat sobekan di jahitan belakang baju nya.. luna pun segera mengambil jarum dan mencoba menjahit nya di ujung ranjang..
ergi mulai membuka mata nya dan melihat luna sedang duduk di ujung ranjang..
" kamu sudah bangun?? " ucap ergi sambil memeluk luna dari belakang..
" iya aku sudah bangun dari tadi.. " jawab luna
ergi pun terus memeluk luna menikmati aroma tubuh luna pagi itu, dia pun mulai menciumi leher samping luna yang sedang di peluk nya..
"geli gie.. " keluh luna
" aku ingin.. " bisik ergi
luna pun mengerutkan kening nya melihat sikap ergi
" sudah siang.. nanti kamu terlambat ke kampus.. " luna mencoba menolak halus permintaan ergi
" heemm.. aku mau ke kampus tapi ada syarat nya " ujar ergi
" syarat? syarat apa? " tanya luna binggung
" kamu tidak boleh berkerja lagi atau keluar sendiri lagi... tunggu aku saja di rumah "
" tapi gie.. "
" yasudah kalau tidak mau, aku tidak mau kuliah dan berkerja juga, aku mau mengurung diri di rumah saja dengan mu "
luna pun menarik nafas mendengar ucapan ergi yang menurutnya ergi semakin bertingkah seperti anak kecil..
" iya, aku turuti kemauan mu " ucap luna dengan berat hati
ergi pun tersenyum mendengar ucapan luna
" kamu sedang apa? " tanya ergi
" ini baju ku sobek sedikit aku menjahit nya lagi.. "
" tidak usah di pakai lagi.. aku akan membelikan yang baru untuk mu besok " ucap ergi sambil mengambil baju yang sedang di jahit luna
" engga usah, ini baju favorit ku, aku masih bisa memperbaiki nya.. "
ergi hanya terdiam mendengar ucapan luna, apa luna tidak suka belanja? kenapa dia tidak pernah mengatakan barang yang ingin di belinya.
__ADS_1
ergi pun memandangi wajah luna yang sedang menjahit, luna sangat cantik dan sabar menghadapi nya, dia jadi merasa bersalah karena sering menyakiti hati istri cantik nya itu
" boleh aku bertanya sesuatu?? " ucap ergi
" bertanya apa? "
" seperti apa wajah mama mu? apa mirip dengan mu?? "
luna pun sejenak terdiam mendengar pertanyaan ergi
" aku tidak terlalu ingat wajah nya, dulu aku punya banyak foto bersama mama, tapi setelah mama meninggal, papa membuang semua foto foto itu, karena aku selalu menangis lama sekali jika melihat foto foto itu, jadi sekarang wajah mama sangat samar di ingatan ku.. " ucap luna rilih
" aku yakin pasti mama mu sangat cantik seperti mu.. " ucap ergi sambil tersenyum dan memegang tangan luna
ergi pun segera mandi, sarapan dan ke kampus pagi itu..
Sampai siang
hari luna hanya berbaring di kasur . .
" bosan sekali rasanya.. " keluh luna
"apa ergi sudah istirahat kerja ya.. " melihat jam sudah menunjukkan pukul 14.00, apa aku coba membawakan makanan saja ya untuk nya.. gumam luna
luna pun bergegas memasak dan mencoba membawakan makanan ke tempat kerja ergi dia segera menuju alamat restoran ergi yang pernah ergi beritahu sebelumnya.
" gila nih cewek lagi hamil dec kaya nya.. tapi cantik banget.. " gumam rico sambil memandangi tubuh wanita tersebut dari ujung kepala hingga ujung kaki..
" ada yang bisa saya bantu mbak? " ucap rico sambil mencoba menghampiri wanita tersebut
" aku..... "
" luna?? " ucap ergi yang melihat luna ada di restoran nya siang itu
" ada apa kamu kesini? " tanya ergi yang langsung menghampiri luna
" aku membawa makanan untuk mu.." jawab luna
" oia kenalin ni rico temen aku sekaligus manajer restoran di sini, oia ini istri gue.. luna " ucap ergi pada luna dan rico
" oia.. rico.. " ucap rico sambil menyodorkan tangan nya pada luna, yang sebenarnya sedikit malu karena cewek yang dia sempat dia kagumi adalah istri teman nya sendiri
luna pun bersalaman dan memberikan senyuman pada rico..
" oia kamu bawa makan? kita ke belakang aja ya sebentar lagi aku istirahat.. ko gue kebelakang dulu ya " ucap ergi
__ADS_1
" oia.. jangan lupa sisain gue makanan nya.." jawab rico sambil tersenyum
jadi itu istri nya si ergi.. cantik juga.. tapi kasihan juga cewek secantik itu harus hidup pas pasan sama ergi.. gumam Rico
ergi pun menyantap makanan yang di bawakan luna saat istirahat tiba..
" ko tumben kamu kesini?? " tanya ergi
" engga apa apa, aku cuma merasa bosan aja di rumah "
" hemm.. makasih ya sayang.. " ucap ergi sambil tersenyum
setelah beberapa saat luna pun pulang.. dan ergi kembali berkerja..
" cie.. udah semangat nih yang udah di kasih vitamin cinta.. " goda rico yang menghampiri ergi yang sedang terdiam melihat restoran yang sepi sore itu..
ergi pun hanya tersenyum menanggapi ledakan rico..
" cantik juga istri loe gie, ketemu di mana tuh yang kaya gitu?? " tanya rico
" kepo loe.. " jawab ergi
" yah pelit banget loe.. kali gue bisa minta cariin sama loe yang model kaya gitu juga buat istri ke 2 " ucap rico sambil tertawa
" gila emang loe.. " umpat ergi
" jawab lah gie..."
" dia dulu saudara tiri gue " jawab ergi
rico pun tersentak mendengar ucapan ergi
" serius loe? "
" tadi loe nanya? sekarang engga percaya?? "
" jelas aja loe engga di restuin.. selera loe ekstrim gitu.. " ucap rico sambil mengelengkan kepalanya.
hay.. aku punya visual ergi nih.. yang menerka nerka wajah nya seperti apa...
visual ini mewakili sifat ergi yang, cool, agak labil, dan egois 😂😂😂
kalau yang ini mewakili visual luna yang sabar, cantik dan lembut.. 😀😀
__ADS_1
gambar hanya pemanis.. jangan baper ya guys.. 😂😂😂😂😘😘😘❤️?