
Siang itu sepulang kuliah ergi pun mencoba mencari kerja kembali , walaupun sebenarnya dia sudah merasa sangat lelah dan putus asa , tapi dia mencoba membuang perasaan itu jauh jauh , karena kalau dia tidak segera mendapatkan perkerjaan dia akan membuat luna kelaparan sedangkan uang mereka semakin menipis. . sampai ergi berada di sebuah restoran , dia pun mencoba masuk dan melamar di sana. . tak lama dia keluar lagi karena hasilnya tetap nihil , restoran tersebut menolak nya. . sampai ergi hendak keluar restoran dia mendengar seperti ada suara wanita memanggil nya. .
" ergi ? kamu beneran ergi kan ? " ucap wanita itu
ergi pun mencoba menatap lekat wajah wanita itu , yang menurutnya wajah nya tak asing untuk nya
" natalie ? " ucap ergi sambil mengingat ingat natalie adalah sepupu jauh mama nya sewaktu mereka tinggal di bandung , dan natalie sering menginap di rumahnya sewaktu ergi masih sekolah
" iya aku natalie , ya ampun kamu makin ganteng aja sih. ." ucap natalie sambil memeluk ergi
" kenapa kamu di sini ? bukannya kamu harusnya di bandung ? " ucap ergi sambil melepaskan pelukan natalie
" udah mendingan sekarang kita cari tempat buat ngobrol ya. . aku kangen banget sama kamu "
" sory, aku masih ada urusan , mungkin lain kali aja kita ngobrol nya " ucap ergi seraya mencoba pergi tapi tangan natalie menahan nya
" gie aku mohon . . kita juga jarang jarang kan ketemu , ayolah sekali ini aja "
ergi pun menghela nafas nya yang kemudian meng iya kan ajakan natalie , sampai mereka tiba di sebuah cafe dan mulai menikmati hidangan di sana
" aku baru pindah ke jakarta kok gie , kebetulan papa baru buka perusahaan di sini. . oia kamu sama tante kanita udah lama kan pindah ke sini ? ? "
" iya , setelah lulus SMA aku langsung pindah ke sini " jawab ergi
" heemm. . bagaimana keadaan mu ? kamu sudah punya pacar ? ? "
" aku sudah menikah . ."
" WHAT ? ? menikah ? sama siapa ? ko tante kanita engga kabarin aku ? ? " tanya natalie yang seperti nya terkejut dengan ucapan ergi
__ADS_1
" aku menikah dengan luna. ."
natalie pun menghentikan makanan karena terkejut dengan ucapan ergi
" luna ? luna saudara tiri kamu ? ? kamu serius ? ? ? ? "
" iya. . . ."
" ya ampun gie. . kamu tuh bener bener gila tau engga , emang engga ada cewek lain apa ? ? aku tau pasti kamu engga di restuin kan sama mama kamu? makan nya mama kamu engga kabarin aku ? "
" sudahlah aku males bahasanya " ucap ergi sambil berdiri dan hendak meninggalkan natalie tapi natalie tetap menahan nya
" oke , oke aku minta maaf , aku engga akan bahas . . oia kamu tadi aku lihat seperti bawa lamaran ? ? " tanya natalie
" iya aku sedang mencari kerja tapi belum dapat "
" serius kamu ? tapi aku belum lulus kuliah ? ? "
" tenang gie. . semua bisa aku atur. . tapi ada syarat nya "
" syarat ? syarat apa ? " tanya ergi sambil mengerutkan kening nya
" aku kan baru di sini , belum punya temen juga. . kamu mau kan temenin aku jalan , makan. . ya pokoknya harus bisa temenin aku gitu selama di sini "
" hah ? syarat macam apa itu ? " ucap ergi tersenyum kecut
" kamu engga usah berfikir buruk dulu, aku tau kok kamu udah nikah aku tau batas batasan nya. . lagian aku itu udah anggap kamu seperti saudara . . aku cuma minta kamu temenin aku jalan aja. . enggak lebih " ucap natalie berusaha meyakinkan
ergi pun terdiam sejenak mendengar ucapan natalie
__ADS_1
" aku tau kamu cari kerja untuk menghidupi luna kan ? ? apa kamu tega liat dia kelaparan ? aku murni pengen bantu kamu , aku udah anggap kamu saudara gie "
" baiklah aku mau. . tapi tolong jangan coba beritahu luna tentang ini , aku takut luna cemburu atau berfikir yang tidak tidak kalau dia tau "
" oke. . aku janji . . besok aku tunggu di perusahaan papa ku. . ini alamatnya " ucap natalie sambil memberikan secarik kertas berisi alamat perusahaan tersebut
" oke, aku pulang dulu " jawab ergi yang kemudian berlalu pergi
Natalie pun masih duduk terdiam sambil meminum lemon tea di hadapan nya. . sesaat kemudian handphone nya pun berbunyi . . dia. . pun bergegas mengangkat nya
" bagaimana kamu sudah bertemu dengan nya ? " ucap seorang wanita di balik telepon
" sudah tante, aku mengikutinya sejak ergi keluar kampus , ergi juga sudah menerima tawaran ku, dia juga setuju dengan syarat yang aku ajukan , sepertinya dia sudah sangat putus asa mencari pekerjaan . . " jawab natalie sambil tersenyum licik
" bagus , dekati terus dia. . saya sudah menyampaikan orang untuk memfoto setiap kebersamaan kalian , berusaha lah bersikap mesra padanya "
" tenang tante . . itu hal mudah untuk ku "
" bailklah saya akan memberitahukan waktu yang tepat untuk kamu memberikan kejutan itu pada luna "
" siap tante. ." ucap natalie yang kemudian menutup telepon nya
kalau kamu tidak bisa meninggalkan luna , saya akan buat untuk luna meninggalkan kamu ergi . . gumam mama ergi sambil tersenyum licik
__ADS_1