Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Baby Ken marah


__ADS_3

Aldo dan Anita saling bekerja sama dalam merawat Baby Ken,walaupun ada Encus tapi Mereka tidak ingin terlalu bergantung.


Seperti pagi ini Aldo memandikan Baby Ken sedangkan Anita menyiapkan pakaian Baby Ken dan juga milik Aldo.


"Ayo Ken waktunya pakai baju" ucap Aldo sambil menggendong Baby Ken dan membungkus tubuh mungil itu dengan handuk dan hanya kepalanya saja yang terlihat. Baby Ken terlihat sangat lucu dan menggemaskan.


Aldo meletakkan Baby Ken di tempat tidur tapi baby Ken entah kenapa menatap tajam Papa nya.


"Baby,kenapa menatap papa seperti itu Hem? Apa Kau marah karena jatah susu mu papa ambil setiap malam ?" Ucap Aldo Absurd.


"Bisa-bisanya kamu ngomong seperti itu ke anak kamu,By !" Tegur Anita Saat mendengar ucapan absurd suaminya.


"Lihat lah sayang,dia terlihat sangat kesal kepada ku" Ucap Aldo menunjuk Baby Ken.



Baby Ken dengan tatapan tajamnya.


"Ya karena kau itu sangat menyebalkan !"Ketus Anita.


"Baby ,kenapa ? marah sama Papa Ya? "Tanya Anita sambil membaluri perut Baby ken dengan minyak Telon berlanjut memakaikan pakaian.


Baby Ken tersenyum saat sang mama bicara.


"Oh,baiklah nanti Mama marahi Papa ya biar enggak nakal sama Baby" Ucap Anita dan benar saja Baby Ken Tertawa.


"Huh,dasar masih kecil saja sudah menjengkelkan" Gerutu Aldo.


"Bilang apa Coba?" Seru Anita.


"Ah,enggak kok. Ini aku mau mandi" Aldo segera melarikan diri ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


"Huh Lega" Aldo bernafas lega saat berhasil lolos dari macan betina. Ya itu lah Anita sekarang,menjadi lebih galak setelah melahirkan Baby Ken,tapi sialnya Aldo sangat mencintai macan betinya itu.


🌷🌷🌷🌷


Kini Aldo siap untuk berangkat kerja Anita dan Baby Ken siap untuk mengantarkan sampai halaman rumah.


"Aku berangkat dulu ya,sayang" Ucap Aldo,mengecup kening dan bibir sang istri.


"Ish,malu tahu ada penjaga yang lihat" kesal Anita.

__ADS_1


"Bodo amat".


"Baby,papa berangkat dulu ya sayang" Saat Aldo akan mencium pipi gembulnya,baby Ken mendorong wajah Aldo. Sepertinya bayi itu masih kesal dengan Sang papa.


"Huh,masih marah sama papa Ya? Baiklah papa minta maaf ya sayang" Ucap Aldo,dan benar saja baby Ken langsung tersenyum.


Anita yang melihatnya pun terkekeh,karena anaknya begitu sensitive.


Cup


Cup


Aldo menciumi Baby Ken dengan gemas. "Udah sih,Pah. Nanti Baby Ken nangis" . Anita melerai Aldo agar berhenti menciumi baby Ken.


"Biarin,abis papa gemes banget sama si embul ini" Ucap Aldo terkekeh.


Setelah puas menciumi anaknya Aldo berangkat kerja tak lupa sebelum itu Anita mencium punggung tangan Aldo begitu pula Babby Ken.


Aldo berangkat kekantor dengan perasaan yang sangat bahagia,ternyata begini rasanya menjadi seorang ayah. Pikir Aldo.


Aku akan membuatmu hamil setiap tahunnya,agar rumah kita ramai hihiii. Batin Aldo senyum geli,membayangkan Istrinya hamil setiap tahun dan pasti rumahnya akan ramai tangisan dan tawa bayi.


🌷🌷🌷🌷🌷


"Kamu kenapa ? Sakit ?" Tanya Ferdi begitu khawatir melihat istrinya tak ingin beranjak dari tempat tidur.


"Enggak ! Aku cuma ngantuk" Ketus Diana.


"Aku cuma bertanya kenapa marah sih!". Ferdi dibuat bingung dengan perubahan Mood istrinya belakangan ini.


"Udah sana pergi ! Aku malas melihat muka mu !" Usir Diana.


"Astaga ! Kamu kenapa sih?".


"Huh,aku sebal lihat wajah kamu !" Seru Diana.


"Memang aku salah apa?". Ferdi semakin dibuat bingung.


"Karena kau masih sangat tampan di usia mu yang sudah tua !" . Ferdi terbengong saat mendengar ucapan Sang istri.


"Jadi kau marah karena aku masih terlihat tampan?" Ferdi terkekeh.

__ADS_1


"Cih,hentikan senyumanmu yang menyebalkan itu" Gerutu Diana sambil melempar guling kearah suaminya.


Ferdi dengan cepat menangkis guling itu hingga terjatuh ke lantai.


"Kamu cemburu?".


"Tidak !" Sangkalnya.


"Ayolah sayang ! Aku harus bagaimana ? Bahkan kau sudah tiga hari tidak memberiku jatah" Keluh Ferdi.


"Aku tidak tahu kenapa jika melihat wajahmu itu aku sangat kesal" Ucap Diana dengan jujur.


"Kamu aneh ! Apa tamu bulananmu akan datang ? Jadinya kau sangat sensitive seperti itu?" Tanya Ferdi menautkan kedua alisnya.


"Mungkin, karena aku sudah telat dua minggu" Ucap Diana.


"Telat ? Atau jangan-jangan kau -". Ferdi dan Diana saling tatap kemudian tersenyum bersama.


"Sayang,aku hamil ?" Ucap Diana terbata.


"Bisa jadi. Ayo kita periksa kedokter" ucap Ferdi antusias.


"Tidak ah,aku takut jika nanti hasilnya mengecewakan" Diana tak ingin membuat Ferdi kecewa nantinya.


"Tidak apa-apa" Ucap Ferdi mengelus tangan Diana.


"Belikan aku alat tes kehamilan saja" usul Diana dan diangguki Ferdi.


"Sebentar aku akan membelikannya untukmu" Ferdi kemudian bergegas pergi.


Beberapa saat kemudian Ferdi datang membawa sepuluh alat tes kehamilan dengan berbagai macam merk.


"Kenapa banyak sekali?" Protes Diana. "Satu saja sudah cukup Fer" Keluh Diana.


"Sudahlah pakai salah satunya atau pakai semua terserah kamu,uangku tidak akan habis jika untuk membeli hal seperti itu".


Diana pun langsung membawa salah satu alat tes kehamilan yang menurutnya paling bagus menuju kamar mandi.


Ferdi menunggu dengan harap-harap cemas,sudah lima belas menit menunggu tapi Diana tak kunjung keluar dari kamar mandi.


"FERDI !!!" teriak Diana dari dalam kamar membuat Ferdi panik dan berlari hingga mendobrak pintu kamar mandi..

__ADS_1


Kira-kira Ibu Diana hamil gak Ya?


Jangan lupa like,komentar,vote dan bunganya ya🌹🌹🌹😘😘


__ADS_2