Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Aziel ibram


__ADS_3

Jangan lupa kasih like untuk author yang manis imut kayak marmut biar makin semangat🤭🤭


Follow IG me @Thalindalena


Happy Reading


"Oke saya akan kesana !" Aldo memutuskan panggilan itu dan bergegas menuju kesuatu tempat.


Aldo mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh agar segera sampai tempat tujuan.


"Bagaimana bisa dia bisa terbebas? " Tanya Aldo menggebu saat sudah sampai dikantor polisi.


"Maaf pak Aldo" Ucap polisi itu menunduk. "Pak Bram,bebas bersyarat".


"Ini namanya penyuapan !" Sentak Aldo,bagaimana bisa seorang penjahat seperti Bram bisa bebas begitu saja.


"Maaf,pak maaf" Ucap Polisi itu menunduk. Ia tidak bisa berbuat banyak karena semua atas perintah dari atasan nya langsung.


"Argggggghhh" Satu masalah belum selesai sudah muncul masalah yang lain.


Aldo takut jika Bram berbuat kejahatan lagi dan lebih menakutkan jika Bram berbuat nekat untuk mendapatkan Anita. Ah,itu tidak akan ia biarkan,ia harus menjaga Anita dengan sepenuh jiwa dan raganya walau nyawa nya sendiri yang menjadi taruhaan nya.


"Sekali lagi maafkan kami,pak" Ucap Polisi itu. Aldo tidak menjawab karena ia sangat marah. Kemudian Aldo pergi meninggalkan Kantor polisi dengan perasaan kesal dan marah.


Di perjalanan Aldo berfikir,siapa yang membantu Bram bebas dari penjara ? Kasus Yang menimpa Bram adalah kasus berat dan hakim waktu itu menyatakan jika Bram di hukum penjara seumur hidup dan pasti tidak akan mudah untuk membebaskan pria bajingan itu begitu saja ! Lalu siapa yang membebaskan Bram ?


Entah lah Aldo pusing memikirkannya yang terpenting saat ini adalah ia harus menjaga ketat keamanan rumah dan juga keselamatan keluarganya termasuk orang disekitarnya.


Sementara itu Sanjaya juga sudah tau bebasnya Bram,pria paruh baya itu pun menggeram kesal. Bram termasuk Ancaman terbesar bagi keluarga Sanjaya saat ini,maka dari itu ia bergerak cepat sama seperti Aldo untuk memperketat keamanan dan keselamatan keluarga nya karena Sanjaya tidak ingin peristiwa Aldo di culik dan disiksa terulang kembali.


🌷🌷🌷🌷🌷


Sementara itu Siska yang sudah melahirkan bayi laki-laki yang sangat tampan dua minggu yang lalu. Kini Siska menempati Rumah baru,walau tidak besar tapi lumayan dan nyaman untuk ditempati.


Lalu Reza ? Nah lelaki itu sudah berhasil mengambil Hati Siska dan sudah resmi menjadi Istri Sah nya.


Perjuangan Reza patut diacungi jempol karena ia tak patah arang untuk mengejar dan meyakinkan Siska.


Setelah beberapa bulan berjuang Akhirnya Siska menerimanya dan tak menunggu waktu lama Reza meminang Siska untuk menjadi istrinya.

__ADS_1


Orang tua Reza tidak ada yang keberatan dengan Status Siska yang hamil diluar nikah malahan mereka senang karena akan mendapat kan cucu walaupun bukan darah daging Reza sendiri.


Siska sendiri bersyukur jika dirinya masih di kelilingi orang-orang baik dan menyayanginya.


Siska menitihkan air mata saat melihat Reza menimang putranya dengan penuh kasih sayang.




Kebahagiaan terpancar dari wajah Reza saat memandangi putranya yang ada di gendongannya. Bahkan Reza sangat gemas dengan putranya itu yang masih setia memejamkan mata,padahal dengan Reza tak hentinya menciumi seluruh wajah putranya itu tapi tetap saja Putranya itu masih memejamkan mata seolah tidurnya tidak terusik sama sekali.


Mungkin Putranya sangat nyaman di gendongan sang Ayah. pikir Reza.


"Uh sayang nya Ayah,nyenyak banget sih bobok nya" Ucap Reza,menciumi pipi putranya itu yang terlihat gembul dan menggemaskan.


Siska melihat itu pun segera menghapus Air matanya,kemudian menghampiri suami dan anaknya itu.


"Mas,udah jangan diciumi terus,nanti nangis" Siska mengingatkan.


"Abis nya Ayah gemas banget sama Ibra,Bun" Ucap Reza,membiasakan dengan panggilan 'Ayah Bunda' jika didepan sang Anak. Berbeda dengan Siska yang selalu lupa dengan panggilan tersebut.


"Ayah,terimakasih telah menerima ku" Ucap Siska sendu sembari memeluk Reza dari samping yang masih menggendong Ibra.


"Bunda ngomong apa sih ? Seharusnya Ayah yang berterimakasih sama bunda,karena menerima ayah dan telah memberikan seorang putra yang sangat tampan" Ucap Reza,mencium kening Siska.


"Terimakasih Bun,karena telah berjuang mempertaruhkan nyawamu demi putra kita" Ucap Reza tulus membuat hati Siska terharu.


Terharu karena ia bahagia dan bersyukur telah mendapatkan pria berhati malaikat seperti Reza yang mau menerima wanita hina dan penuh dosa seperti dirinya. Ia tidak akan pernah menyesali keputusanya telah menikah dengan pria seperti Reza dan kini ia sangat bahagia dengan kehidupan barunya bersama Reza dan juga putranya.


"Terimakasih,ayah. Aku mencintaimu" Ucap Siska dalam tangisnya.


"Aku juga sangat mencintaimu,Bunda" Kemudian Reza mencium kening Siska dengan begitu dalam dan penuh cinta.


"eeekkk eekkk" Tangis Ibra membuat suasana haru itu buyar.


"Dia haus,Bun" ucap Reza saar melihat Ibra mengecap-ngecap kan bibirnya.


"Sini biar bunda kasih Asi" Kemudian Ibra beralih kepangkuan Siska,dengan sigap Reza mengambil bantal untuk mengganjal tubuh Ibra dipangkuan Siska, agar istrinya itu nyaman menyusui putranya.

__ADS_1


Ibra begitu rakus saat sudah meninum Suusu dari sumbernya langsung.


"Pelan-pelan sayang,Ayah gak minta kok" Ucap Reza terkekeh saat Ibra tersedak.


Siska menepuk pundak Suaminya itu kesal.


"Emang iya kan? Kan sekarang pabrik susu itu sudah hak milik Ibra,Ayah hanya gigit jari" Ucap Reza memelas.


"Terus mau kamu bagaimana? Ucap Siska mendengus kesal.


"Ayah juga mau Bun" Ucap Reza pelan dengan tampang memelas.


"Mau apa?" Siska pura-pura tidak tau.


"Tuh,yang sebelahnya lagi"


"Tapi ini punya Ibra,ayah. Ntar jatahnya Ibra habis"


"Iya kan nanti penuh lagi,dikit aja boleh ya" Dengan tampang memelas berharap Istrinya itu luluh padanya karena sudah dua minggu menahan hasratnya.


"Iya deh,tapi dikit aja !" Siska segera mengeluarkan pabrik suusu yang menggantung itu.


"Ehmm,Jangan digigit" Ucap Siska saat Suaminya menggigit gemas pabrik susu yang menggantung itu.


"Sebentar,Yah. Ibra udah bobo lagi" Ucap Siska menarik buah ceri yang masih di dalam mulut sang suami,kemudian meletakkan putranya itu perlahan di tempat tidur,karena Siska takut jika Ibra terganggu karena ulah sang Ayah yang tak mau mengalah.


Reza langsung menarik Siska dan merebahkannya di Sofa yang ada di kamarnya. kemudian melahap Rakus Pabrik susu itu bergantian.


"Berapa lama lagi aku harus puasa,Bun?" Ucap Reza parau setelah kenyang meminum susu.


"Sabar dong baru dua minggu"


"Huftttt" Kemudian Reza berjalan ke kamar mandi untuk menuntaskan hasratnya.


Siska melihat suaminya pun kasian kemudian menghampiri Reza untuk membantu suaminya itu.


Membantu apa Ya? Author gak mudeng🤭🤭🤭😆


Jangan lupa like,komen,dan votenya ya seyeng

__ADS_1


__ADS_2