Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Biarlah waktu yang menjawab


__ADS_3

Jangan lupa kasih like untuk author yang manis imut kayak marmut biar makin semangat🀭🀭


Follow IG me @Thalindalena


Happy Reading


"Biarkan Ma,anggap saja ini adalah hukuman untuknya" Ucap Sanjaya menahan Rosma saat akan menghampiri Aldo.


"Tapi Pah,Mama gak tega melihatnya" Rosma terisak.


"Gara-gara dia,Anita pergi membawa luka,apa lagi dengan keadaan mengandung" Ucap Sanjaya mengingatkan kesalahan Aldo.


"Papa benar,biarkan Aldo merenungi kesalahannya dengan begitu dia akan belajar bertanggung jawab dan lebih dewasa" Ucap Rosma membenarkan perkataan suaminya.


"Papa Sudah menyewa detektif untuk mencari keberadaan Anita" Ucap Sanjaya.


"Iya Pah,semoga menantu kita cepat ditemukan" Ucap Rosma dan diamini Sanjaya.


🌷🌷🌷🌷


Andai saja waktu diulang kembali ingin rasanya aku menarik kata-kata ku yang telah menyakitimu,dan Andai saja waktu itu aku tidak membalas pelukan wanita itu pasti kau tidak akan pergi meninggalkan Aku.


Sayang maaf kan suami mu yang bodoh ini. Anak Papa,jaga Mama dan jangan membuat Mama mu susah. Batin Aldo dalam hati seolah menyampaikan pesan untuk istri dan anaknya.


Kini aku sadar kau sangat berarti dalam hidup ku dan kau adalah nafasku.


Aku tidak bisa membayangkan hari esok tanpa hadirnya dirimu?


Apakah aku sanggup ?


Lihatlah aku di sini,Melawan getirnya takdirku sendiri. Tanpamu aku lemah dan tiada berarti.


Sayang tolong kembali lah,aku akan setia menunggumu.


Aldo merenungi kesalahannya bahkan kini ia terlihat sangat rapuh dan masih meneteskan Air mata.


Duduk diatas lantai marmer yang dingin,dengan posisi mengalungkan kedua tangannya ke kaki dan kepalanya tertunduk bertopang di kedua lututnya.


Sekuat dan seego apapun seorang pria,air mata akan menetes juga. Apalagi ditinggal pas lagi sayang-sayange .😜😜


Aldo teringat pertemuannya dengan Rosaa waktu dirumah sakit. Rossa bersungguh-sungguh minta maaf karena dirinya istri Aldo salah paham,dan Rossa menjelaskan jika dirinya sudah menikah dan sudah mempunyai Anak dan kebetulan saat itu Anaknya sedang sakit dan dirawat di rumah sakit yang sama dengan Anita.


🌷🌷🌷🌷


Pagi hari telah tiba Aldo masih dengan posisi yang sama bahkan pria itu tidak tidur sama sekali.

__ADS_1


Cklek


Sanjaya masuk kedalam kamar Aldo dengan menghela nafas saat melihat Aldo begitu buruk.


"Mau sampai kapan kamu seperti ini?" Suara Sanjaya membuat Aldo menoleh.


"Lemah ! Ayo bangkit ! Buktikan pada Istrimu jika kamu pria yang bertanggung jawab " Sentak Sanjaya. Tapi Aldo tak bergerak sedikit pun membuat Sanjaya geram kemudian menyeret Aldo kekamar mandi dan menyalakan Shower membuat pakaian Aldo basah.


"PAPA !"


"Apa ? Mandi ! Setelah itu Jemput Anita !" Kemudian Sanjaya keluar dari kamar tersebut.


Aldo langsung bersemangat dan tak perlu memerlukan waktu yang lama Aldo sudah selesai dengan ritual mandinya kemudian mencari Sanjaya.


"Kau sudah selesai?" Tanya Sanjaya seraya menyeruput teh hijau buatan sang istri tercinta.


"Seperti yang papa lihat,Ayo pa kita jemput sekarang" Ucap Aldo dengan penuh semangat.


"Kita ? Kamu aja dan temui ayah mertua kamu itu"


"Maksudnya Om eh Papa Ferdi?"


"Hem,siapa lagi kalau bukan dia. Karena dia tau Dimana Anita berada"


"Sudah ku duga kalau Papa Ferdi yang membawa Anita"


"Sejak awal Aldo sudah curiga dengan Om Ferdi karena Anita begitu sulit dilacak keberadaanya" Ucap Aldo.


Sebelumnya Aldo sudah menghubungi orang untuk melacak keberadaan Anita tapi tak membuahkan hasil,seolah ada yang melindungi data Istrinya itu. Bahkan Aldo sudah mengerahkan Anak buahnya untuk mengecek di Stasiun,terminal dan Bandara Tapi tetap tidak membuahkan hasil.


Tanpa menunggu lama Aldo segera berangkat menuju Rumah mertuanya. Tak membutuhkan waktu yang lama Aldo sampai di rumah mewah dan megah itu.


🌷🌷🌷🌷


Sedangkan di Negara A dimana Anita berada sedang duduk bersender di dasboard tempat tidur.


Anita pagi ini mengalami Mual yang sangat luar biasa hingga membuatnya sangat lemas dan tidak berdaya.


Ia mengingat saat masih berada di dekat Aldo,ia mual tapi tidak seperti ini dan Aldo begitu telaten mengurus dirinya.


Apakah anaknya protes kepadanya karena ia menjauhkan dengan Papa nya?.


"Nona,saya membuatkan bubur untuk Anda" Ucap Asisten pribadinya yang ditugaskan Papa Ferdi untuk menemaninya.


"Saya bisa sendiri. Lun " Ucap Anita saat Asisten itu akan menyuapinya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa Nona" Kekeh Luna tetap menyuapi sang majikan.


Baru saja dua suap Anita sudah ingin mengeluarkan isi perutnya lagi.


"Sudah Lun. singkirkan itu aku sangat mual" Ucap Anita seraya mendorong mangkok berisi bubur itu.


"Nona minum susunya setelah itu minum vitamin dan obat ya" Ucap Luna menyodorkan segelas susu,ia begitu telaten merawat Anita.


"Terimakasih ,Lun". Ucap Anita tulus.


"Tidak perlu berterimakasih Nona,karena ini tugas saya dan saya ikhlas merawat Nona" Ucap Luna.


"Lun,tolong ambilkan baju suamiku" Anita sempat membawa beberapa baju Aldo sebelum ia pergi. Kemudian Luna membuka lemari dan mengambil baju yang di inginkan Anita.


"Ah Aroma yang sangat aku rindukan" Gumam Anita saat menghirup aroma Aldo yang ada di baju itu.


"Nona saya permisi dulu" Pamit Luna untuk mengerjakan tugas lainnya.


"Iya" Jawab Anita masih mengendus baju itu terutama di bagian ketiak.


"Aku sangat merindukan mu,by" Lirih Anita.


"Bila hati ini tak lagi sanggup membendung semua kerinduan, tak ada hal lain yang bisa kulakukan selain mendoakanmu."


Hatinya masih terasa sangat sakit saat suaminya memeluk wanita lain didepan matanya.


Biarlah keegoisan ini menyelimuti jiwanya dengan itu ia bisa melupakan rasa sakit dan tekanan batin yang ia rasakan.


Fakta jika suaminya mencintai wanita lain hingga ia kehilangan Salah satu anaknya.


Rasanya Anita tidak sanggup jika menatap wajah suaminya yang telah memberikan luka begitu dalam maka dari itu ia memilih pergi untuk menenangkan diri.


Biarlah waktu yang menjawab karena cinta pasti akan kembali kerumahnya.


Karena cinta akan tetap kembali walaupun seribu hari terlewatkan tanpa dirinya.


Karena cinta akan tetap kembali ke tempatnya.


Karena cinta tahu, kemana dia harus pulang.


Terimakasih buat para Readers setia ku yang selalu mendukung Author receh ini.


Pokoknya kalian lah semangat ku untuk bertahan disini.


Terus dukung Author ya readers tanpa kalian aku gak akan sampai dititik ini.

__ADS_1


Love kalian semuaπŸ˜˜πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2