
Jangan lupa kasih like untuk author yang manis imut kayak marmut biar makin semangatðŸ¤ðŸ¤
Follow IG me @Thalindalena
Happy Reading
Pagi ini Anita bangun tidur dengan tubuh yang lebih segar,senyum indah melukis di wajahnya itu.
Selama hampir lima bulan di Negara ini,ia tidak pernah bisa tidur nyenyak. Tapi tadi malam tidurnya sangat nyenyak ia bermimpi Aldo disampingnya memeluknya erat bahkan aroma Aldo yang sangat dirindukannya itu begitu ketara.
Ah. Apakah dirinya terlalu merindukan Suami brondongnya itu hingga ia merasakan mimpinya itu terasa nyata. Jika itu nyata pun tidak mungkin karena Aksesnya sudah di tutup rapat Oleh Ferdi jadi siapapun tidak ada yang bisa menemukannya.
"Selamat pagi" Sapa Anita seraya tersenyum,ketika menuruni tangga saat itu ada beberapa pelayan yang sedang mengerjakan tugasnya masing-masing.
"Selamat pagi juga Nona" jawab Mereka serempak tak lupa membungkukan setengah badannya untuk memberi hormat kepada Nona muda nya.
"Matahari hari ini sangat cerah sekali Nona sama seperti Anda yang terlihat begitu bahagia" Ucap Luna seraya membawa Anita berjemur di depan Rumah besar itu,kemudian Anita duduk di kursi yang sudah diletakkan disana oleh bodyguard.
Sinar matahari sangat penting untuk membantu mensintesis vitamin D yang penting bagi pertumbuhan bayi dan memperkuat tulang Ibu hamil. Vitamin D juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kesehatan mata, serta menurunkan risiko darah tinggi pada Ibu hamil.
Hayo pembaca setiaku disini siapa yang lagi hamil ? jangan lupa berjemur tiap pagi ya seyeng😘.
"Lun,aku tadi malam bermimpi suamiku berada disini" Ucap Anita sambil melahap sarapannya.
Karena Usia kandungannya sudah memasuki trimester kedua nafssu makan Anita meningkat bahkan tubuhnya kini terlihat sedikit mengembang dan berat badannya pun sudah naik 2 kg. Tapi Anita tidak mempermasalahkannya yang terpenting adalah bayi dalam kandungannya sehat.
"Oh ya ? Itu berarti Anda sangat merindukan Tuan Aldo hingga terbawa mimpi" Ucap Luna terkekeh.
"Hem,kau benar Lun Aku sangat merindukan nya" Ucap Anita,kini gantian melahap buah apel yang sudah di potong dari tempatnya.
"Jika Nona sangat merindukan Tuan Aldo kenapa Anda tidak kembali ? " Pancing Luna,ia ingin tau reaksi majikannya itu seperti apa.
"Kau tau Lun,aku sangat ingin kembali tapi aku terlalu takut jika aku kembali,dia sudah bahagia dengan yang lainnya" Ucap Anita menjadi sendu.
Terlintas dibenaknya jika Aldo sudah bahagia dengan Cinta pertamanya.
"Itu hanya pemikiran Nona saja,saya yakin jika Tuan Aldo adalah orang yang setia dan selalu menanti Anda." Ucap Luna menenang kan seraya mengusap halus bahu majikan nya itu untuk memberikan kekuatan.
"Semoga " Lirih Anita.
Anita tidak yakin masih teringat dibenaknya saat Aldo mengatakan
Gw sama Anita sayang dan cinta tapi entahlah sepertinya masih ada namanya terselip di hati ini.
__ADS_1
Hal yang menyakitkan dalam sebuah hubungan adalah ketika pasangan kita masih mengingat atau masih mencintai masa lalunya.
Dan sakitnya itu seperti ditusuk ribuan jarum.
Luka hati sangat lah sulit untuk di obati.
Luna menghela nafasnya ketika melihat Anita kembali murung.
"Nona,mari kembali kedalam" Ajak Luna karena matahari sudah mulai terik dan menyengat dikulit.
🌷🌷🌷🌷🌷
"Bagaimana ?" Tanya Ferdi saat berada di ruangan Aldo.
"Ck,Papa selalu menyiksaku" Aldo bercak kesal.
"Dan menyiksamu itu membawa keuntungan untuk ku,ha ha ha" Tawa Ferdi menggelegar memenuhi ruangan tersebut.
Aldo hanya memutar kedua bola matanya malas. Kemudian Aldo tersenyum licik untuk membalas papa mertuanya itu. Aldo sudah mempunyai kartu kuning Papa mertuanya yang sangat menyebalkan itu.
"Pa,aku punya sesuatu buat papa" ucap Aldo tiba-tiba.
"Apa?"
Kemudian Aldo memberikan Amplop warna coklat untuk Ferdi.
"Do you want to die?" Geram Ferdi saat sudah melihat isi amplop tersebut.
Kau mau mati ya?
Aldo mengangkat kedua bahunya Cuek. "Aku hanya ingin bernegosiasi dengan Papa".
"You are crazy ? I might be finished by my wife" Pekik Ferdi,membakar Amplop beserta isi nya.
Kau gila ? Bisa-bisa habis aku oleh istriku.
"Lenyap !! tidak ada bukti lagi" Ucap Ferdi sombong karena merasa bukti tersebut sudah ia musnahkan.
"Aku masih punya salinan lainnya" Jawab Aldo santai,menunjukan ponselnya membuat Ferdi menggeram kesal.
"Kau ternyata sangat licik ya ! "
"Jadi bagaimana Pa ? " Tanya Aldo.
__ADS_1
"Baik lah tapi sebelum itu bereskan pekerjaanmu dulu" Putus Ferdi. Dari pada ia habis sama istrinya lebih baik mengalah dengan menatunya itu.
Ah,sial kenapa dirinya mempunyai masa lalu yang begitu buruk ! Bahkan ia tidak berani jujur kepada Diana karena takut jika istrinya itu meninggalkannya saat tau masa lalu kelamnya.
Mungkin sudah waktunya Aldo bertemu dengan Anita,pikir Ferdi.
Bukankah Aldo sudah sadar akan kesalahannya dan juga ia sudah sangat menyesal. Bahkan hukuman yang diberikan sudah cukup menyiksa Aldo.
"Oke,Aldo setuju. Tapi kalau Papa ingkar janji,Foto ini akan sampai ke Ibu" Ucap Aldo tersenyum puas melihat papa mertuanya mati kutu.
Aldo sudah merencanakan hal ini sangat lama,ia menyewa detektif untuk mengorek informasi mengenai Ferdi. Dan itu tentu saja tidak mudah karena Ferdi termasuk orang yang berkuasa dan berpengaruh di Negeri ini.
Tapi nasib baik berpihak pada Aldo karena berhasil mendapatkan informasi masalalu Ferdi dari detektif yang ia sewa.
"Puas kamu sekarang? Tapi jika nanti kamu menyakiti Anita lagi,habis kamu ditanganku sendiri" Ancam Ferdi.
"Iya,Aldo akan membuktikan jika aku akan selalu membahagiakan Anita dan tidak akan pernah menyakitinya lagi"
"Aku pegang kata-kata mu itu" Ucap Ferdi kemudian pergi dari ruangan Aldo.
"Terimakasih Papa mertua ku yang tampan" Teriak Aldo, saat Ferdi sudah tak terlihat.
"Alhamdulillah,akhirnya kita akan bertemu sayang" Aldo mengecup Foto Anita yang ada di ponselnya.
"Semoga kamu sudah memaafkan suami mu yang bodoh ini" Ucap Aldo sendu,entah kenapa dirinya merasa takut jika nanti Anita menolak kehadirannya.
Kring kring kring
Bunyi Ponsel mengejutkan Aldo,di lihatnya ada panggilan masuk tapi dari nomer yang tidak dikenal. Aldo mengangkat panggilan itu,siapa tau penting.
"Halo-"
"Apa ? Bagaimana bisa ! " Seru Aldo.
"Oke saya akan kesana !" Aldo memutuskan panggila itu dan bergegas menuju kesuatu tempat.
Duhh ada apa ya? Dan siapa yang menghubungi Aldo tadi?
Penasaran gak? penasaran dong !
Tapi
Jangan lupa Kasih like,komen dan vote nya ya biar Author semangat nulisnya.
__ADS_1
Love you semua,kalian adalah semangat Author receh ini.
Dan selalu dukung Author ya sayang -sayang ku😘😘